Konstruksi Pengalaman dan Persepsi Pengguna Telemedisin di Indonesia Paska Pandemi Covid-19
Downloads
Pandemi COVID-19 telah menjadi katalisator akselerasi adopsi layanan telemedisin di Indonesia, dengan pertumbuhan pengguna yang signifikan. Namun, bagaimana pengalaman dan persepsi pengguna terhadap layanan ini setelah tekanan pandemi meredai masih perlu dieksplorasi lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman dan persepsi pengguna terhadap layanan telemedisin di Indonesia pada era paska-pandemi COVID-19. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruktif-interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga pengguna aktif telemedisin. Temuan menunjukkan bahwa telemedisin dinilai sangat membantu dalam menangani keluhan kesehatan ringan karena memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, dan fleksibilitas dalam konsultasi. Pengguna merasa cukup puas dengan fitur seperti pemilihan dokter, layanan farmasi, serta metode pembayaran yang bervariasi. Namun demikian, keterbatasan komunikasi melalui teks dan ketidakmampuan dalam melakukan pemeriksaan fisik menjadi hambatan utama dalam layanan ini. Berdasarkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM), persepsi terhadap kegunaan dan kemudahan untuk penggunaan menjadi faktor penting yang membentuk sikap dan niat untuk terus menggunakan layanan telemedisin. Temuan juga menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap aplikasi dan tenaga medis turut memperkuat intensi penggunaan di masa mendatang. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan fitur berbasis kebutuhan pengguna agar telemedisin dapat berkembang sebagai bagian integral dari sistem layanan kesehatan di Indonesia.
Abdillah, M. F. (2024). Revolusi Digital Kesehatan: Meningkatkan Layanan dengan Kecerdasan Buatan. Syntax Literate?; Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(10), 5911–5921. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i10.50093
Alloghani, M., Hussain, A., Al-Jumeily, D., & Abuelma’atti, O. (2015). Technology acceptance model for the use of m-health services among health related users in UAE. 2015 International Conference on Developments of E-Systems Engineering (DeSE), 213–217. https://doi.org/10.1109/dese.2015.58
Almasri, A. (2022). The Users’ Behavioral Intention to use Mobile Health-Tech Application to Prevent the Spreading of Coronavirus. South East European Journal of Economics and Business, 17(2), 18–33. https://doi.org/10.2478/jeb-2022-0012
Anandari, D., Kurniawan, A., & Gamelia, E. (2025). Enablers and barriers of telemedicine in Indonesia: A systematic review. Public Health Nursing. https://doi.org/10.1111/phn.13552
Andriani, R., Nisaa, A., & Nurbaya, F. (2023). Model penerimaan teknologi telemedicine pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 11(1). https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i1.505
Galuh Puspitarani Sudaryono, N., Fadhiil, M., Syarifah, S., & Rinawati Simanjuntak, E. (2023). Application of technology acceptance model (TAM) in telemedicine application during covid-19 pandemic. Journal of World Science, 2(7), 909–921. https://doi.org/10.58344/jws.v2i7.311
Husnul Khotimah, F. K., Fahmi, I., & Hartono, S. (2022). New normal analysis of telemedicine-based healthcare industry. International Journal of Science and Healthcare Research, 7(3), 86–91. https://doi.org/10.52403/ijshr.20220714
Jang, M. (2023). Why do people use telemedicine apps in the Post-COVID-19 Era? Expanded TAM with e-health literacy and social influence. Informatics, 10(4), 85. https://doi.org/10.3390/informatics10040085
Mahmoud, K., Jaramillo, C., & Barteit, S. (2022). Telemedicine in low- and middle-income countries during the COVID-19 Pandemic: A scoping review. Frontiers in Public Health, 10. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.914423
Malatji, W. R., Eck, R. V., & Zuva, T. (2020). Understanding the usage, Modifications, Limitations and Criticisms of Technology Acceptance Model (TAM). Advances in Science, Technology and Engineering Systems Journal, 5(6), 113–117. https://doi.org/10.25046/aj050612
Monaghesh, E., & Hajizadeh, A. (2020). The role of telehealth during COVID-19 outbreak: A systematic review based on current evidence. BMC Public Health, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12889-020-09301-4
Mulyadita, U., Sutanto, E., Fiqri, M., Setiawan, E., & Pattnaik, A. (2025). Mapping Telemedicine in Indonesia: Evidence for Policy Action at a Critical Juncture. ThinkWell. https://doi.org/https://thinkwell.global/wp-content/uploads/2025/03/Telemedicine_in_Indonesia-FINAL-1.pdf
Omboni, S., Padwal, R. S., Alessa, T., Benczúr, B., Green, B. B., Hubbard, I., Kario, K., Khan, N. A., Konradi, A., Logan, A. G., Lu, Y., Mars, M., McManus, R. J., Melville, S., Neumann, C. L., Parati, G., Renna, N. F., Ryvlin, P., Saner, H., … Wang, J. (2022). The worldwide impact of telemedicine during COVID-19: Current evidence and recommendations for the future. Connected Health. https://doi.org/10.20517/ch.2021.03
Rajak, M., & Shaw, K. (2021). An extension of technology acceptance model for mHealth user adoption. Technology in Society, 67, 101800. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2021.101800
Ruiz Morilla, M. D., Sans, M., Casasa, A., & Giménez, N. (2017). Implementing technology in healthcare: Insights from physicians. BMC Medical Informatics and Decision Making, 17(1). https://doi.org/10.1186/s12911-017-0489-2
Schürmann, F., Westmattelmann, D., & Schewe, G. (2025). Factors influencing telemedicine adoption among health care professionals: Qualitative interview study. JMIR Formative Research, 9, e54777. https://doi.org/10.2196/54777
Tan, P. J. B. (2013). Applying the UTAUT to understand factors affecting the use of English e-learning websites in Taiwan. Sage Open, 3(4). https://doi.org/10.1177/2158244013503837
Sarasnita, N., Raharjo, U. D., & Rosyad, Y. S. (2021). Dampak pandemi covid-19 terhadap pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia. Jurnal Kesehatan, 1(1), 307–315.
Shinta, A., Zaid, Z., & Pratondo, K. (2022). Peran Persepsi Kemudahan Dan Kegunaan Dalam Mempengaruhi Penerimaan Telehealth Oleh Pasien Covid-19. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 7(1), 209–220.
Yuwono, C. A., & Ellyawati, J. (2022). Anteseden Niat Penggunaan Berkelanjutan Dan Pengaruhnya Pada Niat Merekomendasikan Telemedisin Pasca-Pandemi Covid-19. Modus, 34(2), 224–247.
Copyright (c) 2025 Yolanda Natasia Letare, Andanareswari Wardhani, Febrina Galuh, Niken Febrina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





