Graphic Travelogue sebagai Media Edukasi Konservasi Mamalia Pesut di Daerah Mahakam Tengah Kabupaten Kutai Kartanegara
Main Article Content
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kritis populasi Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) yang menurut data Yayasan RASI (Rare Aquatic Species of Indonesia) pada tahun 2020 diperkirakan hanya tersisa sekitar 80 individu. Ancaman utama terhadap kelestarian pesut meliputi perusakan habitat, polusi, dan aktivitas manusia di kawasan perairan Mahakam Tengah, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan untuk merancang graphic travelogue sebagai media edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap upaya konservasi pesut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tahapan meliputi: (1) studi literatur tentang graphic travelogue dan konservasi pesut; (2) pengumpulan data lapangan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan (Pemerintah Desa Pela, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, dan Yayasan RASI) serta survei kepada pelajar dan mahasiswa di Samarinda sebagai target pembaca; (3) perancangan graphic travelogue yang meliputi pembuatan naskah, desain karakter, storyboard, sketsa, proses inking, pewarnaan, hingga pencetakan. Hasil penelitian berupa produk buku graphic travelogue yang menyajikan informasi tentang profil kawasan Mahakam Tengah, karakteristik dan perilaku pesut, ancaman terhadap kelestariannya, serta peran berbagai pihak dalam upaya konservasi berbasis masyarakat. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa graphic travelogue berpotensi menjadi media alternatif yang menarik dan mudah dipahami untuk menyampaikan pesan-pesan konservasi, serta dapat menginspirasi tindakan nyata dalam menjaga keberadaan spesies pesut dan ekosistemnya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan media edukasi lingkungan berbasis narasi visual dan memberikan rekomendasi bagi pengembangan program konservasi di kawasan Mahakam Tengah.
Blake, S. T., & Greene, J. (2020). Environmental conservation through digital media: Using comics as a tool for community engagement. Ecological Awareness Journal, 6(2), 125–137.
Buli?, J. (2012). The Travelling Cartoonist. Representing the Self and the World in Guy Delisle’s Graphic Travel Narratives. Narodna Umjetnost-Hrvatski ?asopis Za Etnologiju i Folkloristiku, 49(1), 61–80.
Daigle, K., & Ramadhan, A. (2021). Design thinking and cultural conservation: Applying innovation to traditional practices. In International Journal of Design Thinking (Vol. 4, Issue 2). https://doi.org/10.1016/j.ijdt.2021.05.009
Eisner, W. (2008). The comic book history of comics: The unforgettable story of America’s favorite art form. W.W. Norton & Company.
Gubernatis, M. (2014). Comics as a means of intercultural communication. International Journal of Comics, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.1080/20422735.2014.910063
Jenkins, H. (2013). Participatory culture in the digital age: Connecting comics and digital media. In Media Studies Journal (Vol. 21, Issue 1).
Kraenzle, C. (2019). 12: Graphic Journeys: Travel Writing and the Medium of Comics BT - Anxious Journeys: Twenty-First-Century Travel Writing in German (p. 209).
McCloud, S. (2000). Understanding comics: The invisible art. HarperPerennial.
Mudaningrat, A., Yuniastuni, A., & Dewi, P. (2023). Hubungan Bahan Ajar Digital Bertema Konservasi dengan Karakter Peduli Lingkungan pada Mata Pelajaran Biologi. PEDAGOGI BIOLOGI, 1(02), 45–58.
Permana, R., Akbarsyah, N., & Rahman, T. (2022). KONSERVASI PESUT MAHAKAM (Orcaella brevirostris) BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KALIMANTAN TIMUR, INDONESIA. Aurelia Journal, 4(1), 1–8.
Pernyata, R. S., & Vincentius, R. (2023). Metode Design Thinking dalam Desain Maskot Wisata Sebagai Promosi Daerah BT - SERENADE: Seminar on Research and Innovation of Art and Design. 2(1), 404–413.
Rabinowitz, N. (2018). The role of comics in preserving traditional knowledge: A case study on indigenous stories and environmental conservation. Studies in Cultural Preservation, 8(4), 45–56.
Ramadhania, A. D., Karim, A. A., Wardani, A. I., Ismawati, I., & Zackyan, B. C. (2022). Revitalisasi Sasakala Kaliwedi ke dalam Komik sebagai Upaya Konservasi Cerita Rakyat Karawang. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 3638–3651.
Sutherland, R. (2014a). Digital comics as storytelling: Visual media in education and entertainment. Journal of Digital Media, 12(3), 235–248. https://doi.org/10.1177/1075547019873437
Sutherland, R. (2014b). The comic book and graphic novel in contemporary culture: Critical and pedagogical perspectives. In Journal of Popular Culture (Vol. 47, Issue 1). https://doi.org/10.1111/j.1540-5931.2013.01073.x
Ward, R. (2017). The use of comics for teaching and learning: A critical analysis. Studies in Arts Education, 58(4), 389–405. https://doi.org/10.1080/00393384.2017.1348009
