Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan: Dinamika Sosial-Ekonomi di Kampung Wisata Saporkren, Raja Ampat
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i12.5264Keywords:
Dinamika sosial, ekonomi pariwisata, pariwisata berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, SaporkrenAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika sosial dan ekonomi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Kampung Saporkren, Raja Ampat. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai perubahan sosial, transformasi ekonomi, dan peran pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan destinasi. Informan dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas pengelola homestay, pemandu wisata, tokoh adat, perwakilan pemerintah kampung, anggota Pokdarwis, perempuan, dan pemuda yang terlibat dalam aktivitas wisata. Responden tambahan meliputi pemilik homestay, pemandu wisata, operator transportasi laut, pelaku UMKM, serta rumah tangga non-pelaku wisata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan penelusuran dokumen lokal, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata mendorong perubahan sosial yang signifikan. Sebanyak 72% informan pelaku wisata melaporkan meningkatnya intensitas interaksi antar-pelaku dan kerjasama komunitas, sementara 55% rumah tangga non-pelaku merasa relasi sosial mulai mengarah pada segregasi ekonomi. Pemberdayaan melalui Pokdarwis dan asosiasi homestay dinilai efektif oleh 68% pelaku wisata, namun belum menjangkau kelompok rentan seperti perempuan dan pemuda secara optimal. Secara ekonomi, terjadi peningkatan pendapatan rata-rata pada pelaku wisata: pemilik homestay memperoleh Rp9–18 juta/bulan, pemandu wisata Rp6–12 juta/bulan, operator transportasi laut Rp8–15 juta/bulan, dan pelaku UMKM Rp3–7 juta/bulan. Sebaliknya, rumah tangga non-pelaku hanya berada pada kisaran Rp1,5–3 juta/bulan, menunjukkan kesenjangan pendapatan yang cukup tajam. Penelitian menyimpulkan bahwa pariwisata berkontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun ketimpangan distribusi manfaat masih menjadi tantangan. Penguatan kapasitas kelembagaan lokal dan strategi pemberdayaan yang lebih inklusif diperlukan untuk menjamin keberlanjutan sosial-ekonomi desa wisata.
References
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Hall, C. M., Prayag, G., & Amore, A. (2021). Tourism and sustainability in community-based destinations: Social transformations and development pathways. Routledge.
Haryanto, J. T. (2022). Ketimpangan pendapatan dalam destinasi wisata berbasis komunitas: Tantangan dan strategi inklusivitas ekonomi. Jurnal Pembangunan Pariwisata Indonesia, 4(2), 112–124.
Hidayat, A., & Lestari, D. (2020). Partisipasi masyarakat dan kohesi sosial pada desa wisata: Analisis dinamika sosial dan distribusi manfaat. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(1), 45–59.
Mosammam, H. M., Sarrafi, M., Nia, J. T., & Kazemi, M. (2021). Sustainable tourism development and community resilience: A contemporary review. Journal of Outdoor Recreation and Tourism, 35, 100–112.
Mugu, H. A., Badarudin, M. I., Marasabessy, I., Maipauw, N. J., Alis, S., Rumfot, I., Urbinas, M. S., Bhotmir, R., Inggamer, D. K., & Mahad, F. (2023). Identifikasi Ekologi Pesisir dan Laut untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Pulau Yerusel Kabupaten Sorong Papua Barat Daya. Jurnal Riset Perikanan Dan Kelautan, 5(1), 33–48.
Mustika, N. P., & Dewi, I. G. A. O. (2023). Modal sosial dan keberlanjutan pengelolaan desa wisata: Perspektif komunitas. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan Indonesia, 5(1), 22–35.
Nguyen, T. H., & Dang, V. H. (2023). Community empowerment in coastal ecotourism: Participation, capability, and governance. Journal of Sustainable Tourism, 31(4), 655–673.
Nurhayati, T., & Yusuf, M. (2021). Transformasi mata pencaharian masyarakat pesisir akibat pertumbuhan pariwisata. Jurnal Ekonomi Pesisir dan Laut, 13(2), 85–97.
Pham, L., Reilly, K., & Harris, R. (2022). Local community involvement and tourism livelihood outcomes in small island destinations. Tourism Management Perspectives, 43, 100979.
Putra, P. R., & Kinseng, R. A. (2022). Struktur sosial, modal sosial, dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 10(3), 182–195.
Putri, D. K., Suryawan, I. M., & Lestari, G. (2020). Kelembagaan komunitas dalam pengembangan ekowisata pesisir: Tantangan tata kelola dan kolaborasi. Jurnal Ekowisata Nusantara, 2(3), 144–159.
Rahmawati, S., Yuniati, Y., & Amir, H. (2021). Ketimpangan manfaat pariwisata dan strategi pemberdayaan masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 6(1), 33–45.
Rahman, A., & Sihombing, M. (2021). Ketergantungan ekonomi komunitas wisata terhadap sektor pariwisata pada masa pandemi COVID-19. Journal of Tourism and Economic Studies, 2(1), 33–47.
Ramadhani, F., & Suwandi, I. M. (2022). Kebijakan pengembangan destinasi berbasis komunitas: Tantangan infrastruktur, regulasi, dan kapasitas SDM. Jurnal Kebijakan Pariwisata Indonesia, 3(2), 98–110.
Rumbiak, Y. (2023). Peran lembaga adat dalam tata kelola pariwisata berbasis komunitas di wilayah adat Papua. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1), 72–90.
Sari, P., & Prasetyo, H. (2021). Transformasi sosial dalam komunitas pesisir akibat perkembangan pariwisata: Studi lintas budaya. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 23(2), 203–220.
Su, L., Huang, Y., & Lin, X. (2023). Tourism-driven social change in indigenous communities: Social cohesion, norms, and power relations. Annals of Tourism Research, 96, 103–122.
Utami, D. A., & Darmawan, A. (2023). Penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di kawasan pesisir. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 27(1), 71–88.
Wae, T., Damayanti, A., & Siregar, D. (2022). Modal sosial dan kolaborasi pelaku wisata sebagai fondasi pengelolaan destinasi berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial dan Pariwisata, 10(1), 55–68.
Wambrauw, K., Marani, R., & Sawaki, J. (2020). Peningkatan pendapatan masyarakat melalui homestay berbasis komunitas di Raja Ampat. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 4(1), 14–26.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Novelina Tampubolon, Muhammad Andhika Irawan, Yusril Munawir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




