Pengaruh Intensitas Kegiatan Keagamaan dan Sikap Sosial terhadap Toleransi Beragama Siswa SMP Katolik Gonzaga Tomohon
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v5i2.5373Keywords:
toleransi beragama, intensitas kegiatan keagamaan, sikap sosial siswa, pendidikan sekolah menengah, analisis regresi ganda, pendekatan kuantitatifAbstract
Toleransi beragama merupakan suatu prinsip penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Indonesia yang terkenal dengan keberagaman agama dan budayanya. Riset ini dimaksudkan untuk melihat betapa pentingnya toleransi beragama ditanamkan sejak bangku sekolah. Toleransi beragama siswa akan dilihat dalam hubungannya dengan intensitas kegiatan keagamaan dan sikap sosial siswa. SMP Katolik Gonzaga Tomohon menjadi tempat penelitian dengan jumlah responden 211 siswa. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data regresi ganda. Sebelum penelitian lapangan, diadakan pengujian asumsi klasik berupa uji normalitas, linearitas dan multikolinearitas data. Riset ini memberikan hasil penelitian dengan nilai R sebesar 0,886 dan nilai signifikansi 0,000. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan linear yang positif dan signifikan antara intensitas kegiatan keagamaan serta sikap sosial dengan toleransi beragama pada siswa SMP Katolik Gonzaga Tomohon, dengan kontribusi bersama sebesar 78,6%. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, dapat disimpulkan bahwa baik intensitas kegiatan keagamaan maupun sikap sosial secara individual maupun bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap toleransi beragama siswa SMP Katolik Gonzaga Tomohon.
References
Ahmadi, A. (2017). Psikologi sosial. Rineka Cipta.
Akhyar, M., Nelwati, S., & Khadijah, K. (2024). The influence of the profile strengthening of Pancasila students project on student character at SMPN 5 Payakumbuh. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1).
Alim, R. H. (2019). Pengaruh konformitas terhadap perilaku altruisme yang dimediasi oleh kohesivitas pada pengurus Organisasi Muhammadiyah di Cabang Ngadiluwih [Skripsi]. IAIN Kediri.
Buraerah, M. F. (2023). Pengaruh sikap dan motivasi karyawan terhadap peningkatan kualitas lingkungan di kawasan industri dan pergudangan Pattene Business Park. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 23(1), 91–101.
Djuwita, R., et al. (2019). Psikologi sosial. Erlangga.
Hasibuan, A. D. A. (2024). Penerapan bimbingan kelompok dalam meningkatkan sikap sosial Naposo Nauli Bulung di Desa Ujung Gurap Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua [Skripsi]. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
Hermawati, P. K., Sujaryanto, H., & Nuryadi, M. H. (2025). Strategi resolusi konflik sosial melalui pendidikan toleransi: Studi kasus intoleransi antar umat beragama. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(3), 4056–4065.
Hidayah, B. (2017). Pengaruh pemahaman keagamaan terhadap ketaatan beragama pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta [Skripsi].
Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., Fitriasari, S., & Mazid, S. (2025). Pendidikan keluarga melalui keberagaman berbasis nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan sekolah damai di Kota Bekasi. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 10(2), 650–663.
Kurniawan, I. (2019). Perilaku keagamaan masyarakat di Desa Sukoharjo Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur [Skripsi]. UIN Raden Intan Lampung.
Lubis, P. (2024). Harmoni agama melalui pendidikan Islam: Menggali toleransi dan batasan-batasan moderasi dalam konteks keberagaman. Dalam Proceedings Journey–Liaison Academia and Society (Vol. 1, No. 1, pp. 314–332).
Mafruhah, I. (2016). Studi deskriptif sikap siswa terhadap penerapan program Kelurahan Berwawasan Pendidikan di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Gresik.
Mawarti, S. (2017). Nilai-nilai pendidikan toleransi dalam pembelajaran agama Islam. Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 9(1), 70–90.
Mertha Jaya, I. M. L. (2020). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Quadrant.
Muawanah. (2018). Pentingnya pendidikan untuk tanamkan sikap toleran di masyarakat. Jurnal Vijjacariya, 5(1), 57–70.
Pane, S. D. (2020). Dampak pergaulan waria terhadap psikologis remaja di Desa Manunggang Jae Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara [Skripsi]. IAIN Padangsidimpuan.
Rahmania, A. N. (2022). Menumbuhkan sikap toleransi antaragama di lingkungan multikultural kepada anak sesuai ajaran agama Islam. Jurnal Pendidikan Guru.
Randa, I. (2019). Sikap toleransi mahasiswa lintas etnis dan agama di Asrama Bujang Malaka Kabupaten Kubu Raya. Dayah: Journal of Islamic Education, 2(1), 36–52.
Reynaldi, K. G. (2024). Pengaruh pengetahuan dan sikap kerja terhadap kinerja karyawan: Studi pada Bagian Tata Usaha Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat [Skripsi]. Universitas Komputer Indonesia.
Sonata, B. R. (2023). Religiositas tanpa legalitas: Pemaknaan praktik keagamaan berdasarkan iman Kristiani. Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 5(1), 35–49.
Sudarsono. (2016). Kamus konseling. Rineka Cipta.
Yusuf, A. M. (2019). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Prenamedia Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hadi Ignatius Untu Untu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




