Hadis Minum Sambil Berdiri dan Implikasinya terhadap Pendidikan Kesehatan Modern

Main Article Content

Anis Labib
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Wage Wage
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Darodjat Darodjat
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Kesehatan setiap individu sangat penting dan harus dijaga dengan baik. Perspektif Islam memandang kesehatan sebagai kewajiban moral sekaligus karunia dari Allah SWT, di mana ajaran Islam tidak hanya mengatur aspek spiritual, tetapi juga mencakup prinsip-prinsip keseharian yang berkaitan dengan kesehatan individu dan lingkungannya. Salah satu contoh nyata adalah larangan Nabi Muhammad SAW terhadap kebiasaan minum sambil berdiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interkoneksi antara hadis Nabi tentang larangan minum sambil berdiri dengan konsep ilmu kesehatan modern, serta mengeksplorasi relevansinya sebagai sumber nilai dalam pendidikan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), yang mengumpulkan data dari sumber-sumber relevan berupa hadis, tafsir, serta literatur ilmiah di bidang kesehatan dan fisiologi pencernaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan minum sambil berdiri dalam hadis Nabi SAW memiliki korelasi positif dengan temuan ilmu kesehatan modern. Secara fisiologis, minum dalam posisi berdiri menyebabkan cairan masuk ke saluran pencernaan dengan tekanan yang lebih tinggi, sehingga organ tubuh lebih sulit menyerap cairan secara optimal. Kondisi ini berpotensi meningkatkan beban kerja ginjal serta memperbesar risiko gangguan pencernaan, khususnya refluks asam lambung. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang menghubungkan teks hadis secara langsung dengan bukti fisiologis modern sebagai basis pengembangan pendidikan kesehatan berbasis nilai Islam. Studi ini membuka peluang bagi pendekatan pendidikan kesehatan yang lebih inklusif, di mana ajaran agama diposisikan bukan sekadar norma spiritual, melainkan sebagai sumber nilai yang secara substansial mendukung dan memperkuat konsep kesehatan modern.


Keywords: Hadis Minum, Minum Berdiri, Kesehatan
Aini, Nur, Hofifah, Muyassaroh. (2024). RELEVANSI HADIS DAN SAINS MENGENAI LARANGAN MAKAN DAN MINUM SAMBIL BERDIRI. AL FAWATIH Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Hadis, 5, 202–221.
Aini, Nur. (2024). RELEVANSI HADIS DAN SAINS MENGENAI LARANGAN MAKAN DAN MINUM SAMBIL BERDIRI. Al FAWATIH: Jurnal Kajian Al Quran Dan Hadis, 5(2), 202–221.
Akmal Kablul Harid, Aldiansyah Putra, Zikri Darussamin. (2023). METODE AL-JAM’U WA AT-TAUFIQ DALAM KAJIAN MUKHTALIF HADIS. El-Mizzi, 2(Juli), 12–24.
Arumsari, Imas, Ayunin, Elia Nur, & Linda, Ony. (2023). Islamic Health Promoting University (I-HELP U): Case study of nutrition intervention program institutionalization at a university level. Journal of Community Empowerment for Health, 6(1), 46–51.
Damayanti, Eka Nur, Taufiq, Muhammad, & Azwarini, Rahmania Nur. (2023). Kandungan air zamzam untuk kesehatan tubuh dalam perspektif kimia. Islamic Education, 1(2), 145–156.
Hargianto, Ade Faris, & Rohman, Ali Abdur. (2022). Healthy Lifestyle and Mental Health in Hadith Review: Implementing the Prophet Muhammad. Dialogia, 20(2), 483–502.
Hibban, Muhammad Faishal. (2022). Living Quran And Sunnah As the Foundation Of A Holistic Healthy Lifestyle. International Journal of Islamic and Complementary Medicine, 3(2), 49–56.
Jauzaa, Nisa A. Zahro, & Ibrahim, Rustam. (2025). Integrasi Keilmuan Perspektif M . Amin Abdullah. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 8(1), 298–306. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v8i1.1023.Scientific
Karim, Nurdin, Hadisi, La, Ramli, Ramli, Lubis, Maesaroh, & Anhusadar, Laode. (2024). Environmental Conservation of Coral Reefs in the Wakatobi Region Based on Islamic Education and Customary Law Approaches. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 8(3), 1547–1565.
Kruk, Joanna, & Aboul-Enein, Basil Hassan. (2024). Religion-and spirituality-based effects on health-related components with special reference to physical activity: a systematic review. Religions, 15(7), 835.
Marintang, Musdalifa R, Ibtihal Assyadiliyah. (2020). ULUMUL HADIS “KONTROVERSI HADIS MINUM SAMBIl BERDIRI DAN IMPLEMENTASINYA PADA MASYARAKAT.” Ilmu Al Qur’an Dan Tafsir Filsafat Islam.
Muslimin, Muslimin, Jamali, Jamali, Suteja, Suteja, & Asmuni, Ahmad. (n.d.). International Journal of Social Science and Human Research.
Nuha, Nazahah Ulin, & dwi Anggraeni, Ninda. (2023). IMPLEMENTASI HADITS NABAWI TERHADAP ETIKA MAKAN DAN MINUM (KAJIAN LIVING HADIS). IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 7(2), 108–118.
Nursyifa, Amelia, Putri, Dinda Ayu Ramadhani, & Amalia, Maulidia Khairada. (2023). Analisis Hadis Larangan Minum Berdiri Dalam Kesehatan. Mutiara: Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 1(6), 10–19.
Rahman, Md Mostafizur, Bodrud-Doza, Md, Siddiqua, Most Tahmina, Zahid, Anwar, & Islam, Abu Reza Md Towfiqul. (2020). Spatiotemporal distribution of fluoride in drinking water and associated probabilistic human health risk appraisal in the coastal region, Bangladesh. Science of the Total Environment, 724, 138316.
Sabila, Widya, Irwansyah, Irwansyah, Ningtias, Afri, & Zaki, Ahmad. (2024). Legal Analysis of Health Professional Ethics in Improving Health Services in the Perspective of Islamic Law. PROMOTOR, 7(2), 279–283.
Sadiyah, Faticha. (2022). Drinking Ethics According to Hadith and Its Review Based on Science: Etika Minum Menurut Hadis Serta Tinjauannya Berdasarkan Sains. Jurnal Living Hadis, 7(2), 159–183.
Saladin, Bustami, Taufiq, Muhammad, & Syatirah, Sebti Ibni. (2023). The Impact of Nashirudin Al Albani’s Tarjih Hadith Method on Differences in Mazhab and Qur’anic Interpretation. Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis, 8(1), 204–217.
Yang, Junhua, Wang, Ling, Song, Linyang, Li, Guoying, Jin, Xiaobao, & Tian, Sumin. (2020). Varying intestinal absorption curves of glucose and fat with different plasma insulin curves in different positions. BioRxiv, 2008–2020.