Studi Fenomenologis Tentang Motivasi Belajar Bahasa Arab Generasi Z dan Kaitannya Dengan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Daarul Khoir
Downloads
Pembelajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan pesantren modern menghadapi berbagai tantangan yang signifikan dengan munculnya Generasi Z, yang memiliki ciri khas dalam kemampuan digital dan praktik keagamaan (Jamilah et al. , 2024). Bahasa Arab tidak hanya dipandang sebagai bahasa asing, tetapi juga sebagai bahasa wahyu yang penting untuk memahami Al-Qur’an, sehingga motivasi untuk belajar bahasa Arab dalam konteks keagamaan menjadi topik yang sangat penting (Kartika et al. , 2024). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi belajar bahasa Arab yang mendorong Generasi Z Muslim dalam memahami Al-Qur’an melalui pendekatan fenomenologis. Metode penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan 12 santri Generasi Z berusia antara 15 hingga 22 tahun yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam yang semi-terstruktur, observasi partisipatif selama tiga bulan, serta analisis dokumentasi kurikulum dan kegiatan belajar mengajar. Analisis data dilakukan dengan mengikuti tahapan fenomenologi menurut Moustakas (1994), mulai dari epoche, horizonalization, clustering, hingga sintesis dari esensi pengalaman belajar. Hasil penelitian mengungkapkan tiga kategori utama motivasi: (1) motivasi religius sebagai faktor utama (83%) yang fokus pada pemahaman wahyu yang otentik, (2) motivasi kognitif-akademik (58%) yang berkaitan dengan aspirasi untuk melanjutkan studi dan keterampilan membaca kitab klasik, serta (3) motivasi kontekstual-sosial (67%) yang dipengaruhi oleh budaya pesantren dan interaksi dengan teman sebaya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pentingnya merancang pembelajaran bahasa Arab yang mengintegrasikan landasan Qur’ani dengan pemanfaatan teknologi digital secara efektif, serta menekankan perlunya strategi pengajaran yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z.
-
Copyright (c) 2026 Akhlis Muliana, Muh. Naim Madjid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





