Penanganan Aksi Separatisme Organisasi Papua Merdeka di Wilayah Kabupaten Nduga Melalui Strategi Operasi Intelijen F3ead (Studi Kasus: Penangkapan Yomse Lokbere)
Downloads
Separatisme bersenjata di Papua, khususnya yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), merupakan ancaman keamanan nasional yang bersifat kompleks dan multidimensional. Kabupaten Nduga menjadi salah satu wilayah dengan intensitas konflik tinggi akibat kombinasi faktor geografis ekstrem, dinamika sosial-budaya lokal, serta struktur organisasi separatis yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kendala dan strategi operasi intelijen aparat intelijen gabungan dalam penanganan aksi separatisme OPM melalui penerapan metode F3EAD (Find, Fix, Finish, Exploit, Analyze, dan Disseminate), dengan studi kasus penangkapan Yomse Lokbere pada periode 2022–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui analisis dokumen, laporan operasi, dan kerangka konseptual intelijen strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasi intelijen di Nduga menghadapi kendala signifikan berupa keterbatasan akses wilayah, resistensi sosial masyarakat lokal, fragmentasi internal OPM, serta tantangan koordinasi lintas lembaga. Namun demikian, penerapan F3EAD terbukti efektif dalam meningkatkan presisi penargetan, mempercepat siklus pengambilan keputusan, dan meminimalkan eskalasi kekerasan. Dari perspektif analisis intelijen, penelitian ini menegaskan bahwa F3EAD mendukung fungsi intelijen secara komprehensif, meliputi deteksi dini, peringatan dini, peramalan ancaman, dan pemecahan masalah operasional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian intelijen domestik dengan menegaskan relevansi pendekatan intelijen berbasis siklus operasional dalam penanganan separatisme bersenjata di Papua.
Anriani, S. (2018). Intelijen dan Politik Elektoral: Peran Intelijen dalam Dinamika Demokrasi Lokal. RajaGrafindo Persada.
Braithwaite, J., Dinnen, S., Allen, H., & Charlesworth, H. (2010). Pillars and Shadows: Statebuilding as Peacebuilding in Solomon Islands. ANU Press.
Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Stone, M. M. (2015). Designing and Implementing Cross-Sector Collaborations: Needed and Challenging. Public Administration Review, 75(5), 647–663. https://doi.org/10.1111/puar.12432
Clarke, R. A. (2012). Cyber War: The Next Threat to National Security and What to Do About It. HarperCollins.
Cordesman, A. H. (2023). The Changing Global Security Environment. Center for Strategic and International Studies.
Cronin, A. K. (2023). Power to the people: How open technological innovation is arming tomorrow’s terrorists. Oxford, United Kingdom: Oxford University Press.
Deptula, D. A. (2001). Effects-based operations: Change in the nature of warfare. Air & Space Power Journal, 15(1), 41–52.
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011
Flynn, M. T., Pottinger, M., & Batchelor, P. (2010). Fixing intelligence: A blueprint for making intelligence relevant in Afghanistan. Washington, DC: Center for a New American Security.
Fox, M. J. (2023). Optimizing the alternate targeting methodology F3EAD. Military Review, 103(2), 45–58.
Freedman, L. (2013). Strategy: A history. Oxford, United Kingdom: Oxford University Press.
International Crisis Group. (2022). Indonesia: Escalating conflict in Papua (Asia Report No. 314). Brussels, Belgium: International Crisis Group.
Kingsbury, D. (2021). West Papua: The obliteration of a people (4th ed.). Sydney, Australia: UNSW Press.
Lowenthal, M. M. (2017). Intelligence: From secrets to policy (7th ed.). Washington, DC: CQ Press.
Lykke, A. F. (2001). Toward an understanding of military strategy. Carlisle, PA: U.S. Army War College.
MacLeod, J. (2011). Self-determination and autonomy: The meaning of freedom. London, United Kingdom: Routledge.
Mandel, D. R., & Irwin, D. (2021). Tracking accuracy of strategic intelligence forecasts: Findings from a long-term Canadian study. Intelligence and National Security, 36(4), 520–540. https://doi.org/10.1080/02684527.2020.1866737
McChrystal, S., Collins, T., Silverman, D., & Fussell, C. (2015). Team of teams: New rules of engagement for a complex world. New York, NY: Portfolio.
Schroden, J. (2022). Counterinsurgency challenges in complex terrain. Santa Monica, CA: RAND Corporation.
Soegirman, S. (2012). Intelijen dan keamanan nasional. Jakarta, Indonesia: Kompas.
Yusgiantoro, P. (2008). Manajemen pertahanan: Teori dan aplikasi. Jakarta, Indonesia: Gramedia Pustaka Utama.
Copyright (c) 2026 Okky Trisasoma Yudhistira, Rodon Pedrason, Stepi Anriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





