Ekuivokalitas Informasi Dalam Implementasi Keterbukaan Informasi Publik Di Badan Publik

Authors

  • Dini Agustina a:1:{s:5:"en_US";s:36:"Universitas Sahid Jakarta, Indonesia";}
  • Andi Mirza Ronda Universitas Sahid Jakarta, Indonesia
  • Ridzki Rinanto Sigit Universitas Sahid Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v5i2.5512

Keywords:

ekuivokalitas informasi, keterbukaan informasi publik, komunikasi organisasi, PPID, badan publik

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena ekuivokalitas informasi dalam implementasi keterbukaan informasi publik di badan publik, dengan studi kasus Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi DKI Jakarta. Latar belakang penelitian ini adalah masih munculnya ambiguitas makna informasi dalam praktik keterbukaan informasi publik, meskipun kerangka regulasi telah tersedia melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk ekuivokalitas informasi serta menjelaskan peran jaringan komunikasi dalam mereduksi ambiguitas tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumenter, kemudian dianalisis menggunakan NVivo dan UCINET. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekuivokalitas informasi muncul terutama pada fase perintisan PPID dan pada pengelolaan informasi sensitif seperti laporan keuangan, pengadaan barang dan jasa, LHKPN, serta data pribadi. Struktur jaringan komunikasi yang menempatkan pimpinan PPID sebagai simpul utama berfungsi sebagai mekanisme klarifikasi dan penyamaan makna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan proses komunikasi organisasi yang menuntut kejelasan panduan, penguatan peran kepemimpinan, dan jaringan komunikasi yang adaptif.

References

Afnan, D. (2019). Fungsi humas desa sebagai pengelola informasi di era keterbukaan informasi publik. Jurnal Soshum Insentif, 153–163.

Agustin, E. D., dkk. (2023). Komunikasi organisasi Baladeka Radio dalam menghadapi tantangan dan peluang perubahan masyarakat di era digital. Jurnal Kommunity Online, 4(2), 182–199.

Aufiana, N. R., dkk. (2024). Komunikasi tim produksi program Sumbar Pagi dalam pemenuhan informasi pendengar Radio Pro 1 RRI Padang. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis, 9(2).

Azka, H. N., dkk. (2022). Penerapan keterbukaan informasi publik sebagai upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1).

Bavelas, A. (1950). Communication patterns in task-oriented groups. Journal of the Acoustical Society of America, 22(6), 725–730.

Bungin, B. (2015). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi metodologis ke arah ragam varian kontemporer. Jakarta: Rajawali Pers.

Bungin, B. (2015). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya (Edisi kedua). Jakarta: Kencana.

Chairunnisa, L., dkk. (2023). Analisis penerapan kebijakan keterbukaan informasi publik oleh pejabat pengelola informasi dan dokumentasi di Kota Serang. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (AsIAN), 11(2).

Daft, R. L. (2016). Organization theory and design (12th ed.). Boston: Cengage Learning.

Daft, R. L., & Lengel, R. H. (1986). Organizational information requirements, media richness and structural design. Management Science, 32(5), 554–571.

Dayan, H. A. (2023). Concept of organizational information in reducing uncertain information (hoax). Jurnal Kajian Manajemen Dakwah, 5(1).

Fitriani, A. (2023). Keterbukaan informasi publik. Fokus, 21(1), 220–228.

Grossi, G., Steccolini, I., Manes Rossi, F., & Reichard, C. (2020). Digital governance and public sector accountability: The role of information ambiguity. Public Management Review, 22(9), 1239–1261. https://doi.org/10.1080/14719037.2019.1604798

Harrison, T. M. (2014). Open government, big data, and civic engagement: A new paradigm for public administration. New York, NY: Routledge.

Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia. (2024). Hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2024. Jakarta: Komisi Informasi Pusat.

Leavitt, H. J. (1951). Some effects of certain communication patterns on group performance. Journal of Abnormal and Social Psychology, 46(1), 38–50.

Luthfie, M. (2018). Jaringan komunikasi organisasi masyarakat dalam pembangunan. Jurnal Sosial Humaniora, 9(1).

Mahmud, D., dkk. (2020). Pola jaringan komunikasi organisasi pada Havara Organizer PT. Havara Ruhama Ramadhani di Tangerang Selatan. Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis, 4(1), 50–60.

March, J. G., & Olsen, J. P. (1976). Ambiguity and choice in organizations. Bergen: Universitetsforlaget.

Mogot, Y., dkk. (2021). Sistem komunikasi penyusunan rencana aksi daerah pada program sustainable development goals (SDGs) Provinsi Papua. Jurnal Common, 5(1).

Monge, P. R., & Contractor, N. S. (2003). Theories of communication networks. New York: Oxford University Press.

Mulyana, D. (2006). Metodologi penelitian kualitatif: Paradigma baru ilmu komunikasi dan ilmu sosial lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munasti, R., dkk. (2022). Pengorganisasian tim sukses dalam kontestasi pemilihan penghulu Kute serentak tahun 2021 Desa Pedesi Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 5(4), 582–591.

Neuman, W. L. (2018). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston, MA: Pearson.

Riang, Y. (2023). Dinamika komunikasi organisasi dalam penerapan inovasi MBKM di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(2), 218–225.

Ruangbicara.co.id. (2025). Arya Sandhiyudha: Deteksi informasi equivocal jadi kunci keterbukaan energi dan lingkungan. https://ruangbicara.co.id/arya-sandhiyudha-deteksi-informasi-equivocal-jadi-kunci-keterbukaan-energi-dan-lingkungan/

Septia, R., dkk. (2023). Pemanfaatan intranet sebagai sarana informasi di Epistema Institute. PROMEDIA (Publik Relation dan Media Komunikasi), 9(1), 79–92.

Syukron, D. (2023). Analisis informasi organisasional kelompok masyarakat siaga bencana dalam upaya mengurangi risiko bencana. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(1), 1–10.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. (2008). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61. Jakarta.

Weick, K. E. (1979). The social psychology of organizing (2nd ed.). Reading, MA: Addison-Wesley.

Weick, K. E. (1995). Sensemaking in organizations. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Weick, K. E., Sutcliffe, K. M., & Obstfeld, D. (2005). Organizing and the process of sensemaking. Organization Science, 16(4), 409–421.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Yulia, S., dkk. (2019). Strategi komunikasi organisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Banda Aceh dalam upaya meningkatkan pelayanan publik berbasis elektronik pemerintah (e-government). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 4(4).

Downloads

Published

2026-02-28