Pemodelan Dinding Penahan Tanah Menggunakan Metode Rankine (Studi Kasus Jl. Trans Timor KM. 17 Kabupaten TTS)

dinding penahan tanah metode Rankine stabilitas lereng jalan Trans Timor tekanan tanah lateral

Authors

May 5, 2026

Downloads

Kerusakan ruas Jalan Trans Timor Km 17 Kabupaten Timor Tengah Selatan terjadi akibat longsoran pada tepi jalan yang dipengaruhi oleh karakteristik tanah ekspansif. Kondisi ini menyebabkan penurunan pondasi badan jalan sehingga hanya sebagian ruas yang dapat dilalui kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas dinding penahan tanah menggunakan metode Rankine sebagai upaya penanganan kerusakan jalan tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis tekanan tanah lateral aktif dengan pendekatan Rankine, kemudian dilakukan pemeriksaan stabilitas terhadap guling, geser, dan daya dukung tanah. Parameter tanah yang digunakan yaitu berat isi tanah ? = 18 kN/m³, sudut geser dalam ? = 30°, dan kohesi c = 0. Dimensi dinding yang direncanakan memiliki tinggi 7 m, kedalaman pondasi 5 m, lebar alas 4 m, serta beban surcharge 20 kN/m². Hasil analisis menunjukkan tekanan tanah aktif sebesar 41,958 kN/m, faktor keamanan terhadap guling sebesar 2,378 (>2), faktor keamanan terhadap geser sebesar 2,34 (>1,5), serta nilai eksentrisitas masih berada dalam batas yang diizinkan. Hasil ini menunjukkan bahwa dinding penahan tanah yang direncanakan memenuhi persyaratan stabilitas dan layak digunakan sebagai solusi perbaikan konstruksi jalan di lokasi studi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa desain dinding penahan tanah yang direncanakan telah memenuhi seluruh persyaratan stabilitas struktur dan aman terhadap potensi keruntuhan. Dengan demikian, dinding penahan tanah ini layak digunakan sebagai solusi teknis untuk menanggulangi longsoran serta memulihkan kinerja dan keamanan ruas Jalan Trans Timor pada lokasi penelitian.