Hubungan Meteorologi Dengan Prevalensi DBD Pada Puskesmas Kebayoran Baru Jakarta Selatan Tahun 2018-2024 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

Main Article Content

Ambar Hardjanti
Universitas YARSI, Indonesia
Zakhra Safira
Universitas YARSI, Indonesia
Afrizal Afrizal
Universitas YARSI, Indonesia

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di Jakarta Selatan. Faktor meteorologi seperti suhu udara, kelembapan, curah hujan, dan kecepatan angin memengaruhi aktivitas nyamuk Aedes aegypti sebagai salah satu vektor utama virus dengue. Dalam pandangan Islam, fenomena iklim merupakan tanda kekuasaan Allah SWT yang mengingatkan manusia untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai tanggung jawab terhadap kesehatan dan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor meteorologi (suhu udara, kelembapan, curah hujan, dan kecepatan angin) dengan prevalensi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan periode 2018-2024, serta meninjau hasil penelitian menurut pandangan Islam. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional cross-sectional dengan data sekunder kasus DBD dari Puskesmas Kebayoran Baru (2018-2024) dan data meteorologi dari NASA, yang dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji hubungan faktor meteorologi dengan prevalensi DBD. Suhu udara rata-rata dan kecepatan angin menunjukkan indikasi hubungan dengan prevalensi DBD, meskipun tidak signifikan (? > 0,05). Sementara suhu minimum, maksimum, kelembapan, dan curah hujan tidak berhubungan berarti. Peningkatan kasus DBD umumnya terjadi pada bulan dengan curah hujan dan kelembapan tinggi. Terdapat indikasi pengaruh suhu rata-rata dan kecepatan angin terhadap fluktuasi kasus DBD, namun seluruh faktor meteorologi tidak berhubungan signifikan secara statistik. Upaya pencegahan melalui perilaku hidup bersih, pengendalian lingkungan, dan edukasi masyarakat sejalan dengan nilai-nilai Islam dalam menjaga kesehatan (hifz an-nafs).


Keywords: Demam Berdarah Dengue, Meteorologi, Suhu, Kelembapan, Curah Hujan
Abdy, M., & Sanusi, W. (2020). Karakteristik Kategori Kecepatan Angin di Kota Majene dengan Pendekatan Rantai Markov. SAINTIFIK, 6(1). https://doi.org/10.31605/saintifik.v6i1.305
Ahmadiansah, R. (2019). Model Dakwah dalam Pelayanan Pasien. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 1(2). http://e-journal.iainsalatiga.ac.id/index.php/ijip/index
Al-Mukhtashar. (n.d.). Tafsir Surah Ali ‘Imran Ayat 104. TafsirWeb. Retrieved 27 August 2025, from https://tafsirweb.com/1325-surat-ali-imran-ayat-104.html
Al-Muyassar. (n.d.). Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 185. TafsirWeb. Retrieved 27 August 2025, from https://tafsirweb.com/184-surat-al-baqarah-ayat-185.html
Anggriany, V., & Tarigan, J. (2018). Formulasi Sediaan Lotion Ekstrak Lulit Jeruk Lemon (Citrus Limon) sebagai Anti Nyamuk Aedes Aegypti. 2(3), 170–179.
Ariyanti, M., & Anggraini, D. (2022). Aspek Klinis dan Pemeriksaan Laboratorium untuk Diagnosis Demam Berdarah Dengue. Sientific Journal, 1. http://journal.scientic.id/index.php/sciena/issue/view/1
As-Sa‘di. (n.d.). Tafsir Surah Al-Jatsiyah Ayat 5. TafsirWeb. Retrieved 27 August 2025, from https://tafsirweb.com/9497-surat-al-jatsiyah-ayat-5.html
Azhari, R. A., Darundiati, H. Y., & Dewanti, Y. A. N. (2017). Studi Korelasi Antara Faktor Iklim Dan Kejadian Demam Berdarah Dengue Tahun 2011-2016. HIGIEA (Jurnal of Public Helath Research and Development. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia
Azharina, D., & Ayu Atika, R. (2021). Pengaruh Iklim terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Banda Aceh. Kandidat: Jurnal Riset Dan Inovasi Pendidikan, 3(3), 60–67. http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/kandidat
Bone, T., J Kaunang, W. P., & F G Langi, F. L. (2021). Hubungan Antara Curah Hujan, Suhu Udara Dan Kelembaban Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Manado Tahun 2015-2020. Jurnal KESMAS, 10(5).
Candra, A. (2010). Demam Berdarah Dengue: Epidemiologi, Patogenesis, dan Faktor Risiko Penularan. ASPIRATOR-Journal of Vector-Borne Disease Studies, 2(2).
Daswito, R., Lazuardi, L., & Nirwati, H. (2019). Analisis Hubungan Variabel Cuaca dengan Kejadian DBD di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Terpadu (Intergrated Health Journal), 10(1), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.32695/jkt.v10i1.24
Delita, K., & Nurhayati. (2022). Ekologi & Entomologi Vektor Demam Berdarah Dengue Aedes Aegypti. Kurnia Group.
Dewi, R. D. K. N., Satriani, A. N. L., & Pranata, W. A. K. Gst. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Pencegahan Demam Berdrah Dengue Pada Masyarakat Di Kabupaten Buleleng. Jurnal Riset Kesehatan Nasional. https://ejournal.itekes-bali.ac.id/jrkn
Dinas Kesehatan DKI Jakarta. (2024). Surveilans-dinkes.jakarta. https://surveilans-dinkes.jakarta.go.id/sarsbaru/index.php
Ebi, K. L., & Nealon, J. (2016). Dengue in a changing climate. Environmental Research, 151, 115–123. https://doi.org/10.1016/j.envres.2016.07.026
Elizabeth, A. H., & Yudhastuti, R. (2023). Gambaran Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jawa Barat Tahun 2016-2020. Media Gizi Kesmas, 12(1), 179–186. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.179-186
Ernyasih, Trisnowati Putri, V., Lusida, N., Mallongi, A., Latifah, N., Fajrini, F., & SG, H. (2023). Analisis Variasi Iklim dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 19. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JKK
Evalinda, Nurhaidah, S. N., Farhana, N., Hayatuddin, Hidayat, K., Jumhadi, A. I., & Al Musawa, N. (2024). Strategi Pengembangan Media Dakwah Berbasis Pendidikan Kesehatan. International Journal of Education, Psychology and Counseling, 9(54), 530–540. https://jurnal.ui.ac.id/al-idarah
Ezza, M., & Widawati, M. (2018). Faktor Iklim Berpengaruh Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Cimahi Tahun 2004-2013. SPIRAKEL, 10(2). https://doi.org/10.22435/spirakel.v10i2.356
Fadholi, A., Pangkalpinang, S. M., Bandara, J., Amir, D., & Bangka, P. (2013). Uji Perubahan Rata-Rata Suhu Udara Dan Curah HUjan Di Kota Pangkal Pinang. Jurnal Matematika, Sains, Dan Teknologi, 14(1).
Furqan, & Rahmayani. (2021). Kebersihan Lingkungan dalam Al-Qur’an dan Aplikasinya pada Masyarakat Gampong Buloh Gogo. Tafse: Journal of Qur’anic Studies, 6(2), 178. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/tafse
Gómez, M., Martinez, D., Muñoz, M., & Ramírez, J. D. (2022). Aedes aegypti and Aedes albopictus Microbiome/Virome: New Strategies for Controlling Arboviral Transmission. Parasites and Vectors, 15(287). https://doi.org/10.1186/s13071-022-05401-9
Gunawan Sihombing, C., Nugraheni, E., & Sudarsono, W. (2018). The Relationship Between Rainfall, Air Temperature, And Wind Speed Effects Dengue Hemorrhagic Fever Case In Bengkulu City At 2009-2014. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 7(1), 366–380.
Halim, R., & Rifai, M. (2024). Trombositopenia pada Demam Berdarah Dengue. UMI Medical Journal, 9, 1.
Hamzah, A. (2019). PERSPEKTIF AL-QUR’AN TENTANG TADABBUR. Jurnal Al-Mubarak, 1(2).
Ibnu Katsir. (n.d.). Tafsir Surah Ar-Rum Ayat 48. TafsirWeb. Retrieved 27 August 2025, from https://tafsirweb.com/7452-surat-ar-rum-ayat-48.html
Irawan, B., & Hayati, Z. (2023). Risk Factor Analysis Of Dengue Fever In Indonesia: Literature Review. Jurnal Eduhealth, 14(01), 364. http://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/healt
Juliska, S., Windusari, Y., Novrikasari, & Fajar, N. A. (2023). Hubungan Antara Insiden Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Faktor Sanitasi Lingkungan?: Tinjauan Sistematik Review. Health Information?: Jurnal Penelitian, 15(3).
Kamel, O. M. H. M., Abd El-Halim, M. D., Khalil, A. M., Elasasy, M. E. A., & El-Sayed, A. A. (2024). A Promising Route to Control Mosquito Larvae by Metal Nanoparticles. Egyptian Journal of Aquatic Biology and Fisheries, 28(5), 1699–1732. https://doi.org/10.21608/ejabf.2024.387010
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Data dan Informasi Dampak Perubahan Iklim Sektor Kesehatan Berbasis Bukti di Indonesia.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Modul Pelatihan Surveilans Epidemiologi bagi Petugas Puskesmas. Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan, Kemenkes RI. https://repositori-ditjen-nakes.kemkes.go.id/582/
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi Dengue Pada Dewasa.
Kesetyaningsih, T. W., & Fauzan, R. A. (2021). The Relationship Between Climate Factors and Dengue Hemorrhagic Fever Incidence in Sleman, Yogyakarta. Proceedings of the 4th International Conference on Sustainable Innovation 2020–Health Science and Nursing (ICoSIHSN 2020), 33.
Khairinnisa, K., Fauzi, Y., & Nugraheni, E. (2025). Analisis Spasio-Temporal Kondisi Iklim dan Jumlah Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Tahun 2012-2021 di Bengkulu. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(2), 136–144. https://doi.org/10.14710/jkli.67945
Komaling, D., Sumampouw, O. J., & Sondakh, R. C. (2020). Determinan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2016-2018. Journal of Public Health and Community Medicine, 1(1).