Pengaruh Lingkungan Kerja dan Adopsi Teknolgi Informasi Electronic Medical Record (EMR) terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi sebagai Variabel Intervening di RSUD Kab Kediri

Lingkungan Kerja Teknologi Informasi Motivasi Kerja

Authors

February 26, 2026

Downloads

Kinerja karyawan rumah sakit memegang peranan penting dalam menentukan mutu pelayanan kesehatan. Di RSUD Kabupaten Kediri, tingginya beban kerja, dinamika pelayanan pasien, kondisi lingkungan kerja, serta penerapan teknologi informasi seperti Electronic Medical Record (EMR) menjadi faktor yang memengaruhi efektivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan adopsi teknologi informasi EMR terhadap kinerja karyawan serta menguji peran motivasi sebagai variabel mediasi. Tujuan khusus penelitian adalah menilai pengaruh langsung lingkungan kerja dan teknologi informasi terhadap kinerja karyawan, mengidentifikasi pengaruh keduanya terhadap motivasi kerja, serta menguji sejauh mana motivasi mampu memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan teknologi informasi dengan kinerja karyawan di RSUD Kabupaten Kediri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares. Data dikumpulkan dari 100 karyawan rumah sakit melalui instrumen kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel sesuai model konseptual penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi dan kinerja karyawan. Teknologi informasi EMR juga berpengaruh positif terhadap motivasi dan kinerja. Motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi membuktikan bahwa motivasi berperan sebagai mediator pada pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja serta mediator pada pengaruh teknologi informasi terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan teknologi, tetapi juga oleh keberhasilan organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan menumbuhkan motivasi kerja.