Penyuluhan Masalah Kesehatan Reproduksi Menorhagia Pada Wus Di Desa Kriyan Barat
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v1i9.566Keywords:
Menorhagia, Masalah Kesehatan Reproduksi, WUSAbstract
Menorrhagia merupakan bentuk gangguan siklus menstruasi dengan jumlah darah yang dikeluarkan cukup banyak dan terlihat dari jumlah pembalut yang dipakai dan gumpalan darahnya. Penyebab terjadinya menorrhagia kemungkinan terdapat mioma uteri (pembesaran rahim), polipendometrium (penebalan diding rahim). Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan WUS tentang kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah memberikan pendidikan kesehatan melalui sosialisasi tentang menorrhagia. Hasil kegiatan penyuluhan tentang masalah kesehatan reproduksi (menorrhagia) pada wanita usia subur di desa Kriyan Barat RW 17 menunjukkan bahwa pengetahuan peserta dalam memahami masalah kesehatan reproduksi tentang menorrhagia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Diharapkan kepala desa bekerjasama dengan puskesmas mengenai masalah kesehatan reproduksiReferences
Batubara, Rini Amalia. (2021). Edukasi Kesehatan Tentang Menstruasi dan Permasalahannya Di SMA N 5 Padangsidimpuan Tahun 2021. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 3(3), 97–101.
Dwi Saputri, Kristia. (2021). PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN PADA REMAJA DI DESA SAWOO KECAMATAN SAWOO KABUPATEN PONOROGO. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Efni, Nel, & Fatmawati, Tina Yuli. (2021). Edukasi Manajemen Kesehatan Remaja Saat Menstruasi di SMP N 5 Kota Jambi. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 3(2), 215–218.
Ernawati Sinaga, Ernawati Sinaga, Nonon Saribanon, Nonon Saribanon, Sa’adah, Suprihatin Nailus, Sa’adah, Suprihatin Nailus, Ummu Salamah, Ummu Salamah, Yulia Andani Murti, Yulia Andani Murti, Agusniar Trisnamiati, Agusniar Trisnamiati, & Santa Lorita, Santa Lorita. (2017). Manajemen kesehatan menstruasi. Universitas Nasional IWWASH Global One.
Fatimah, Dewi. (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo.
Florencia Cabral, Juvenalda. (2019). Gambaran Gangguan Menstruasi pada Mahasiswi Universitas Ngudi Waluyo Kabupaten Semarang. Universitas Ngudi Waluyo.
Puspariny, Cynthia. (2017). Tingkat Stres Mempengaruhi Gangguan Siklus Menstruasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(2), 79–82.
Rofiatun, Siti. (2018). PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN TABLET BESI DAN OBAT CACING TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 1 LASEM KABUPATEN REMBANG. Universitas Muhammadiyah Semarang.
Septiani, Minda, & Rahmi, Nuzulul. (2022). Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Gangguan Menstruasi Pada Remaja Putri di MTsS Darusa’adah Cot Tarom Kabupaten Bireuen. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 8(2), 1427–1434.
Siswondo, Marlini. (2017). GAMBARAN GANGGUAN MENSTRUASI AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK 1 BULAN DAN 3 BULAN DI BPM SUNDARI PALEMBANG TAHUN 2015. Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 7(12), 77–84.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




