Konsep Infrastruktur Cerdas dalam Mengurangi dan Mencegah Risiko Bencana Banjir Pesisir: Kasus Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi

Authors

  • Sandy Lesmana Universitas Pancasila, Indonesia
  • I Nyoman Teguh Prasidha Universitas Pancasila, Indonesia
  • Nicco Plamonia Universitas Pancasila, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v5i4.5707

Keywords:

Banjir pesisir, Perubahan iklim, Palabuhanratu, Urbanisasi, Infrastruktur cerdas, Sistem peringatan dini, Perencanaan tata ruang adaptif, Resiliensi kota pesisir

Abstract

Banjir pesisir menjadi ancaman utama bagi kota-kota di tepi laut, termasuk Palabuhanratu, yang terpengaruh oleh curah hujan ekstrem, kenaikan muka air laut, dan urbanisasi pesat. Kota ini menghadapi risiko banjir dari laut, sungai, dan limpasan permukaan. Penelitian ini penting untuk memahami dinamika banjir dan mencari solusi mitigasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan banjir di Palabuhanratu dalam 10 tahun terakhir, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan mengevaluasi potensi penggunaan infrastruktur cerdas dalam mitigasi banjir pesisir. Pendekatan yang digunakan mencakup pemetaan spasial untuk mengenali wilayah rawan, analisis kapasitas infrastruktur eksisting, serta studi kelayakan penerapan teknologi seperti sensor IoT, sistem peringatan dini berbasis komunitas, dan drainase adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi real-time dengan perencanaan tata ruang adaptif dapat meningkatkan efektivitas mitigasi banjir, mempercepat respons darurat, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan model implementasi infrastruktur cerdas yang dapat diterapkan di wilayah pesisir lainnya dengan karakteristik serupa dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat lokal untuk membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

References

Bubeck, P., Botzen, W. J. W., & Aerts, J. C. J. H. (2012). A review of risk perceptions and other factors that influence flood mitigation behavior. Risk Analysis, 32(9), 1481–1495. https://doi.org/10.1111/j.1539-6924.2011.01783.x

Detik.com. (2021). Banjir Rob Terjang Palabuhanratu, Infrastruktur Pelabuhan Rusak Parah. https://www.detik.com

Djalante, R., & Thomalla, F. (2012). Disaster risk reduction and climate change adaptation in Indonesia. International Journal of Disaster Resilience in the Built Environment, 3(2), 166–180. https://doi.org/10.1108/17595901211245260

Garg, S., & Sharma, R. (2023). Smart Infrastructure. In Sustainable Technology for Society 5.0 (pp. 19–31). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9781003365525-3

Hasan, M. A., Clegg, S., Cullen, J., & Lawless, A. (2019). Urban flood vulnerability and risk assessment in coastal areas: A case study of Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 37, 101168. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2019.101168

Hirabayashi, Y. (2013). Global flood risk under climate change. Nature Climate Change, 3, 816–821.

Huang, X., & Huang, G. (2025). Flood risk mitigation based on multi-objective decision-making of urban grey–green infrastructure retrofits: impacts of overflow transferring downstream and cost weight. Stochastic Environmental Research and Risk Assessment, 39(4), 1327–1343. https://doi.org/10.1007/s00477-025-02915-3

Indonesia, M. (2024). Banjir Melanda Palabuhanratu, 400 Keluarga Terkena Dampak.

Janssen, M., van der Voort, H., & Wahyudi, A. (2017). Factors influencing big data decision-making quality. Journal of Business Research, 70, 338–345. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2016.08.007

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2005). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Andi. https://books.google.co.id/books?id=v3rMAAAACAAJ

Kompas. (2025). Peningkatan Risiko Banjir di Palabuhanratu, Urgensi Mitigasi Bencana Pesisir.

Li, L., & Chakraborty, P. (2021). Birth of a cold core in tropical cyclones past landfall. Physical Review Fluids, 6(5), 1–8. https://doi.org/10.1103/PhysRevFluids.6.L051801

Livingatlas.arcgis.com. (2024). Land Cover Explorer. Esri. https://livingatlas.arcgis.com

Oluwadare, S. A., Alakuro, M. A., & Sarumi, O. A. (2024). Early Warning System for Flood Disaster Risk Reduction Using Predictive Analytics. In A. Abraham, A. Bajaj, T. Hanne, P. Siarry, & K. Ma (Eds.), Intelligent Systems Design and Applications (pp. 180–190). Springer Nature Switzerland. https://doi.org/10.1007/978-3-031-64813-7_19

Rentschler, J., Salhab, M., & Jafino, B. A. (2022). Flood exposure and poverty in 188 countries. Nature Communications, 13(1), 3527. https://doi.org/10.1038/s41467-022-30727-4

Rosenzweig, E. Q., Harackiewicz, J. M., Priniski, S. J., Hecht, C. A., Canning, E. A., Tibbetts, Y., & Hyde, J. S. (2019). Choose your own intervention: Using choice to enhance the effectiveness of a utility-value intervention. Motivation Science, 5(3), 269–276. https://doi.org/10.1037/mot0000113

Setiawan, B., Afiff, A. Z., & Heruwasto, I. (2020). Integrating the Theory of Planned Behavior With Norm Activation in a Pro-Environmental Context. Social Marketing Quarterly, 26(3), 244–258. https://doi.org/10.1177/1524500420929074

Sukabumi, B. K. (2019). Kajian Kerentanan Banjir Kawasan Pesisir Palabuhanratu. Bappeda Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi, P. K. (2023). Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sukabumi 2023. Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Tellman, B., Sullivan, J. A., Kuhn, C., Kettner, A. J., Doyle, C. S., Brakenridge, G. R., Erickson, T. A., & Slayback, D. A. (2021). Satellite imaging reveals increased proportion of population exposed to floods. Nature, 596, 80–86. https://doi.org/10.1038/s41586-021-03695-w

Downloads

Published

2026-04-06