Pengembangan Kurikulum PAI di Pesantren Al Huda Susukan: Analisis Desain Kurikulum, Kopetensi Guru, dan Evaluasi Pembelajaran
Downloads
Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di pesantren salaf menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan tradisi keilmuan klasik dengan tuntutan pembelajaran yang sistematis dan terukur. Berbagai penelitian sebelumnya cenderung menyoroti kurikulum pesantren secara umum, sehingga masih adanya keterbatasan kajian yang secara spesifik dalam menganalisis keterkaitan antara desain kurikulum, kompetensi guru, dan sistem evaluasi pembelajaran dalam satu kesatuan model pendidikan pesantren. Sehingga penelitian bertujuan untuk menganalisis pengembangan desain kurikulum PAI, kompetensi guru, serta evaluasi pembelajaran yang diterapkan di Pondok Pesantren Al Huda, Kecamatan Susukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis model salaf di Pondok Pesantren Al Huda ini mampu mengintegrasikan penguasaan kitab klasik, penguatan kompetensi keagamaan, serta pembentukan karakter santri secara terpadu. Implementasi pembelajaran disesuaikan dengan jenjang pendidikan Hasut, Sanawi, dan Aliyah, dengan sistem pengelompokan kelas A dan B. Evaluasi pembelajaran dilaksanakan secara berlapis melalui absensi, jurnal kelas, kartu hafalan, serta ujian tertulis dan lisan. Model kurikulum ini menekankan pemahaman, praktik, dan internalisasi nilai-nilai keislaman sehingga mendukung perkembangan santri secara holistik. Pengembangan kurikulum PAI di Pesantren Al-Huda Petak berhasil mengintegrasikan pendidikan salaf tradisional dengan pendidikan formal modern melalui model dual track yang menekankan hafalan kitab, kompetensi agama, dan pembentukan karakter.
A’yuni, Q., Pangesti, J. S., & Suparman, M. F. (2024). Tujuan, fungsi dan prinsip evaluasi pembelajaran pendidikan agama islam di pondok pesantren suryani surakarta. Mamba’ul’Ulum, 154–168.
Arikunto, S. & Jabar, C. S. A. (2025). Evaluasi progaram pendidikan: Pedomanteoritis praktis bagi mahasiswa dan praktis pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara
Bloom, B. S.,& Krathwohl, D. R. (2025). Taxonomy of educational objectives: The Classificational goals (Revised ed.). London: Pearson Education.
Dalimunthe, D. S. (2023). Transformasi Pendidikan Agama Islam: Meningkatkan nilai-nilai spiritual, etika dan pemahaman keislaman dalam konteks modern. Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 75-96.
Dhofier, Z. (2025). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia (Edisi Revisi Terbaru). Jakarta: LP3ES.
Fahruddin, M. (2025). Manajemen pendidikan karakter religius: Studi komparatif pesantren NU, Muhammadiyah, dan Hidayatullah. Peradaban: Journal of Interdisciplinary Educational Research, 3(1), 32-45.
Flick, Uwe. (2018). An Introduction to Qualitative Research (6th ed.). London: SAGE Publications.
Gronlund, N. E., & Waugh, C. K. (2025). Assessment of student achievement (11th ed.). New York: Pearson.
Hamalik, O. (2025). Dasar-dasar pengembangan kurikulum (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Insani, Z. N., et al. (2025). Implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam dimensi bernalar kritis melalui proyek pada Kurikulum Merdeka. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 620-638. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4859
Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter peserta didik: Upaya penguatan moral. Journal Of Instructional And Development Research, 4(1), 25-37.
Kementerian Agama RI. (2024). Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2024. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Kementerian Agama RI. (2025). Statistik pendidikan Islam tahun 2024/2025. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Khatami, M. (2024). Implementasi pengembangan kurikulum PAI dalam meningkatkan jiwa entrepreneurship santri di Pondok Pesantren Wali Salatiga. Tesis Magister, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Maesaroh, S., Abdussalam, A., & Surahman, C. (2024). Efektivitas metode uswah hasanah dalam proses pembelajaran PAI (Studi eksperimen di SMPN 29 Bandung). Tarbawy: Indonesian Journal of Islamic Education, 5(2), 145-162. https://doi.org/10.17509/t.v5i2.16737
Marwiji, M. H., Wahyudin, W., Setiono, J., Qomaruzzaman, B., & Zaqiah, Q. Y. (2024). Integrasi kurikulum pondok pesantren dan madrasah aliyah pada mata pelajaran rumpun Pendidikan Agama Islam di Alwasilah Lilhasanah Islamic Boarding School. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 2528-2535.
Mastuhu. (2025). Dinamika sistem pendidikan pesantren: Suatu kajian tentang unsur dan nilai sistem pendidikan pesantren (Edisi Revisi). Jakarta: INIS.
Muhaimin. (2012, 2025). Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi (Edisi Revisi). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Nur Cholid (2015). Menjadi Guru Profesional, Semarang: CV Presisi Cipta Media. Pustaka Nasional.
Nurul Azizah (2023). Pendidikan Islam Profetik. Konsep Pendidikan Anak Perspektif Hadis Akikah. Fatawa Publishing. UIN Walisongo Semarang.
Copyright (c) 2026 Nur Ulul Faizah, Nur Cholid, Nurul Azizah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





