Dekolonisasi Pengetahuan dan Pengetahuan Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling Multikultural di Indonesia

Main Article Content

Melatika Kurnia Devi
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
Budiyanto Budiyanto
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
Evi Winingsih
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Dominasi paradigma psikologi Barat dalam praktik bimbingan dan konseling di Indonesia sering menimbulkan ketidaksesuaian dengan konteks sosial budaya masyarakat yang kolektivistik dan religius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dekolonisasi pengetahuan serta peran kearifan lokal dalam penguatan praktik konseling multikultural di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait dekolonisasi epistemologi, konseling multikultural, dan kearifan lokal. Teknik analisis dilakukan melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola konseptual dan peluang pengembangan model konseling berbasis indigenous. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konseling yang efektif di Indonesia harus mengintegrasikan nilai kolektivisme, spiritualitas, serta norma budaya lokal sebagai dasar intervensi. Dekolonisasi pengetahuan tidak berarti menolak teori Barat, tetapi melakukan adaptasi kritis agar sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia. Selain itu, kearifan lokal terbukti berperan sebagai landasan epistemologis yang memperkaya praktik konseling, meningkatkan relevansi, serta memperkuat hubungan terapeutik antara konselor dan konseli. Kesimpulannya, integrasi dekolonisasi pengetahuan dan kearifan lokal merupakan langkah strategis dalam membangun praktik konseling multikultural yang kontekstual, etis, dan berakar pada budaya bangsa.


Keywords: dekolonisasi pengetahuan, kearifan lokal, konseling multikultural, epistemologi, bimbingan dan konseling
A’yun, S. Q., Habsy, B. A., & Khusumadewi, A. (2025). Literature Review Konseling Multibudaya: Teknik Konseling Individu yang Responsif Terhadap Keberagaman Budaya. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(1), 88–98.
Corey, G., Corey, M. S., & Callanan, P. (2019). Ethical decision making in the helping professions. Journal of Counseling & Development, 97(2), 176–185. https://doi.org/10.1002/jcad.12258
Corey, G., Corey, M. S., & Callanan, P. (2015). Issues and ethics in the helping professions (9th ed.). Cengage Learning.
Counseling and Values, 63(2), 125–138. https://doi.org/10.1002/cvj.12085
Daniyatillah, D., Budiyanto, B., & Winingsih, E. (2026). Dekolonisasi Pengetahuan dan Penguatan Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling Multikultural di Indonesia. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 1113-1119.
Darni, Akhmad F. (2025). Etika Profesi Konselor: Anlisis Filsafat dalam Praktik Bimbingan dan Konseling. BIKOLING- Jurnal Ilmu Bimbingan dan Konseling 02 (03)
Ethical decision making in counseling. Canadian Journal of Counselling and Psychotherapy, 53(1), 1–15.
Hidayat, A. (2023). Internalisasi Nilai Kearifan Lokal dalam Keilmuan Bimbingan dan Konseling. Indonesian Journal of Educational Counseling, 7(2), 209-221. https://ijec.ejournal.id/index.php/counseli ng/article/view/268/191 https://e-journal.metrouniv.ac.id/elementary/article /view/789/668
Khumairo, A. (2017). Konseling keluarga dalam mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal pada pola pikir anak. Elementary: Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 3(1), 61-71.
Moleski, M., & Kiselica, M. S. (2017). Ethical leadership in counseling. Journal of Counseling Leadership and Advocacy, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.1080/2326716X.2016.1263345
McAuliffe, G. J. (2018). Ethical Maturity in Counseling Practice.
Mubarok, A. K., Az-Zahra, T. A., Choirunisa, L., & Habsy, B. A. (2025). Konseling Kejatmikaan: Integrasi Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling di Indonesia. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(2), 284-293. https://journal.appisi.or.id/index.php/wiss en/article/view/796/1009
Neimeyer, G. J., Taylor, J. M., & Wear, D. (2016). Ethics education in counseling. Ethics & Behavior, 26(1), 1–16. https://doi.org/10.1080/10508422.2014.941908
Nursalam. (2020). Konsep dan Penerapan Metodoligi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan.
Oakley, J., & Cocking, D. (2018). Virtue ethics and professional roles. Journal of Applied Philosophy, 35(2), 331–345. https://doi.org/10.1111/japp.1227Pettifor, J. L. (2019).
Rahmawati, N., Syukur, F., & Darmu'in, D. I. (2023). Local Wisdom-Based Character Building Empowerment at Junior High Schools In Indonesia. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(3), 3892-3905. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i3.3 207
Remley, T. P., & Herlihy, B. (2020). Ethical, legal, and professional issues in counseling (6th ed.). Pearson Educatio
Remley, T. P. (2018). Ethical and legal issues in counseling supervision. Journal of Counseling & Development, 96(1), 22–30. https://doi.org/10.1002/jcad.12177
Rukmana, W. A., Romadhoni, N. F., Irianawati, D. A., Rismawati, M., & Firdausi, F. N. (2024, July). Multicultural Counseling: Exploring Local Wisdom In Counseling Approaches. In International Conference on Guidance and Counseling (Vol. 2, No. 1, pp. 468-476). https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/i cgc/article/view/1294/595
Safitri, N. H. ., Budiyanto, B., & Winingsih, E. (2026). Pengembangan Konseling Multikultural melalui Dekolonisasi Pengetahuan dan Penguatan Kearifan Lokal. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 688-695. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10425
Sandu Siyoto, & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian Dr. Sandu Siyoto, SKM, M.Kes M. Ali Sodik, M.A. 1. Dasar Metodologi Penelitian, 1–109.
Sari, D. P. (2026). Landasan Sosiokultural dan Multikultural dalam Konseling di Indonesia: Tantangan Dikolonisasi Pengetahuan dan Kearifan Lokal Sebagai Landasan Bimbingan dan Konseling. JurnalRisetDanInovasiPembelajaran, 6(1),39–47. https://doi.org/10.51574/jrip.v6i1.4357
Sari, S. F. J., & Fidyatin, I. N. (2025). Pendekatan Bimbingan dan Konseling Berbasis Kearifan Lokal Pesantren. Nusantara of Research: Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 12(1), 47-60. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/efekt or/article/download/25677/4607/63262
Welfel, E. R. (2016). Ethics in counseling: A philosophical perspective. Ethics & Behavior, 26(1), 1–10. https://doi.org/10.1080/10508422.2015.1026591
Wibowo, M. E. (2016). Etika profesi bimbingan dan konseling. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 8(2), 89–98.
Wibowo, A., & Anjar, T. (2017). Internalisasi nilai kearifan lokal (local wisdom) dalam pelaksanaan konseling multikultural dalam pengentasan masalah remaja akibat dampak negatif globalisasi. In Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Bimbingan Dan Konseling (Vol. 1, No. 0, pp. 1-9).https://journal2.um.ac.id/index.php/semb k/article/view/1268
Wicaksono, D. F. (2025). Menumbuhkan Kesadaran Kultural Melalui Layanan BK yang Berbasis Kearifan Lokal. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 311-318. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.p hp/kkn/article/view/6420/4218
Zuhri, S. (2019). Filsafat moral dan profesi pertolongan. Jurnal Filsafat, 29(1), 65–82.