Sinergi Link and Match 4.0: Mengonversi Kemitraan Smkn 1 Kongbeng - Dunia Industri Menjadi Pusat Inovasi Berbasis Teaching Factory
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v5i5.5801Keywords:
link and match 4.0, teaching factory, pusat inovasi, kemitraan industriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Link and Match 4.0 dalam penguatan kemitraan antara SMKN 1 Kongbeng dan dunia industri serta merumuskan strategi konversi kemitraan tersebut menjadi pusat inovasi berbasis Teaching Factory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang diintegrasikan dengan analisis SWOT, Matriks TOWS, dan GAP Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Link and Match 4.0 telah berjalan melalui sinkronisasi kurikulum dengan mitra industri, pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), pelibatan dunia usaha dan dunia industri sebagai asesor eksternal dalam uji kompetensi, serta program guru tamu yang memperkuat budaya kerja dan keselamatan kerja. Kemitraan sekolah–industri telah menunjukkan karakteristik kemitraan substantif pada aspek kurikulum dan pembelajaran, namun masih memerlukan penguatan pada aspek produksi dan inovasi untuk mendukung pengembangan Teaching Factory yang terintegrasi. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan utama pada keselarasan kurikulum dan pembelajaran berbasis kerja, sementara kelemahan utama terletak pada integrasi produksi internal dan tata kelola unit produksi. Berdasarkan analisis TOWS dan GAP, strategi pengembangan difokuskan pada integrasi pembelajaran dan produksi, penguatan tata kelola profesional, penerapan evaluasi berbasis CIPP, serta pengembangan kolaborasi triple helix antara sekolah, industri, dan pemerintah daerah. Strategi tersebut diharapkan dapat mendukung transformasi SMKN 1 Kongbeng menjadi pusat inovasi berbasis Teaching Factory yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
References
Ahmanda, W., Maulana, A., Murtinugraha, R. E., & Arifah, S. (2022). Implementasi Program SMK Pusat Keunggulan Dilihat dari Konsep 8+i Link and Match. Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan, 2(2), 59–74. https://doi.org/10.17509/jptb.v2i2.51290
Choi, S. J., Jeong, J. C., & Kim, S. N. (2019). Impact of Vocational Education and Training on Adult Skills and Employment: An Applied Multilevel Analysis. International Journal of Educational Development, 66, 129–138. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2018.09.007
de Guzman, A. B., & Choi, K. O. (2013). The Relations of Employability Skills to Career Adaptability Among Technical School Students. Journal of Vocational Behavior, 82(3), 199–207. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2013.01.009
Deutscher, V., & Winther, E. (2018). Instructional Sensitivity in Vocational Education. Learning and Instruction, 53, 21–33. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2017.07.004
Firdaus, S., Mulyawan, F. D., & Fajriana, M. (2021). Pengaruh Teaching Factory Terhadap Kreatifitas, Kompetensi, serta Inovasi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Inovasi Kurikulum, 18(1), 95–103. https://doi.org/10.17509/jik.v18i1.42672
Fortunata, S. F., Timan, A., & Supriyanto, A. (2021). Integrasi Metode Six Sigma Ke Dalam Program Pembelajaran Teaching Factory Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Peserta Didik Di SMKN 3 Malang. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 21–32. https://doi.org/10.21009/jmp.v12i01.11099
Handayati, P., Wulandari, D., Soetjipto, B. E., Wibowo, A., & Narmaditya, B. S. (2020). Does Entrepreneurship Education Promote Vocational Students’ Entrepreneurial Mindset? Heliyon, 6(11), e05426. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e05426
Hariyanto, W. (2021). Desain Implementasi Badan Layanan Umum Daerah Pada Sekolah Menengah Kejuruan Sebagai Penguatan Pembelajaran Berbasis Industri. JAMP: Jurnal Adminitrasi Dan Manajemen Pendidikan, 4(2), 121–138. https://doi.org/10.17977/um027v4i12021p121
Inderanata, R. N., & Sukardi, T. (2023). Investigation Study of Integrated Vocational Guidance on Work Readiness of Mechanical Engineering Vocational School Students. Heliyon, 9(2). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e13051
Kholifah, N., Nurtanto, M., Mutohhari, F., Hamid, M. A., Mutiara, I., Setiawan, D., & Saputro, I. N. (2025). Factors Influencing Student Career Choice in Vocational Education in Indonesia: A Mediating Effect of Self-Efficacy. Social Sciences and Humanities Open, 11, 101369. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101369
Khurniawan, A. W., Sailah, I., Muljono, P., Indriyanto, B., & Maarif, M. S. (2021). Efektivitas Pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan Berstatus Badan Layanan Umum Daerah (SMK-BLUD). Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen, 7(2), 512–522. https://doi.org/10.17358/jabm.7.2.512
Kristian, D., Yoto, & Widiyanti. (2023). Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory SMK Swasta Di Kota Malang. Jurnal Teknik Mesin Dan Pembelajaran, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.17977/um054v6i1p1-10
Liu, P., Liu, K., Li, J., Zhao, Y., & Wang, G. (2024). Predictive Analysis and Correlational Exploration of Public and Academic Attention in Secondary Vocational Education. Heliyon, 10(4), e25947. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e25947
Nada, U. F., AM, M., & Sholihah, N. (2022). Program Pelatihan Kewirausahaan Dalam Jasa Layanan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Dalam Meningkatkan Sikap Mandiri Siswa Di SMK Negeri 1 Surabaya. Jurnal Administrasi Pendidikan Islam, 4(2), 201–212. https://doi.org/10.15642/japi.2022.4.2.201-212
Nurtanto, M., Sofyan, H., Pardjono, P., & Suyitno, S. (2020). Development Model for Competency Improvement and National Vocational Qualification Support Frames in Automotive Technology. International Journal of Evaluation and Research in Education, 9(1), 168–176. https://doi.org/10.11591/ijere.v9i1.20173
Qolik, A., Yoto, Marsono, Suyetno, A., Nurmalasasi, R., & Tjiptady, B. C. (2021). Evaluasi CIPP Teaching Factory untuk Pengembangan dan Penjaminan Mutu Peserta Didik. Jurnal Teknik Mesin Dan Pembelajaran, 4(2), 91–96. https://doi.org/10.17977/um054v4i2p91-96
Suharno, Pambudi, N. A., & Harjanto, B. (2020). Vocational Education in Indonesia: History, Development, Opportunities, and Challenges. Children and Youth Services Review, 115, 105092. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.105092
Sulistiobudi, R. A., & Kadiyono, A. L. (2023). Employability of Students in Vocational Secondary School: Role of Psychological Capital and Student-Parent Career Congruences. Heliyon, 9(2), e13214. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e13214
Triyana, A., P, C. W. W., & Aziz, I. V. (2022). Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Melalui Unit Produksi “Siklus” dengan Strategi Pembelajaran Teaching Factory Menuju Sekolah Pencetak Wirausaha. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.20961/jpd.v10i1.64410
Yuanita, S. M., Supriyanto, A., & Mustiningsih. (2020). Manajemen Kemitraan Madrasah Aliyah Dengan Balai Latihan Kerja Dalam Program Keterampilan. JAMP: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 3(3), 283–298. https://doi.org/10.17977/um027v3i32020p283
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indah Ratna Purwanti, Syalma Faradilla Nur, Nadia Rahma, Azainil Azainil, Laili Komariyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




