Analisis Wayfinding Parkir Basement Aloon-Aloon Masjid Agung Semarang sebagai Parkir Komunal di Kawasan Heritage Johar-Kauman

Authors

  • Puji Hadianti Ardhana Reswari Universitas Diponegoro
  • R. Siti Rukayah Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v5i7.5903

Keywords:

Kawasan Heritage, Parkir Komunal, Sistem Wayfinding, Identitas Visual, Wayfinding Perkotaan.

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem wayfinding pada parkir basement Aloon-Aloon Masjid Agung Semarang sebagai parkir komunal di kawasan heritage Johar-Kauman. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya kebutuhan sistem parkir yang terorganisir di kawasan heritage perkotaan yang tidak hanya menuntut fungsi navigasi, tetapi juga integrasi kontekstual dengan nilai-nilai budaya setempat. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas elemen wayfinding eksisting dalam mendukung orientasi dan sirkulasi pengguna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan analisis spasial terhadap elemen-elemen wayfinding yang meliputi signage, node, marka lantai, pencahayaan, landmark, serta identitas visual kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen utama seperti signage, node, pencahayaan, dan landmark telah tersedia dan cukup berfungsi, namun inkonsistensi visual pada signage internal, keterbatasan penandaan zona parkir, serta pemudaran marka lantai menurunkan efektivitas sistem secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas wayfinding tidak hanya ditentukan oleh keberadaan elemen fisik, tetapi juga oleh konsistensi visual, pemeliharaan berkelanjutan, dan integrasi antara aspek fungsional dengan identitas budaya kawasan heritage. Penelitian ini memberikan implikasi praktis berupa rekomendasi pengembangan sistem wayfinding terintegrasi yang mampu menggabungkan kejelasan fungsional dan identitas budaya dalam parkir komunal berbasis kawasan heritage.

References

Arthur, Paul, & Passini, Romedi. (1992). Wayfinding: people, signs, and architecture.

Calori, C. (2007). Environmental graphics: Principles and practice. Wiley.

Calori, C., & Vanden-Eynden, D. (2015). Signage and wayfinding design: A complete guide to creating environmental graphic design systems (2nd ed.). Wiley.

Carpman, J. R., & Grant, M. A. (2002). Wayfinding: A broad view. In R. B. Bechtel & A. Churchman (Eds.), Handbook of environmental psychology (pp. 427–442). Wiley.

Fewings, R. (2001). Wayfinding and airport terminal design. The Journal of Navigation, 54(2), 177–184. https://doi.org/10.1017/S0373463301001371

Groat, L., & Wang, D. (2013). Architectural research methods (2nd ed.). Wiley.

Hunter, J., & Timpf, S. (2015). Methods for evaluating wayfinding systems. Journal of Spatial Information Science, 2015(10), 23–47. https://doi.org/10.5311/JOSIS.2015.10.201

Lynch, K. (1960). The image of the city. MIT Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

O’Neill, M. J. (1991). Effects of signage and floor plan configuration on wayfinding accuracy. Environment and Behavior, 23(5), 553–574. https://doi.org/10.1177/0013916591235002

Passini, R. (1992). Wayfinding in architecture. Van Nostrand Reinhold.

Rukayah, R. S. (2012). Bazaar in urban open space as contain and container case study: Alun-alun Lama and Simpang Lima Semarang, Central Java, Indonesia. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 50, 741–755. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.08.077

Rukayah, R. S., Sardjono, A. B., Abdullah, M., & Etenia, A. (2020). The conservation of Old Johar Market Building. Asian Journal of Environment-Behaviour Studies, 5(17), 49–62. https://doi.org/10.21834/e-bpj.v5i17.2223

Rukayah, S., Respati, P. D., & Susilo, S. E. S. (2016). Morphology of traditional city center in Semarang: Towards adaptive re-use in urban heritage. Environment-Behaviour Proceedings Journal, 1(4), 109–118. https://doi.org/10.21834/e-bpj.v1i4.378

Weisman, J. (1981). Evaluating architectural legibility: Wayfinding in the built environment. Environment and Behavior, 13(2), 189–204. https://doi.org/10.1177/0013916581132004

Downloads

Published

2026-07-15