Perbandingan Efektifitas Edukasi tentang Tuberkulosis oleh Tenaga Kesehatan dan kader Kesehatan terhadap Pengetahuan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v5i6.5913Keywords:
Tuberkulosis, Edukasi, tenaga kesehatan, kader kesehatanAbstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular memerlukan penanganan yang komprehensif dalam kaskade pengobatan. Penemuan kasus TB yang rendah terjadi akibat kurangnya pengetahuan/kesadaran masyarakat untuk ke layanan kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat menjadi jalan keluar untuk meningkatkan pengetahuan. Masalah di puskesmas adalah tenaga kesehatan kurang, sehingga layanan dan edukasi tidak maksimal. Tujuan penelitian untuk menilai apakah kader kesehatan mampu membantu melakukan edukasi tentang TB sehingga bisa melengkapi kekurangan tenaga kesehatan. Penelitian dilakukan dengan desain quasy experiment, two group pre-post test, pada masyarakat di wilayah kerja 6 puskesmas di Kota Ternate. Kegiatan menggunakan lembar edukasi yang dibuat menggunakan bahasa Ternate. Dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok edukasi oleh tenaga kesehatan dan oleh kader kesehatan. Dilakukan pre-test, edukasi dan post- test. Kriteria inklusi: usia ?18 tahun, melek huruf, dan bersedia. Uji Wilcoxon untuk efektivitas tiap kelompok; uji Mann Whitney untuk beda hasil post-test dan peningkatan skor antar kelompok. Hasil: Telah dilakukan edukasi pada 81 orang, yang dilakukan tenaga kesehatan sebanyak 40 orang dan oleh kader kesehatan 41 orang. Didapatkan hasil yang bermakna secara statistik pada kelompok kader kesehatan dengan ?= 0,000 dan bermakna secara statistik pada kelompok tenaga kesehatan dengan ?= 0,000 Kesimpulan: Edukasi tentang TB yang dilakukan tenaga kesehatan maupun kader kesehatan menunjukkan efektifitas yang sama dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TB, sehingga kader bisa melengkapi kekurangan tenaga kesehatan di puskesmas dalam program edukasi.
References
Apriani, L., McAllister, S., Sharples, K., Nurhasanah, H., Aini, I. N., & Susilawati, N. (2022). Tuberculosis infection control measures and knowledge in primary health centres in Bandung, Indonesia. Journal of Infection Prevention, 23(2), 49–58. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8941593/pdf/10.1177_17571774211046880.pdf
Chavez-Rimache, L., & Ugarte-Gil, C. (2023). The community as an active part in the implementation of interventions for the prevention and control of tuberculosis: a scoping review. MedRxiv, 1–18. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9882411/
Fika, L., Azmi, D., Abdillah, I. L., & Saputra, D. A. (2026). Optimalisasi Peran Kader Dalam Penanggulangan Tuberkulosis Melalui Program Pakar Berani di Puskesmas Banguntapan II Bantul. Jurnal Medika, 5(2), 1823–1832. https://jmedika.com/index.php/medika/article/view/978/696
Johnson, T. S., Nanziri, L., Gupta, A. J., & Ggita, J. M. (2026). Effectiveness of routine tuberculosis education in a high-burden setting: A prospective observational cohort study. PLoS ONE, 21(3), 1–13. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0344250
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Gerakan Indonesia Akhiri TBC. https://kemkes.go.id/id/indonesias-movement-to-end-tb
Marwah, M., Rekawati, E., Nursasi, A. Y., & Sari, I. P. (2024). Health Education Influences Tuberculosis Prevention Behavior: A Systematic Review. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(2), 365–374. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v16i2.2534
Pebryanti, P., Restuastuti, T., & Zahtamal. (2017). Pengetahuan dan Tindakan Kader TB Dalam Upaya Pengendalian TB Paru di Kabupaten Kepulauan Meranti. JOM FK, 4(2), 1–14. https://media.neliti.com/media/publications/189080-ID-pengetahuan-dan-tindakan-kader-tb-dalam.pdf
Subbaraman, R., Jhaveri, T., & Nathavitharana, R. R. (2020). Closing gaps in the tuberculosis care cascade: an action-oriented research agenda. Journal of Clinical Tuberculosis and Other Mycobacterial Diseases, 19, 100144. https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S2405579419300683
Sudarmo, E., Prihanto, D., Santoso, P., Setiawati, E. P., & Ruslami, R. (2025). Identifying Gaps in the Multidrug-Resistant Tuberculosis (MDR-TB) Cascade of Care: Barriers and. Journal of Health Research, 39(4).
Syafar, M., Syam, R. C., & Yant, I. H. (2024). Efektivitas Media Edukasi pada Kader Pendamping dan Kontak Erat Pasien TB Paru di Kabupaten Pangkep. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(4), 913–918. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/4836/3814
Tunny, H., & Waliulu, S. H. (2026). Efektivitas Edukasi Terapi Pencegahan Tuberkulosis Terhadap Pengetahuan Anggota Keluarga Penderita Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Kairatu. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(1), 119–128.
World Health Organization. (2024). Global tuberculosis report 2024. World Health Organization. https://www.who.int/teams/global-programme-on-tuberculosis-and-lung-health/tb-reports/global-tuberculosis-report-2024
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eko Sudarmo Dahad Prihanto, Fathiyah Suma , Sonia Buyung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




