Analisis Keterkaitan Efisiensi Operasional Rawat Inap dan Kinerja Keuangan RSUD XYZ Kota Depok Pasca-Transisi Status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v5i7.5940Keywords:
BLUD, Kinerja Pelayanan Rumah Sakit, Kinerja Keuangan, Efisiensi Rawat Inap, Transisi Pasca- PandemiAbstract
Penerapan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan bagi rumah sakit umum daerah, yang secara teoritis dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja keuangan. Namun, studi empiris menunjukkan bahwa otonomi tersebut tidak secara otomatis menjamin hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara efisiensi operasional pelayanan rawat inap dan kinerja keuangan di RSUD XYZ Kota Depok pada periode 2021–2023, khususnya dalam konteks transisi pasca-pandemi COVID-19. Dengan menggunakan paradigma post-positivisme, penelitian ini menerapkan pendekatan metode campuran (mixed methods), yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi indikator efisiensi rawat inap Bed Occupancy Rate (BOR), Average Length of Stay (ALOS), Turn Over Interval (TOI), dan Bed Turn Over (BTO) serta data pendapatan BLUD. Analisis kualitatif mengintegrasikan hasil wawancara semi-terstruktur dengan manajemen rumah sakit (Direktur dan Kepala Bagian Keuangan) untuk memberikan konteks pada tren kuantitatif. Temuan kuantitatif menunjukkan bahwa efisiensi rawat inap belum optimal, dengan rata-rata BOR (52,93%) dan BTO (36,18 kali) berada di bawah standar Kementerian Kesehatan RI, sementara TOI (5,07 hari) masih terlalu tinggi. Pada saat yang sama, total pendapatan BLUD merosot tajam sebesar 45,1% pada tahun 2022 dan tahun 2023 merosot 9,7%, terutama didorong oleh penurunan drastis pendapatan jasa layanan. Dari wawancara kualitatif mengungkap bahwa kemerosotan pendapatan ini disebabkan oleh penghentian klaim penggantian biaya COVID-19 dari pemerintah pusat, keterlambatan klaim BPJS Kesehatan, serta lambatnya pemulihan kunjungan pasien umum. Fleksibilitas yang ditawarkan oleh status BLUD memerlukan tata kelola klinis yang kuat, strategi keuangan yang adaptif, dan pemasaran layanan yang proaktif untuk menghadapi transisi lingkungan makro serta memastikan keberlanjutan rumah sakit jangka panjang.
References
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dubas-Jakóbczyk, K., Kocot, E., & Kozie?, A. (2020). Financial performance of public hospitals: A cross-sectional study among Polish providers. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(7), 2188. https://doi.org/10.3390/ijerph17072188
Dubas-Jakóbczyk, K., Kocot, E., Tambor, M., Szetela, P., Kostrzewska, O., Siegrist Jr., R. B., & Quentin, W. (2022). The association between hospital financial performance and the quality of care – A scoping literature review. International Journal of Health Policy and Management, 11(12), 2816–2828. https://doi.org/10.34172/ijhpm.2022.6957
Guerra, M., Morgan, B. F., & Alves, M. C. (2022). Financial performance and profile of Brazilian hospitals. Journal of Health Management, 24(2), 175–186. https://doi.org/10.1177/09720634221088056
Indonesia, D. K. R. (2005). Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Rumah Sakit dan Indikator Efisiensi Barber-Johnson. Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik.
Hood, C. (1991). A Public Management for All Seasons? Public Administration, 69(1), 3-19. https://doi.org/10.1111/j.1467-9299.1991.tb00779.x
Istianto, B., & Wahyurudhanto, A. (2023). The role of good governance in transmitting the influence of new public management and leadership in public servants' performance. Jurnal Studi Pemerintahan, 13(2), 263–280. https://doi.org/10.18196/jgp.v13i2.1444
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4718/2021 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan COVID-19. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Mahmudi. (2019). Manajemen Kinerja Sektor Publik: Edisi Ketiga. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik: Edisi Terbaru. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Oktavia, D. C., & Wahid, A. (2024). Analisis Dampak Transisi Regulasi Pembiayaan Kesehatan Pasca-Pandemi terhadap Likuiditas Rumah Sakit Daerah BLUD. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 13(01), 12-24.
Oktavia, D. C., Maslichah, & Mahsuni, A. W. (2023). Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Rumah Sakit (Studi Kasus pada RSUD Nganjuk). e-Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 12(08), 45-58.
Osborne, D., & Gaebler, T. (1992). Reinventing Government: How the Entrepreneurial Spirit is Transforming the Public Sector. Reading, MA: Addison-Wesley.
Pemerintah Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah. Jakarta: Kementerian Dalam Negeri.
RSUD XYZ. (2023). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) RSUD Kota Depok Tahun 2021-2023. Depok: RSUD XYZ.
Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2019). Research Methods for Business Students (8th ed.). Harlow: Pearson Education.
Sulistyowati, H., & Sunaningsih, S. N. (2022). Implementasi pengelolaan keuangan puskesmas setelah berstatus menjadi BLUD (Studi kasus di Puskesmas Magelang Selatan). Jurnal Bina Akuntansi, 10(1), 110–131. https://doi.org/10.52859/jba.v10i1.284
Tambuwun, F., Usu, I., Lamuda, I., & Abdullah, J. (2023). Analisis kinerja keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Zainal Umar Sidiki Kabupaten Gorontalo Utara. Wahana, 75(1), 97–104. https://doi.org/10.36456/wahana.v75i1.7351
Turnip, H., & Soewondo, P. (2022). Analisis manajemen anggaran pada rumah sakit rujukan di masa pandemi Covid-19. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 7(2), 124–135. https://doi.org/10.7454/eki.v7i2.5993
Yuniastuti, E. (2022). Evaluasi Kinerja Keuangan dan Kinerja Pelayanan pada Rumah Sakit Umum Daerah Bendan Kota Pekalongan Tahun 2016-2020. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Sektor Publik, 3(2), 112-125.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Latifah Latifah, Roy Valiant Salomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




