Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kesadaran Kebencanaan Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Lumbir Kabupaten Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v5i7.5957Keywords:
Pembelajaran Berbasis Proyek, Teknologi Digital, Kesadaran Kebencanaan, SMP, Mitigasi BencanaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi digital dalam Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) untuk meningkatkan kesadaran kebencanaan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lumbir, Kabupaten Banyumas. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya kerawanan bencana di Indonesia dan rendahnya kesadaran kebencanaan di kalangan siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis proyek berbantuan teknologi digital, dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes pengetahuan, angket kesadaran kebencanaan, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dan inferensial untuk mengukur peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam PjBL dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai jenis bencana, tindakan mitigasi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Siswa lebih termotivasi, terlibat aktif, dan mampu menghasilkan produk proyek yang aplikatif, seperti video edukasi dan peta risiko bencana berbasis digital. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan media digital dalam pendidikan kebencanaan serta penggunaan PjBL untuk membangun generasi muda yang sadar dan tangguh terhadap bencana.
References
Ability, Mahardhika, L., & Hardianti, R. D. (2025). Implementation of PJBL-STEM on Disaster Mitigation Sub-Matter to Improve Students’ Problem Solving Ability. Journal of Environmental and Science Education, 5(2), 142–149.
Ahmad, dkk. (2025) Implemetasi Deep Learning pada Pembelajaran Matematika SMP. Purwokerto.Amerta Media
Ar?kan, A., Bilen, M., & Alada?, E. (2024). Investigating the impact of technology-supported 3E learning model in disaster education. Education and Information Technologies, 29(16), 21379–21409. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12731-x
Artikel+Herninda+Tarisa+W_Geo+2018_117. (n.d.).
BNPB. (2017). Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana. Jakarta: BNPB.
BNPB. (2018). Pendidikan Kebencanaan di Sekolah. Jakarta: BNPB.
Cutter, S. L., Burton, C. G., & Emrich, C. T. (2008). Disaster resilience indicators for benchmarking baseline conditions. Journal of Homeland Security and Emergency Management, 5(1).
Hasan, M., Abrar, A. K., Tahir, T., Budiwati, N., & Sulistyowati, R. (2026). Social Sciences & Humanities Open Unleashing dual literacies through digital growth mindset?: A multitheoretical study of entrepreneurship learning in higher education for Generation Z. Social Sciences & Humanities Open, 13(August 2025), 102451. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2026.102451
Helwig, N. E., Hong, S., & Hsiao-wecksler, E. T. (2021). Metode Penelitian Kualitatif dan metode penelitian kuantitatif. In Alvabeta. CV (Issue January).
Hofer, S. I., & Reinhold, F. (2025). Scaffolding of learning activities: Aptitude-treatment-interaction effects in math? Learning and Instruction, 99(June 2024), 102177. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2025.102177
Iba, Z., & Wardhana, A. (2024). Landasan Teori, Kerangka Pemikiran, Penelitian Terdahulu, & Hipotesis (pp. 137–166).
LIPI. (2016). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Mengantisipasi Bencana Alam. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Meli, P. (n.d.). Distance Education?: Teaching And Learning In A Project-Based World About the Author.
Nahartyo, Ertambang & Intiyas Utami, Dr. (2019) Panduan Praktis Riset Ekperimen. Jakarta: Indeks.
Nirwansyah, Anang Widhi & Sriyanto,Dr. (2025). Pendidikan Kebencanaan Berbasis Pengetahuan Lokal. Yogyakarta: Deepublish.
Pembelajaran_Berbasis_Proyek_Projects_BA. (n.d.).
Rahyono, F. X. (2009). Kearifan Budaya dalam Kata. Jakarta: Wedatama Widyasastra.
Rusilowati, A., Supriyadi, & Widiyatmoko, A. (2012). Pembelajaran mitigasi bencana alam berbasis konstruktivisme. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 8(1).
Setyowati, D. L. (2014). Pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal. Jurnal Geografi, 11(2).
Sopaheluwakan, J., dkk. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Mengantisipasi Bencana. Jakarta: LIPI.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syafri, Edi; Endrizal, N. (2020). Manajemen Mitigasi Bencana. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Triatmadja, R. (2010). Mitigasi Bencana Alam. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Triyono. (2014). Pendidikan Kebencanaan sebagai Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Geografi, 19(2), 45–52.
UNDRR. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. Geneva: United Nations.
Williams, K. A. (2024). 64 - Disaster Education and Research (G. B. T.-C. D. M. (Third E. Ciottone (Ed.); pp. 415–420). Elsevier. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-0-323-80932-0.00064-1
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sulimah, Beny Wijarnako K, Asep Daud Kosasih, Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




