Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Konsep Bermain pada Pembelajaran di TK Puteri Sakinah Tangerang

Authors

  • Isma Nuraini Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Titi Rachmi Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Nurul Fitria Kumala Dewi Universitas Muhammadiyah Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v5i8.6038

Keywords:

Strategi Guru, Konsep Bermain, Pembelajaran Anak Usia Dini

Abstract

Bermain merupakan karakteristik utama dalam pembelajaran anak usia dini dan menjadi sarana efektif untuk mendukung perkembangan anak secara holistik. Namun, dalam praktik pembelajaran di PAUD, integrasi konsep bermain belum sepenuhnya diterapkan secara optimal oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam mengintegrasikan konsep bermain dalam pembelajaran di TK Puteri Sakinah Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelompok usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengintegrasikan konsep bermain dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada anak, pelaksanaan pembelajaran dengan peran guru sebagai fasilitator yang memberikan ruang eksplorasi dan interaksi sosial, serta penilaian berbasis proses perkembangan anak. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini meliputi kreativitas guru, dukungan kepala sekolah, dan ketersediaan media bermain yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan profesional, serta pemahaman guru yang masih beragam tentang integrasi bermain dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis bermain sesuai dengan teori konstruktivisme sosial Vygotsky dan mampu mendukung perkembangan kognitif, sosial, emosional, bahasa, dan kreativitas anak secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peran guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis bermain yang bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, serta menjadi acuan bagi guru, lembaga PAUD, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan kualitas pembelajaran di PAUD.

References

Apriyani, N. A. N. (2022). Metode bermain dalam pembelajaran anak usia dini. Hamka Ilmu Pendidikan Islam, 2(01), 115–125. https://doi.org/10.19109/ra.v5i2.8933

Sehati, R., & Pohan, S. (2025). Implementasi Pembelajaran Berbasis Bermain melalui Engagement Belajar Anak Usia Dini. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(2), 235–239. https://doi.org/10.55545/socius.v3i2.2265

Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan belajar pada anak usia dini. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 159–176. https://journals.raskhamedia.or.id/index.php/jupaud/article/view/67

Rachmi, T. (2016). Pengaruh Permainan Terhadap Kemampuan Interpersonal Pada Siswa Kelas I Sekolah Dasar. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 14(3). https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v14i3.1082

Limbong, C. Y., Pardede, S. R., Padang, D., & Rehenda, E. (2024). Bermain sambil belajar: Strategi Pembelajaran Kreatif di Pendidikan Anak Usia Dini ramah anak. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 521–530. https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/kiddo/article/view/12740

Rasyad, I., & Wulandari, S. R. (2024). Strategi Guru Dalam Mengoptimalkan Interaksi Siswa Di Kelas. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(4), 81-88. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i4.1876

Khodijah, S., & Rizki, C. A. (2025). The Role of Play Methods in Developing Creativity in Early Childhood. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–6.

Nurhayati, F. (2022). Dampak Kegiatan Bermain Peran Dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 15–21. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i1.212

Pratiwi, W. (2017). Konsep Bermain Pada Anak Usia Dini. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 106–117. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v5i2.395

Hasnah, S., Gusnarib, G., & Rahmah, H. (2024). Metode Pembelajaran Bermain: Apakah Berpengaruh Terhadap Perkembangan Karakter Sosial Anak Usia Dini? Jurnal Obsesi : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 8(6). https://doi.org/10.26858/pembelajar.v8i1.20567

Bachtiar, M. Y. (2024). Pengaruh bermain peran terhadap kemampuan sosial anak taman kanak-kanak. PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(1). https://ojs.unm.ac.id/pembelajar/article/view/20567

Fatimah, S., Sukrin, S., & Kusumawati, Y. (2025). Strategi Guru PAUD dalam Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Memenuhi Keberagaman Gaya Belajar Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(2), 644–659. https://doi.org/10.55887/jppi.v9i1.1402

Nuraeni, N. (2014). Strategi pembelajaran untuk anak usia dini. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 2(2), 143–153. https://doi.org/10.33394/j-ps.v2i2.269509

Handayani, B. V., & Adnyana, P. B. (2024). Studi Kualitatif Tentang Peningkatan Keterampilan Kognitif, Sosial Dan Pemecahan Masalah Pada Anak Usia Dini Melalui Model Pembelajaran Steam Berbasis Konstruktivisme. Consilium: Education and Counseling Journal, 5(1), 166-176. https://doi.org/10.36841/consilium.v5i1.5414

Vygotsky, L.S. (1962). Thought and Language. Cambridge, MA: MIT Press.

Vygotsky, L.S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press

Vygotsky, L. S. (1987). Thinking and speech. In R.W. Rieber & A.S. Carton (Eds.), The collected works of L.S. Vygotsky, Volume 1: Problems of general psychology (pp. 39–285). New York: Plenum Press. (Original work published 1934.)

Downloads

Published

2026-08-06