Transformasi Komunikasi Kesehatan Publik di Era Digital Satu Sehat Antara Disrupsi Informasi dan Inovasi Strategi (telemedicine)

Authors

  • Wiwik Viatiningsih Universitas Esa Unggul
  • Juandanilsyah Universitas Esa Unggul
  • Safiani A. Faaroek Universitas Esa Unggul
  • Juni Adi Putra Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v5i6.6053

Keywords:

Komunikasi Kesehatan Publik, Era Digital, Literasi Kesehatan, Misinformasi, Pemanfatan Data Rekam Medis Elektronik

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam praktik komunikasi kesehatan publik, khususnya dalam hal produksi, distribusi, dan konsumsi informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi kesehatan masyarakat di era digital dengan menyoroti tantangan utama serta peluang strategis yang muncul. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah terkini yang relevan dengan komunikasi kesehatan dan transformasi digital dengan pemanfaatan data rekam medis elektronik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemajuan digital membuka akses informasi kesehatan yang lebih luas dan cepat, serta memungkinkan terjadinya interaksi dua arah antara penyedia informasi dan masyarakat. Namun, kondisi ini juga diiringi dengan meningkatnya penyebaran misinformasi dan disinformasi yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan. Selain itu, kesenjangan literasi digital dan akses teknologi masih menjadi hambatan dalam pemerataan informasi kesehatan. Di sisi lain, pemanfaatan media sosial, teknologi telemedicine, serta pendekatan komunikasi berbasis komunitas memberikan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas kampanye kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang adaptif, berbasis bukti, serta didukung oleh peningkatan literasi digital masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi komunikasi kesehatan di era digital menjadi kunci penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

References

Adam, S., & Kusuma, Y. P. (2024). Komunikasi massa dan media baru: Menjadi manusia di tengah gelombang media. CV Eureka Media Aksara.

Alieffiansyah, M. K., Arifin, M. Z., & Ismail, I. (2024). Tantangan dan peluang MSDM terhadap perkembangan teknologi. Jurnal Media Akademik.

Cholik, C. A. (2021). Perkembangan teknologi informasi komunikasi (ICT) dalam berbagai bidang. Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan, 2(2), 39–46.

Chou, W.-Y. S., Gaysynsky, A., & Cappella, J. N. (2024). Prevalence of health misinformation on social media—Challenges and mitigation before, during, and beyond the COVID-19 pandemic: Scoping literature review. Journal of Medical Internet Research, 26, e38786. https://doi.org/10.2196/38786

Guo, Z., Schlichtkrull, M., & Vlachos, A. (2021). A survey on automated fact-checking. Transactions of the Association for Computational Linguistics, 9, 838–861. https://doi.org/10.1162/tacl_a_00454

Jacobs, W., Amuta-Jimenez, A. O., & Jeon, K. C. (2024). Digital health literacy and its association with sociodemographic characteristics, health resource use, and health outcomes: Rapid review. Interactive Journal of Medical Research, 13, e46888. https://doi.org/10.2196/46888

Kaunang, D. R., Adam, A., & Alim, A. (2025). Transformasi pola komunikasi pegawai dalam pelayanan kesehatan publik di era digital: Studi sosiokultural. Jurnal Mitrasehat, 15(3), 1096–1111.

Moorhead, S. A., Hazlett, D. E., Harrison, L., Carroll, J. K., Irwin, A., & Hoving, C. (2019). A new dimension of health care: Systematic review of the uses, benefits, and limitations of social media for health communication. Journal of Medical Internet Research, 21(6), e12434. https://doi.org/10.2196/12434

Naeem, S. B., Bhatti, R., & Khan, A. (2025). Unravelling the infodemic: A systematic review of misinformation dynamics during the COVID-19 pandemic. Frontiers in Communication, 10, 1560936. https://doi.org/10.3389/fcomm.2025.1560936

Naslund, J. A., Aschbrenner, K. A., Araya, R., Marsch, L. A., Unützer, J., Patel, V., & Bartels, S. J. (2019). Digital technology for treating and preventing mental disorders in low-income and middle-income countries: A narrative review of the literature. The Lancet Psychiatry, 6(6), 486–500. https://doi.org/10.1016/S2215-0366(19)30096-2

Prasetyo, P., Olifia, S., & Judijanto, L. (2026). Pengantar komunikasi media digital. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Rachmaningtyas, N. A., Nugroho, R., & Susanto, T. D. (2024). Digital health literacy: Bibliometric analysis of publication concept development and trends. Proceeding of International Conference on Communication and Media Digital, 3(1), 1–12.

Saputra, A. M. A., Kharisma, L. P. I., Rizal, A. A., Burhan, M. I., & Purnawati, N. W. (2023). Teknologi informasi: Peranan TI dalam berbagai bidang. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Sari, I. (2026). Media komunikasi pemerintahan: Teori, praktik, etika, dan tantangan demokrasi digital. CV Eureka Media Aksara.

Segara, K. G., & Nasution, M. I. P. (2025). Perkembangan teknologi informasi di Indonesia: Tantangan dan peluang. Journal Sains Student Research, 3(1), 21–33.

Shuja, K. H., Aqeel, M., Jaffar, A., & Ahmed, A. (2023). COVID-19 pandemic and impending global mental health implications. Psychiatria Danubina, 32(1), 32–35. https://doi.org/10.24869/psyd.2020.32

Solihin, O., Abdullah, A. Z., et al. (2023). Komunikasi kesehatan era digital: Teori dan praktik. Prenada Media.

Srg, R. A. M., & Usiono, U. (2024). Peran media digital dalam meningkatkan keterlibatan dan partisipasi publik: Transformasi komunikasi di era informasi dan sosial. Journal Sains Student Research, 2(6), 506–513.

Sulianta, F. (2025). Masyarakat digital: Tren, tantangan, dan perubahan di era teknologi. Feri Sulianta.

Wicaksono, Y., Pratama, A., & Widiyantoro, S. (2024). Challenges and prospects in Indonesia's rural digital health. The Open Public Health Journal, 18, e18749445393540. https://doi.org/10.2174/0118749445393540

Downloads

Published

2026-06-29