Peran Kesadaran Masyarakat dalam Mengatasi Kerawanan Perbatasan: Studi Kasus Perlintasan Ilegal
Downloads
Perlintasan ilegal merupakan salah satu bentuk ancaman asimetris yang masih sering terjadi di wilayah perbatasan Indonesia. Aktivitas ini tidak hanya mengancam kedaulatan negara, tetapi juga berdampak serius terhadap stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran kesadaran masyarakat dalam mengatasi perlintasan ilegal, dengan fokus pada studi kasus di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Entikong (Kalimantan Barat) dan Pulau Sebatik (Kalimantan Utara). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali persepsi, sikap, dan tindakan masyarakat lokal dalam merespons ancaman perlintasan ilegal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat berperan signifikan dalam mendeteksi, melaporkan, dan mencegah aktivitas lintas batas ilegal. Kesadaran ini terbentuk melalui proses edukasi berkelanjutan, keterlibatan aktif tokoh masyarakat, serta koordinasi yang baik antara warga dan aparat keamanan seperti TNI, Polri, dan Satgas Pamtas. Partisipasi warga yang tinggi, didukung dengan rasa memiliki terhadap wilayahnya, menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menciptakan ketahanan wilayah perbatasan dari sisi non-militer. Dengan demikian, kesadaran masyarakat bukanlah elemen pelengkap, melainkan pilar utama dalam strategi pertahanan negara di wilayah perbatasan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi keamanan perbatasan, serta pengembangan sistem pelaporan berbasis komunitas untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan perlintasan ilegal di masa depan.
Abyasa, K. P., Sari, D. S., & Konety, N. (2024). Strategi pengamanan laut Indonesia terhadap arus pengungsi ilegal. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 3(3), 140–149.
Anandra, S. F., & Kusumawardhana, I. (2023). Tapal Batas Sang Garuda: Pendekatan Indonesia Dalam Diplomasi Dan Konflik Perbatasan Dengan Malaysia. TheJournalish: Social and Government, 4(4), 413–432. https://doi.org/10.55314/tsg.v4i4.686
Anugerah, M. F., Yahya, M. R., & Wulandari, W. (2025). Keterlibatan Non Governmental Organization ( Ngo ) Rimba Satwa Foundation Terhadap Keberadaan Gajah D Jalan Tol Pekanbaru - Dumai dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BBKSDA ) Riau Suaka Margasatwa Balai. 1, 4273–4288.
Dania Agustini, Dewi Ari Astuti, & Irma Suryani. (2024). Persepektif Masyarakat Terhadap Peran Bela Negara Dalam Menjaga Kedaulatan Indonesia di Laut Natuna Utara. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(2), 176–186. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i2.3251
Dewanti, T. T., Harsen, F., Apsari, N. C., Raharjo, S. T., Humaedi, S., Taftazani, B. M., & Santoso, M. B. (2023). Jaga Pesisir Kita: Pengelolaan Potensi Lingkungan Pesisir Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Pangempang, Kecamatan Muara Badak. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 4(1), 43. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1.49831
Djuyandi, Y., Husin, L. H., Mustofa, M. U., & Iriansyah, M. N. (2023). Penguatan Masyarakat Di Wilayah Perbatasan Sebagai Bentuk Pertahahan Negara: Pengalaman Dari Kecamatan Entikong, Kalimantan Barat. Dharmakarya, 12(1), 89. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v12i1.38312
Firdha Usmina Safitri, & Agussalim Burhanuddin. (2024). Human Security dan Pelanggaran HAM: Studi Kasus Migrasi Warga Negara Ethiopia di Perbatasan Arab Saudi-Yaman 2022-2023. Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA, 2(3), 170–182. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v2i3.1319
Inimiesi, O. P., & Obiene, A. G. (2024). Community Based Security Initiative And Crime Prevention In Bayelsa State: An Analysis Of Nembe City Internal Security. FUOYE International Journal Of Criminology And Security Studies, 9636(1).
Lanni, R. (2023). Analisis Komunikasi Penyadaran Masyarakat terhadap Perbaikan Lingkungan Wilayah Pesisir oleh Dinas Pembinaan Potensi Maritim Pangkalan Utama TNI AL VI Di Pulau Kodingareng Lompo. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 1068. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.2900
Manado, I., Manado, I., & Manado, I. (2024). Jurnal Interdisipliner Sosiologi Agama ( JINSA ) Jurnal Interdisipliner Sosiologi Agama ( JINSA ). 04, 122–132.
Mikraj, A. L., Fathoni, T., & Wahyuni, F. (2024). Peran Teori Sosial Émile Durkheim Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam ( Perspektif Solidaritas Sosial Dan Integrasi Masyarakat ). 5(1), 1654–1668.
Mustaqim, M., Azizah, D. N., & Azzahra, M. K. (2024). Optimizing Vacant Land in Establishing Nutrient Gardens in Gebang Hamlet , Blagung Village , Simo District , Boyolali Regency Optimalisasi Lahan Kosong dalam Pembangunan Kebun Nutrisi di Dusun Gebang , Desa Blagung , Kecamatan Simo , Kabupaten Boyolali.
Nova, A. (2024). Policy Strategy For Developing Religious Education In Supporting Border Area Development In North. 323–340.
Noviadana, H., Utami, T. K., & Mulyana, A. (2025). Peran Serikat Buruh Migran Indonesia Dalam Melindungi Hak-Hak Pekerja Migran Yang Menjadi Korban Eksploitasi dan Diskriminasi di Tempat Kerja. 2(3), 1–13.
Prayoga, R. (2022). Model Integrasi Pentahelix Dalam Pemberdayaan Masyarakat Wilayah Perbatasan. Sosio Informa: Kajian Permasalahan Sosial Dan Usaha Kesejahteraan Sosial, 8(3), 293–309.
Ridho, A. F., & Nugraha, I. F. (2024). Praktik Massompek Sebagai Prinsip Penyebaran dan Ketahanan Diaspora Bugis di Wilayah Maritim Indonesia-Malaysia.
Rozaq, F., Wirawan, W. A., Rachman, N. F., Handoko, H., & Zulkarnaen, A. (2021). Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian untuk Meningkatan Peran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang. Madiun Spoor (JPM), 1(1), 13–22. https://doi.org/10.37367/jpm.v1i1.139
Salman, M. (2022). Impact of Maritime Delimitation on Coastal Communities at the Indonesia- An extended approach of weight collective influence graph for detection influence actor Malaysia Border in West Kalimantan. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 8(1), 135–142.
Setyawan, A. P., & Marzaman, A. P. (2023). Artificial Intellegence Dalam Pertahanan Global?: Transformasi Strategi Dan Keamanan Militer Di Indonesia. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 01(11), 40–50.
Siswanto, D. J., Manajemen, P., Akademi, P., & Saksono, M. S. (2024). Kesadaran Bela Negara Masyarakat Di Daerah Perbatasan Indonesia-Timor Leste. 11(2), 65–80.
Soluade, Z. O., Badmus, B., & Sofadekan, A. O. (2025). Community Based Security and Curbing of Kidnapping in Oke-Ogun, Oyo State, Nigeria. 4(1), 370–384.
Sudiar, S., Aurelia, N., Purnawarman, A., & Daniah, R. (2023). Pengembangan kawasan perbatasan negara di Apou Kayan. INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan Dan Manajemen, 1(1), 35–41.
Tambajong, H., Oja, H., & Meisaroh, Y. (2023). Manajemen Kolaborasi Pemangku Kepentingan Dalam Pengelolaan Wilayah Perbatasan Pada PBLN Sota. Ilmu Administrasi Dan Sosial, 12(1), 42–50.
Widiyarini, W., & Latuconsina, S. (2022). Determinan Kinerja Sub Sektor Perikanan Guna Mendukung Ketahanan Ekonomi Di Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(2), 222. https://doi.org/10.22146/jkn.74691
Copyright (c) 2026 Oscar Angandrowa Fotaroma Zebua, Palupi Lindiasari Samputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





