Evaluasi Layanan Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) Menggunakan Pendekatan Perceived Benefit dan Perceived Sacrifice pada Value-Based Adoption Model

Jakarta Kini (JAKI) Value-Based Adoption Model (VAM) Perceived Value PLS-SEM

Authors

September 29, 2026

Downloads

Teknologi informasi telah mendorong transformasi pelayanan publik melalui implementasi e-government guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Salah satu implementasinya adalah aplikasi Jakarta Kini (JAKI), yaitu platform terintegrasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan berbagai layanan publik dalam satu aplikasi. Meskipun memiliki fitur yang komprehensif, tingkat adopsi dan kepuasan pengguna JAKI masih relatif rendah. Oleh karena itu, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi niat pengguna untuk mengadopsi aplikasi ini menjadi penting dalam upaya mengetahui kualitas aplikasi dan tingkat pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat masyarakat dalam mengadopsi aplikasi JAKI dengan menggunakan Value-Based Adoption Model (VAM). Model penelitian meliputi variabel Perceived Value, Perceived Enjoyment, Facilitating Condition, Technicality, Risk, dan Perceived Usefulness. Penelitian ini menggunakan PLS-SEM sebagai pengolah dan pengujian data dengan perangkat lunak Smart-PLS. Data dikumpulkan melalui survei daring dengan jumlah responden valid sebanyak 150 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Value adalah Facilitating Condition dan Perceived Enjoyment, sedangkan Risk dan Technicality menjadi faktor yang menurunkan persepsi nilai. Kemudian Perceived Usefulness belum menjadi faktor yang signifikan dalam membentuk Perceived Value, sehingga peningkatan jumlah fitur saja belum cukup tanpa diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pengguna