Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Sistem Informasi Manajemen untuk Meningkatkan Pelayanan Pendidikan di SMP Negeri 1 Tigi, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah

Kepala Sekolah Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Pendidikan Dapodik Kepemimpinan Digital

Authors

October 6, 2026

Downloads

Implementasi sistem informasi manajemen (SIM) di sekolah tidak hanya bergantung pada ketersediaan aplikasi dan perangkat teknologi, tetapi juga pada kepemimpinan kepala sekolah dalam mengarahkan perencanaan, pengorganisasian sumber daya, pengendalian mutu data, serta pemanfaatan informasi untuk peningkatan layanan pendidikan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi SIM untuk meningkatkan pelayanan pendidikan di SMP Negeri 1 Tigi, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian pustaka dan analisis dokumen. Sumber data mencakup profil resmi satuan pendidikan, kebijakan nasional tentang sistem pendidikan, standar pengelolaan, penugasan kepala sekolah, pelindungan data pribadi, portal Data Pokok Pendidikan, Rapor Pendidikan, serta artikel ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui reduksi, pengelompokan tema, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepala sekolah perlu menjalankan tujuh peran utama, yaitu sebagai perumus visi digital, pengarah tata kelola data, pengorganisasi sumber daya, pengembang kompetensi pengguna, pengendali mutu dan keamanan data, pengambil keputusan berbasis informasi, serta penghubung layanan antara sekolah, pemerintah, peserta didik, dan orang tua. Implementasi SIM yang dipimpin secara efektif berpotensi meningkatkan kecepatan, ketepatan, transparansi, keterlacakan, dan responsivitas pelayanan pendidikan. Tantangan utama mencakup keterbatasan konektivitas, ketergantungan pada operator, variasi literasi digital, disiplin pemutakhiran data, integrasi antaraplikasi, serta pelindungan data peserta didik. Artikel ini merekomendasikan penerapan siklus kepemimpinan SIM yang meliputi pemetaan kebutuhan, penetapan standar data, pembagian peran, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan.