Peningkatan Kemampuan Mengklasifikasikan Makhluk Hidup Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Hambatan Belajar Kelas VII

Pembelajaran Kooperatif STAD Klasifikasi Makhluk Hidup Hambatan Belajar Penelitian Tindakan Kelas

Authors

August 10, 2026

Downloads

Siswa dengan hambatan belajar sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak, mengolah informasi, serta menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman sebelumnya, terutama pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang membutuhkan kemampuan berpikir sistematis. Salah satu materi yang menjadi tantangan adalah klasifikasi makhluk hidup karena menuntut kemampuan mengidentifikasi, membandingkan, dan mengelompokkan objek berdasarkan karakteristik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengklasifikasikan makhluk hidup melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada siswa hambatan belajar kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VII SMPN 3 Kaubun dengan fokus analisis pada empat siswa yang mengalami hambatan belajar. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan akademik dan observasi aktivitas belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan STAD mampu meningkatkan kemampuan mengklasifikasikan makhluk hidup secara signifikan. Nilai rata-rata siswa hambatan belajar meningkat dari 45,0 pada pra-siklus menjadi 58,75 pada siklus I dan 71,75 pada siklus II. Selain itu, ketuntasan klasikal meningkat dari 30% menjadi 90%. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam meningkatkan kemampuan akademik, keterlibatan belajar, dan kemandirian siswa hambatan belajar melalui interaksi kelompok dan dukungan teman sebaya.