Pengembangan Panduan Pembelajaran Fonetik bagi anak Tunarungu
Downloads
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kemampuan artikulasi yang dialami anak tunarungu akibat hambatan pendengaran sehingga berdampak pada perkembangan bahasa lisan dan efektivitas komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Panduan Pembelajaran Artikulasi Fonetik bagi Anak Tunarungu yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan oleh guru dalam pembelajaran artikulasi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE, meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa tunarungu di SLB Negeri Kebayakan Takengon. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, angket respons guru, serta tes kemampuan artikulasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Validitas produk dianalisis menggunakan Aiken’s V, kepraktisan dianalisis berdasarkan persentase skor respons guru, sedangkan keefektifan dianalisis melalui perbandingan hasil pretest dan posttest serta peningkatan kemampuan artikulasi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan yang dikembangkan memiliki karakteristik pembelajaran yang bertahap, dimulai dari pengenalan bunyi huruf, suku kata, kata, hingga frasa sederhana dengan memanfaatkan pendekatan visual, taktil, dan latihan artikulasi yang sesuai dengan karakteristik anak tunarungu. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa produk memenuhi kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh rerata penilaian sebesar 4,56 dengan kategori sangat baik, sedangkan hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan panduan serta peningkatan kemampuan artikulasi anak tunarungu setelah mengikuti pembelajaran menggunakan produk yang dikembangkan. Dengan demikian, Panduan Pembelajaran Artikulasi Fonetik dinyatakan layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar dalam pembelajaran artikulasi bagi anak tunarungu di sekolah.
Antia, Shirin D. (2020). Language and Reading Progress of Young Deaf and Hard-of-Hearing Children. Journal of Deaf Studies and Deaf Education, 334–350.
Apriliana Saputri, Maya. (2023). Ragam Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1).
Ariyona, C. B., & Damri, D. (2019). Meningkatkan Kosakata Benda Melalui Media Pop Up Book Bagi Siswa Tunarungu kelas I di SLB Luak Nan Bungsu Payakumbuh. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 7(1), 198–202.
Atmaja, Jati Rinarkri. (2017). Pendidikan dan Bimbingan Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Bruggeman, L., Millasseau, J., Yuen, I., & Demuth, K. (2021). The acquisition of acoustic cues to onset and coda voicing contrasts by preschoolers with hearing loss. Journal of Speech, Language, and Hearing Research, 64(6), 2120–2137. https://doi.org/10.1044/2021_JSLHR-20-00311
Damri. (2019). Panduan Pembelajaran Inklusi di Sekolah Menengah Pertama. Malang: CV IRDH.
Djaali. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Fachrourrozi, & Mauzana. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran: Tinjauan Teoritis dan Praktis. Lombok Timur: Universitas Hamzanwadi Press.
Holzinger, D., & Fellinger, J. (2022). Conversation difficulties rather than language deficits are linked to emotional problems in school children with hearing loss. Frontiers in Education, 7, 944814. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.944814
Klieve, S., Eadie, P., Graham, L., & Leitão, S. (2023). Complex language use in children with hearing loss: A scoping review. Journal of Speech, Language, and Hearing Research, 66(2), 456–472. https://doi.org/10.1044/2022_JSLHR-22-00270
Leton, S I, Wahyudin, & Dosinaeng, W. B. D. (2019). Hearing-impaired student ability to solve the problem in math. Journal of Physics: Conference Series, 1321(2). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1321/2/022111
Leton, Samuel Igo. (2021). Pengembangan Panduan Artikulasi Fonetik Berbasis Visual dan Realistik bagi Siswa Tunarungu. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 5(1).
Levesque, E., Duncan, J., & Snoddon, K. (2023). Rethinking the language development of deaf and hard of hearing children. Deafness & Education International, 25(2), 65–79. https://doi.org/10.1080/14643154.2023.2165003
Matthews, D., & Kelly, C. (2022). Pragmatic development in deaf and hard of hearing children: A review. Deafness & Education International, 24(3), 145–160. https://doi.org/10.1080/14643154.2022.2140251
Mawardah, M., & Kusumawardany, A. (2023). Terapi wicara dan auditory verbal terhadap perkembangan bahasa pada anak tunarungu. Jurnal Ilmiah Psyche, 17(1), 45–55.
Nofiaturrahmah, Fifi. (2018). Problematika Anak Tunarungu Dan Cara Mengatasinya. Quality, 6(1), 1–15.
Purwobibowo. (2019). Mengenal pembelajaran komunikasi total bagi anak tunarungu. Yogyakarta: Pandiva Buku.
Putri, Ayu Wardani. (2018). Pengaruh Bahasa Isyarat Terhadap Interaksi Sosial Pada Anak Tunarungu. Universitas Medan Area.
Putri, Ginadhia Aliya. (2019). Pengembangan Kemampuan Berbahasa Lisan Anak Tunarungu dengan Metode Pembelajaran Speechreading di TKLB B Yakut Purwokerto. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto.
Rayanto, Yudi Hari. (2020). Penelitian Pengembangan Model ADDIE dan R2D2: Teori & Praktek. Pasuruan: Lembaga Academic & Research Institute.
Salsabila, Ataniya. (2020). Pola Komunikasi Guru Terhadap Siswa Tunarungu (Studi Kasus Siswa Sekolah Dasar Di SLB-B Don Bosco Wonosobo). Jurnal Komunikasi Dan Media, 1(1).
Soesilo, Andhi, & Munthe, Ashiong Parhehean. (2020). Pengembangan Buku Teks Matematika Kelas 8 Dengan Model ADDIE. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(3), 231–243.
Stefánsdóttir, H., Crowe, K., Magnússon, E., Ragnarsdóttir, H., & Jónsdóttir, V. (2024). Measuring speech intelligibility with deaf and hard-of-hearing children: A systematic review. Journal of Deaf Studies and Deaf Education, 29(1), 1–15. https://doi.org/10.1093/deafed/enad056
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulthon. (2020). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Suparno. (2001). Pendidikan Anak Tunarungu (Pendekatan Orthodidaktik). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta Press.
Syafrudin, T., & Sujarwo, S. (2019). Pengembangan Panduan Artikulasi Fonetik Untuk Pembelajaran Matematika Bagi Siswa Tunarungu. Suska Journal of Mathematics Education, 5(2), 87–94. https://doi.org/10.24014/sjme.v5i2.8170
Van Riper, C., & Erickson, R. L. (1996). Speech Correction: An Introduction to Speech Pathology and Audiology (9th ed.). Boston, MA: Allyn & Bacon.
Wahyuni, Siti. (2018). Perkembangan anak tunarungu belajar melalui metode oral. Jurnal Perkembangan Anak Disabilitas, 29(1).
Werfel, Krystal L., Reynolds, Gabriella, & Fitton, Lisa. (2022). Oral Language Acquisition in Preschool Children Who are Deaf and Hard-of-Hearing. Journal of Deaf Studies and Deaf Education, 27, 166–178.
Wiranda, O., & Masitoh, S. (2021). Studi literatur pengaruh auditory-verbal therapy (AVT) pada perkembangan bahasa anak tunarungu. Jurnal Pendidikan Khusus, 16(2), 87–95.
Yuliansyah. (2018). Penggunaan Metode Abjad Jari dan Bahasa Tubuh serta Media Pembelajaran dalam Pembelajaran PAI bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu di SLB Negeri Musi Rawas. Institut Agama Islam Negeri Bengkulu.
Copyright (c) 2026 Afini Erija, Mumpuniarti Mumpuniarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





