Pengembangan Panduan Pembelajaran Fonetik bagi anak Tunarungu

Anak Tunarungu Artikulasi Fonetik Pembelajaran Artikulasi Panduan Pembelajaran

Authors

October 8, 2026

Downloads

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kemampuan artikulasi yang dialami anak tunarungu akibat hambatan pendengaran sehingga berdampak pada perkembangan bahasa lisan dan efektivitas komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Panduan Pembelajaran Artikulasi Fonetik bagi Anak Tunarungu yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan oleh guru dalam pembelajaran artikulasi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE, meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa tunarungu di SLB Negeri Kebayakan Takengon. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, angket respons guru, serta tes kemampuan artikulasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Validitas produk dianalisis menggunakan Aiken’s V, kepraktisan dianalisis berdasarkan persentase skor respons guru, sedangkan keefektifan dianalisis melalui perbandingan hasil pretest dan posttest serta peningkatan kemampuan artikulasi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan yang dikembangkan memiliki karakteristik pembelajaran yang bertahap, dimulai dari pengenalan bunyi huruf, suku kata, kata, hingga frasa sederhana dengan memanfaatkan pendekatan visual, taktil, dan latihan artikulasi yang sesuai dengan karakteristik anak tunarungu. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa produk memenuhi kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh rerata penilaian sebesar 4,56 dengan kategori sangat baik, sedangkan hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan panduan serta peningkatan kemampuan artikulasi anak tunarungu setelah mengikuti pembelajaran menggunakan produk yang dikembangkan. Dengan demikian, Panduan Pembelajaran Artikulasi Fonetik dinyatakan layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar dalam pembelajaran artikulasi bagi anak tunarungu di sekolah.