Perumusan Model Integrasi Sistem MEP dalam Mendukung Fungsi dan Konservasi Bangunan Cagar Budaya Studi Kasus: Museum Bank Indonesia, Jakarta
Downloads
Bangunan cagar budaya yang dialihfungsikan menjadi museum menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan sistem Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) tanpa mengurangi nilai historis dan arsitektural yang melekat pada bangunan. Sistem MEP diperlukan untuk menunjang fungsi ruang, kenyamanan pengunjung, keamanan koleksi, kualitas pencahayaan, ventilasi, pengendalian kelembapan, sanitasi, serta keberlanjutan operasional bangunan. Namun, instalasi sistem tersebut berpotensi menyebabkan perubahan fisik pada elemen arsitektur utama seperti dinding, lantai, dan plafon, sehingga diperlukan strategi integrasi yang mampu menyeimbangkan kebutuhan utilitas dan prinsip konservasi. Penelitian ini bertujuan merumuskan model integrasi sistem MEP dalam mendukung fungsi operasional sekaligus menjaga nilai konservasi bangunan cagar budaya dengan studi kasus Museum Bank Indonesia, Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui observasi lapangan, inventarisasi perangkat MEP, dokumentasi visual, serta pengukuran tingkat intervensi pada delapan ruang sampel. Analisis dilakukan dengan mengukur tiga parameter utama, yaitu Intervensi Dinding (ID), Intervensi Lantai (IL), dan Intervensi Plafon (IP), yang kemudian dikembangkan menjadi Model Intervensi MEP (MI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa plafon merupakan elemen dengan tingkat intervensi tertinggi akibat kebutuhan instalasi utilitas, sedangkan lantai menunjukkan tingkat intervensi paling rendah. Ruang dengan kebutuhan teknis yang lebih kompleks memiliki kecenderungan tingkat intervensi lebih besar. Model integrasi MEP dirumuskan melalui persamaan IMEP = f(E, P, T, H, A, C, R), yang menghubungkan aspek utilitas, performa ruang, konservasi, dan regulasi. Model ini menegaskan bahwa penerapan prinsip minimum intervention, reversibility, dan authenticity menjadi pendekatan penting dalam perencanaan integrasi MEP pada bangunan cagar budaya yang berfungsi sebagai museum.
Arfa, F. H., Lubelli, B., Quist, W., & Zijlstra, H. (2024). A model of the adaptive reuse process of heritage buildings: Validation on four cases in the Netherlands. Design Studies, 91, 101252.
Arfa, F. H., Zijlstra, H., Lubelli, B., & Quist, W. (2022). Adaptive reuse of heritage buildings: From a literature review to a model of practice. The Historic Environment: Policy & Practice, 13(2), 148–170.
Bank Indonesia. (2026a). Museum Bank Indonesia. Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2026b). Sejarah Bank Indonesia. Bank Indonesia.
Fatmawati, N. A., Widiarso, T., & Susetyarto, M. B. (2026). Perwujudan arsitektur bioklimatik pada bangunan “Ruang Intan” di Kota Tua Jakarta. Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 11(1), 45–52.
Friska, A. (2023). Conservation methods of the interior heritage building in Indonesia. E3S Web of Conferences, 426, 02121.
Grujoska-Kuneska, J. (2024). Conservation of heritage buildings and the role of architect. Journal of Built Architecture, 3(1), 1–10.
Historic England. (2024). Installing new services. Historic England.
Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Bangunan Gedung Cagar Budaya yang Dilestarikan.
Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Register Nasional dan Pelestarian Cagar Budaya.
Nasrullah, N. (2024). Adaptive reuse in architecture: Transforming heritage buildings for sustainable urban development. The Journal of Arts and Sciences.
Oktaviani, E. B., Wulandari, L. D., & Santosa, H. (2024). Integration of historical element character in De Javasche Bank building through digital architectural database. Advances in Engineering Research.
SNI 8153:2015. (2015). Sistem plambing pada bangunan gedung. Badan Standardisasi Nasional.
Vafaie, F., Remøy, H., & Gruis, V. (2023). Adaptive reuse of heritage buildings: A systematic literature review of success factors. Habitat International, 142, 102926.
Yazdani Mehr, S., & Wilkinson, S. (2020). A model for assessing adaptability in heritage buildings. International Journal of Conservation Science, 11(3), 593–610.
Zeadat, Z. F. (2024). Adaptive reuse challenges of Jordan’s heritage buildings. Journal of Cultural Heritage Management and Sustainable Development.
Copyright (c) 2026 Ariawan, Martinus Bambang Susetyarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





