Pengaruh Partisipasi Masyarakat, Modal Sosial, Persepsi Manfaat, dan Dukungan Pemerintah terhadap Dampak Ekonomi Masyarakat Pesisir pada Kawasan Restorasi Mangrove di Desa Mulyorejo, Kabupaten Pekalongan

Authors

  • Yulia Dwi Handayani Universitas Diponegoro
  • Yanuar Luqman Universitas Diponegoro
  • Fuad Muhammad Universitas Diponegoro
  • Sunarsih Sunarsih Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v5i8.6285

Keywords:

Restorasi Mangrove, Dampak Ekonomi, Partisipasi Masyarakat, Dukungan Pemerintah, Masyarakat Pesisir

Abstract

Restorasi mangrove merupakan upaya pemulihan ekosistem pesisir yang bertujuan memperbaiki fungsi ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai manfaat ekonomi. Keberhasilan restorasi tidak hanya ditentukan oleh aspek biofisik, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, seperti partisipasi masyarakat, modal sosial, persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keempat faktor tersebut terhadap dampak ekonomi masyarakat pesisir di kawasan restorasi mangrove Desa Mulyorejo, Kabupaten Pekalongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan wawancara terhadap 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi seluruh asumsi klasik sehingga layak digunakan. Secara simultan, partisipasi masyarakat, modal sosial, persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap dampak ekonomi masyarakat pesisir (F = 6,697; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,5173 menunjukkan bahwa 51,73% variasi dampak ekonomi dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sedangkan 48,27% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara parsial, tidak terdapat variabel yang berpengaruh signifikan pada taraf 5%, meskipun partisipasi masyarakat memiliki koefisien positif terbesar. Hasil penelitian menegaskan bahwa peningkatan manfaat ekonomi restorasi mangrove memerlukan sinergi antara partisipasi masyarakat, penguatan modal sosial, peningkatan persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan agar manfaat ekologis dapat dikonversi menjadi kesejahteraan masyarakat pesisir.

References

Alongi, D.M. (2002) ‘Present state and future of the world’s mangrove forests’, Environmental Conservation, 29(3), pp. 331–349. Available at: https://doi.org/10.1017/S0376892902000231.

Apriani, A., Akbar, A., & Jumiati, J. (2022). Valuasi ekosistem mangrove di pesisir Kayong Utara, Kalimantan Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(3), 553–562. https://doi.org/10.14710/jil.20.3.553-562

Arifanti, V.B. et al. (2025) ‘Assessing the Environmental and Socioeconomic Impacts of Mangrove Loss in Indonesia: A Synthesis for Science-Based Policy’, Forest Science and Technology, 21(4), pp. 430–446. Available at: https://doi.org/10.1080/21580103.2025.2536595.

Arifanti, V. B., Kauffman, J. B., Subarno, Ilman, M., Tosiani, A., & Novita, N. (2022). Contributions of mangrove conservation and restoration to climate change mitigation in Indonesia. Global Change Biology, 28(15), 4523–4538. https://doi.org/10.1111/gcb.16216

B. Valenzuela, R. et al. (2020) ‘Local People’s Participation in Mangrove Restoration Projects and Impacts on Social Capital and Livelihood: A Case Study in the Philippines’, Forests, 11(5), p. 580. Available at: https://doi.org/10.3390/f11050580.

Bengen, D.G.. Y.R. (2022) Pedoman teknis pengenalan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Bogor: IPB Press.

Berutu, N. et al. (2024) ‘Kajian Dampak Restorasi Mangrove Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Teluk Pambang Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau’, Ecoplan, 7(2), pp. 133–143. Available at: https://doi.org/10.20527/ecoplan.v7i2.724.

Del Cid-Alvarado, R. J., Lopez, O. R., Rodríguez-González, P. M., & Feás-Vázquez, J. (2024). Social perception and engagement in mangrove restoration: A case study in Central America. Land, 13(11), Article 1783. https://doi.org/10.3390/land13111783

Ebeler, L. et al. (2025) ‘Local-scale impacts of mangrove restoration and conservation on coastal communities in two Vietnamese deltas: Socio-economic and institutional dynamics’, Ocean & Coastal Management, 269, p. 107812. Available at: https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2025.107812.

English, S., Wilkinson, C. & Baker, V. (1997) Survey Manual for Tropical Marine Resources. Townsville, Australia: ASEAN-Australian Marine Science Project: Living Coastal Resources by the Australian Institute of Marine Science.

Fathyyah Zulfa Maulidah, Johan Iskandar and Budhi Gunawan (2023) ‘The Tangible and Intangible Benefits of Mangrove Forests as a Factor Affecting Community Participation in Mangrove Management’, Journal of Tropical Ethnobiology, 6(2), pp. 112–125. Available at: https://doi.org/10.46359/jte.v6i2.174.

Grimm, K. E., Archibald, J. L., Axelsson, E. P., & Grady, K. C. (2025). Moving social-ecological restoration forward: How mangrove project managers' perceptions of social monitoring and community engagement serve as a model for broader restoration efforts. Restoration Ecology, 33(4), Article e14273. https://doi.org/10.1111/rec.14273

Herdianingsih, A. (2025). Valuasi ekonomi ekosistem mangrove di Desa Kayu Arang Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 20(2), 165–176. https://doi.org/10.15578/jsekp.v20i2.16125

Marlianingrum, P. R., Kusumastanto, T., Adrianto, L., & Fahrudin, A. (2021). Valuing habitat quality for managing mangrove ecosystem services in coastal Tangerang District, Indonesia. Marine Policy, 133, Article 104747. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2021.104747

Nanlohy, L.H. and Masniar, M. (2020) ‘Manfaat Ekosistem Mangrove Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir’, Abdimas: Papua Journal of Community Service, 2(1), pp. 1–4. Available at: https://doi.org/10.33506/pjcs.v2i1.804.

Nyangoko, B. P., Shalli, M. S., Mangora, M. M., Gullström, M., & Berg, H. (2022). Socioeconomic determinants of mangrove exploitation and management in the Pangani River Estuary, Tanzania. Ecology and Society, 27(2), Article 32. https://doi.org/10.5751/ES-13227-270232

Su, J., Friess, D. A., & Gasparatos, A. (2021). A meta-analysis of the ecological and economic outcomes of mangrove restoration. Nature Communications, 12, Article 5050. https://doi.org/10.1038/s41467-021-25349-1

Su, J., & Gasparatos, A. (2024). Assessing the heterogeneity of public acceptability for mangrove restoration through a choice experiment. Ecological Economics, 218, Article 108126. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2024.108126

Tobing, P. N., Nabilah, R., & Maulidyah, S. (2023). Optimizing mangrove conservation through integrated landscape management in Kota Karang, Bandar Lampung. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10(3), 97–105. https://doi.org/10.21776/ub.jsal.2023.010.03.1

Yamamoto, Y. (2023). Living under ecosystem degradation: Evidence from the mangrove–fishery linkage in Indonesia. Journal of Environmental Economics and Management, 118, Article 102788. https://doi.org/10.1016/j.jeem.2023.102788

Downloads

Published

2026-08-15