Pengaruh Loan to Deposit Ratio, Non-Performing Loan, dan Return on Assets terhadap Harga Saham Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022–2025

Harga Saham Loan To Deposit Ratio Non-Performing Loan Return On Assets

Authors

October 16, 2026

Downloads

Penelitian ini menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio, Non-Performing Loan, dan Return on Assets terhadap harga saham bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data panel seimbang yang mencakup 42 bank dan 168 observasi perusahaan-tahun. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan ketersediaan laporan tahunan secara berturut-turut dan status pencatatan selama periode pengamatan. Harga saham akhir tahun ditransformasikan ke dalam logaritma natural, sedangkan estimasi dilakukan dengan EViews 13. Uji Chow dan uji Hausman memilih Fixed Effect Model sebagai model estimasi yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Loan to Deposit Ratio memiliki koefisien positif sebesar 0,009704 dengan probabilitas 0,8821, Non-Performing Loan memiliki koefisien negatif sebesar -0,311709 dengan probabilitas 0,5961, dan Return on Assets memiliki koefisien negatif sebesar -0,650351 dengan probabilitas 0,7450. Ketiga variabel tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap harga saham pada tingkat signifikansi 5%. Nilai adjusted R-squared yang tinggi terutama mencerminkan kontribusi efek tetap masing-masing bank, sehingga tidak dapat diatribusikan hanya kepada ketiga rasio keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan tahunan LDR, NPL, dan ROA di dalam bank belum cukup menjelaskan variasi harga saham selama periode transisi pascapandemi. Investor diduga mempertimbangkan karakteristik bank yang lebih persisten serta informasi lain, seperti permodalan, margin bunga, pertumbuhan laba, kualitas pendanaan, kondisi makroekonomi, dan ekspektasi pasar.