Hubungan Kompetensi dan Pelatihan dengan Kinerja Tenaga Kesehatan: Kajian Teoritis

Kompetensi Pelatihan Kinerja Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Human Capital

Authors

August 31, 2026

Downloads

Kinerja tenaga kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Kinerja tidak hanya berkaitan dengan kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh proses pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi. Artikel ini bertujuan menganalisis secara teoritis hubungan kompetensi dan pelatihan dengan kinerja tenaga kesehatan berdasarkan sintesis beberapa penelitian yang membahas manajemen sumber daya manusia rumah sakit, human capital, pengembangan kompetensi, pelatihan, dan kinerja. Metode yang digunakan adalah kajian teoritis dengan melakukan identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis terhadap hasil penelitian yang tersedia. Hasil kajian menunjukkan adanya pola yang relatif konsisten bahwa kompetensi merupakan komponen strategis dalam human capital dan memiliki keterkaitan kuat dengan kualitas kinerja tenaga kesehatan. Temuan empiris pada Pusdiklat RSUD dr. Soedarso Pontianak menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan koefisien jalur 0,949, T-Statistik 4,521, dan P-Value 0,000. Sebaliknya, pelatihan tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja, dengan koefisien jalur 0,002, T-Statistik 0,011, dan P-Value 0,991. Hasil tersebut menunjukkan bahwa keberadaan pelatihan belum secara otomatis menghasilkan peningkatan kinerja apabila tidak diikuti pengembangan kompetensi, penerapan keterampilan, supervisi, mentoring, dan evaluasi pascapelatihan. Dengan demikian, kompetensi dapat dipandang sebagai mekanisme penting yang menjembatani proses pengembangan sumber daya manusia dengan pencapaian kinerja tenaga kesehatan.