Dampak Pelaksanaan Program Daurah Tahfidz terhadap Pembentukan Karakter Religius dan Mandiri bagi Siswa MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon Kabupaten Banyumas
Downloads
Menurunnya pengamalan nilai-nilai keagamaan dan kemandirian siswa menunjukkan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui program sekolah yang terstruktur. Salah satu upaya yang dilaksanakan MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon, Kabupaten Banyumas, adalah Program Daurah Tahfidz yang memadukan kegiatan menghafal Al-Qur’an, pembiasaan keagamaan, dan pengenalan kehidupan pesantren. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Daurah Tahfidz serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter religius dan mandiri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, koordinator program, siswa peserta, dan orang tua. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahannya diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan selama satu bulan tersebut berkontribusi positif terhadap karakter religius siswa, yang tercermin dalam peningkatan kedisiplinan salat wajib dan sunah, kebiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an, keaktifan mengikuti kegiatan keagamaan, serta kesediaan menjadi tutor sebaya. Karakter mandiri terlihat dari kemampuan siswa mengatur waktu, merencanakan dan mengulang hafalan secara mandiri, menyelesaikan tanggung jawab, membantu teman, serta menjalankan peran sebagai imam, tutor Iqro, dan mubaligh muda. Program ini juga menjadi sarana pengenalan kehidupan pesantren. Dengan demikian, Program Daurah Tahfidz merupakan kegiatan pendidikan yang efektif dalam memperkuat karakter religius dan mandiri melalui pembelajaran yang intensif, terstruktur, dan berbasis pengalaman.
Abdul Aziz, J. (2017). Pengaruh Menghafal Al-Qur’an Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik di Roudhotul Atfal (RA) Jamiatul Qurra Cimahi. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 2(1), 1–15.
Aryani, T. D. (2021). Survei: Religiusitas Generasi Milenial dan Gen Z Terendah, Tapi Paling Konservatif. Medcom.Id. https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/ybD4LWAb-survei-religiusitas-generasi-milenial-dan-gen-z-terendah-tapi-paling-konservatif
Birhan, W., Shiferaw, G., Amsalu, A., Tamiru, M., & Tiruye, H. (2021). Exploring the context of teaching character education to children in preprimary and primary schools. Social Sciences & Humanities Open, 4(1), 100171. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2021.100171
Boubker, O. (2024). Does religion raise entrepreneurial intention and behavior of Muslim university students? An extension of Ajzen’s theory of planned behavior (TPB). The International Journal of Management Education, 22(3), 101030. https://doi.org/10.1016/j.ijme.2024.101030
Chairiyah. (2014). Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. LITERASI, 4(1), 42–51.
Cheah, C. S. L., Gürsoy, H., & Balkaya-Ince, M. (2021). Parenting and social identity contributors to character development in Muslim American adolescents. International Journal of Intercultural Relations, 81, 68–78. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2021.01.002
Dauroh Tahfidz Al-Qur’an: Cara Menghafal. (2023). https://www.mbsmu.com/2023/01/dauroh-tahfidz-al-quran-cara-menghafal.html
Driezen, A., Verschraegen, G., & Clycq, N. (2021). Negotiating a contested identity: Religious individualism among Muslim youth in a super-diverse city. International Journal of Intercultural Relations, 82, 25–36. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2021.03.003
Gunawan, I. (2015). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Bumi Aksara.
Hastasari, C., Setiawan, B., & Aw, S. (2022). Students’ communication patterns of islamic boarding schools: the case of Students in Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Heliyon, 8(1), e08824. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e08824
Hornung, E., Schwerdt, G., & Strazzeri, M. (2023). Religious practice and student performance: Evidence from Ramadan fasting. Journal of Economic Behavior & Organization, 205, 100–119. https://doi.org/10.1016/j.jebo.2022.10.025
Kasmuri. (2025). Generasi Z dan Tantangan Mempertahankan Nilai-Nilai Islam. PWM Jateng. https://pwmjateng.com/generasi-z-dan-tantangan-mempertahankan-nilai-nilai-islam/
Kerasha, K., Balkaya-Ince, M., & Schnitker, S. (2024). Many facets of religiosity and regulatory virtues: Exploring the links between multiple dimensions of religiosity with self-control and patience among Muslim-American adolescents. Social Sciences & Humanities Open, 10, 101117. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.101117
Kretschmer, D., Lämmermann, K., & Leszczensky, L. (2024). How gendered religious norms contribute to the emerging gender gap in Muslim youths’ interreligious friendships. International Journal of Intercultural Relations, 98, 101919. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2023.101919
Mustari, M., & Rahman, T. (2012). Pengantar Metode Penelitian. LaksBang Pressindo.
Nasional, P. K. D. P. (2010). Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa.
Nursalikah, A. (2025). Tingkat Religiositas Generasi Muda Turun, Bagaimana Dakwah Efektif untuk Gen Z? Republika. https://khazanah.republika.co.id/berita/ste85n366/tingkat-religiositas-generasi-muda-turun-bagaimana-dakwah-efektif-untuk-gen-z-part2
Prayitno, H. J., Markhamah, Nasucha, Y., Huda, M., Ratih, K., Ubaidullah, Rohmadi, M., Boeriswati, E., & Thambu, N. (2022). Prophetic educational values in the Indonesian language textbook: pillars of positive politeness and character education. Heliyon, 8(8), e10016. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e10016
Sauri, S., Gunara, S., & Cipta, F. (2022). Establishing the identity of insan kamil generation through music learning activities in pesantren. Heliyon, 8(7), e09958. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09958
Wahidin. (2025). Wawancara Awal Penelitian.
Copyright (c) 2026 Ratwo Ratwo, Ibnu Hasan, Darodjat Darodjat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





