Evaluasi Performa Instrumen CEMS Melalui Cylinder Gas Audit pada Sistem Pemantauan Emisi Kontinu di PLTU Batubara

CEMS Cylinder Gas Audit akurasi pemantauan emisi PLTU batubara

Authors

November 6, 2026

Downloads

Instrumen Continuous Emission Monitoring System (CEMS) diwajibkan bagi PLTU batubara, namun performanya di lapangan dapat mengalami penyimpangan dan bervariasi antarunit sehingga mengancam validitas data emisi. Penelitian ini mengevaluasi akurasi, linearitas, dan zero drift CEMS tipe ekstraktif melalui metode Cylinder Gas Audit (CGA) pada tiga unit PLTU batubara di Indonesia (dua unit di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan satu unit di Pulau Obi, Maluku Utara), mengacu pada Kepmen LH/BPLH No. 1638 Tahun 2026 dan US EPA 40 CFR 60. Gas standar bersertifikat tertelusur NIST dialirkan pada titik nol, rendah, sedang, dan tinggi dengan tiga kali pengulangan untuk parameter SO2, NO, O2, dan CO, lalu dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan ANOVA satu arah (a = 0,05). Seluruh parameter pada ketiga unit memenuhi kriteria keberterimaan, yaitu deviasi akurasi di bawah 15%, waktu tanggap kurang dari 240 detik, zero drift 0,00%, serta linearitas R2 di atas 0,995. Meskipun demikian, ANOVA menunjukkan perbedaan performa yang signifikan antarunit pada seluruh parameter, dengan sensor O2 Unit 2 mendekati ambang toleransi (14,71%). Temuan ini menegaskan bahwa CEMS yang diaudit patuh terhadap regulasi tetapi tidak identik performanya, sehingga diperlukan pemeliharaan preventif spesifik dan pemeriksaan drift internal berkala untuk memperkuat keandalan data emisi yang dilaporkan ke sistem SISPEK nasional.