Evaluasi Performa Instrumen CEMS Melalui Cylinder Gas Audit pada Sistem Pemantauan Emisi Kontinu di PLTU Batubara
Downloads
Instrumen Continuous Emission Monitoring System (CEMS) diwajibkan bagi PLTU batubara, namun performanya di lapangan dapat mengalami penyimpangan dan bervariasi antarunit sehingga mengancam validitas data emisi. Penelitian ini mengevaluasi akurasi, linearitas, dan zero drift CEMS tipe ekstraktif melalui metode Cylinder Gas Audit (CGA) pada tiga unit PLTU batubara di Indonesia (dua unit di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan satu unit di Pulau Obi, Maluku Utara), mengacu pada Kepmen LH/BPLH No. 1638 Tahun 2026 dan US EPA 40 CFR 60. Gas standar bersertifikat tertelusur NIST dialirkan pada titik nol, rendah, sedang, dan tinggi dengan tiga kali pengulangan untuk parameter SO2, NO, O2, dan CO, lalu dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan ANOVA satu arah (a = 0,05). Seluruh parameter pada ketiga unit memenuhi kriteria keberterimaan, yaitu deviasi akurasi di bawah 15%, waktu tanggap kurang dari 240 detik, zero drift 0,00%, serta linearitas R2 di atas 0,995. Meskipun demikian, ANOVA menunjukkan perbedaan performa yang signifikan antarunit pada seluruh parameter, dengan sensor O2 Unit 2 mendekati ambang toleransi (14,71%). Temuan ini menegaskan bahwa CEMS yang diaudit patuh terhadap regulasi tetapi tidak identik performanya, sehingga diperlukan pemeliharaan preventif spesifik dan pemeriksaan drift internal berkala untuk memperkuat keandalan data emisi yang dilaporkan ke sistem SISPEK nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI ISO/IEC 17025:2017 Persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.
Bakri, M. (2017). Penerapan data mining untuk clustering kualitas batu bara dalam proses pembakaran di PLTU Sebalang menggunakan metode K-Means. Jurnal TEKNOINFO, 11(1), 1–4.
D’Elia, G., Ferro, M., Sommella, P., Ferlito, S., De Vito, S., & Di Francia, G. (2024). Concept drift mitigation in low-cost air quality monitoring networks. Sensors, 24(9), Article 2786. https://doi.org/10.3390/s24092786
European Committee for Standardization. (2007). EN 15267-3: Air quality – Certification of automated measuring systems. CEN.
European Committee for Standardization. (2014). EN 14181: Stationary source emissions – Quality assurance of automated measuring systems. CEN.
Fajar, Monoarfa, W., Sultan, A. Z., Yunus, M. S., Nugroho, A., & Demmallino, E. B. (2026). Development and preliminary validation of a 69% domestic content (TKDN) continuous emission monitoring system for industrial flue gas monitoring. Engineering, Technology & Applied Science Research, 16(3), 37119–37124. https://doi.org/10.48084/etasr.18689
International Organization for Standardization. (2016). ISO 17034:2016 General requirements for the competence of reference material producers.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2019). Peraturan Menteri LHK No. P.15/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 tentang Baku Mutu Emisi Pembangkit Listrik Tenaga Termal.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Peraturan Menteri LHK No. 13 Tahun 2021 tentang Sistem Informasi Pemantauan Emisi Industri Secara Terus Menerus (SISPEK).
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. (2026). Keputusan Menteri LH/BPLH No. 1638 Tahun 2026 tentang Standar Sistem Pemantauan Emisi Secara Terus Menerus (CEMS).
Kramawijaya, A. G. (2018). Estimasi beban emisi partikulat dan gas dari PLTU batu bara di Indonesia dengan menggunakan hasil pemantauan. In Prosiding Seminar Nasional ITENAS ke-4 (pp. H-1–H-7). Institut Teknologi Nasional Bandung.
Lestari, D. F. (2026). Analisis Hasil Proses Integrasi Continuous Emission Monitoring System (CEMS) dengan Sistem Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK) Studi Kasus PT Donggi-Senoro LNG. Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 3(3).
Lestari, D. F., Triwiyatno, A., & Widayat, W. (2025). Analisis hasil proses integrasi Continuous Emission Monitoring System (CEMS) dengan Sistem Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK): Studi kasus PT Donggi-Senoro LNG. JPII (Jurnal Profesi Insinyur Indonesia), 3(3), 149–160.
Mukharomah, N. L. A., Ningrum, D. M., & Claudya, A. L. (2025). Pengaruh kegiatan pembangkit listrik tenaga gas dan uap PT X terhadap emisi gas SO? dan NOx. Envirous, 5(2), 21–26. https://doi.org/10.33005/envirous.v5i2.346
Pemerintah Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Raafi, W. M. (2022). Analisis kerusakan spiral wires pada electrostatic precipitator di pembangkit listrik tenaga uap [Tugas akhir, Politeknik Negeri Sriwijaya]. Repositori POLSRI. https://eprints.polsri.ac.id/13692/
Rofandi, M. N., & Irwanto. (2022). Sistem kerja Electrostatic Precipitator (ESP) untuk menangkap abu hasil proses pembakaran di PLTU PT. Dian Swastatika Sentosa Serang Power Plant. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 6(2), 376–386.
Rizkya, A., & Nugroho, D. (2025). Perancangan dan Simulasi Sistem Purging Otomatis pada Sample Probe CEMS di PLTGU PT Jawa Satu Power. Elkom: Jurnal Elektronika Dan Komputer, 18(1), 425–435.
Sarwono, E., Adnan, F., & Rafi, M. M. (2021). Pemodelan dispersi emisi udara SO? dan NO? dengan menggunakan persamaan Gaussian pada cerobong PLTU Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL, 5(2), 17–34.
Triani, M., Dewi, K., Sitanggang, R., Cahyo, N., Rasgianti, R., Supriyanto, E., Bakti, D., & Vinc?vi?a-Gaile, Z. (2024). Development of emission factors from Indonesian coal-fired power plant using continuous emission monitoring data. BIO Web of Conferences, 104, Article 00025. https://doi.org/10.1051/bioconf/202410400025
United States Environmental Protection Agency. (n.d.-a). 40 CFR Part 60 Appendix B – Performance Specifications 2, 3, and 4.
Copyright (c) 2026 Jesica Astriani, Rukmini Rukmini, Radjali Amin, Agus Suyanto, Indah Riadi Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





