Analisis Risiko pada Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Analisis Risiko Indeks Kepentingan Relatif (IKR) Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah Severity Index (SI)

Authors

October 20, 2026

Downloads

Proyek rehabilitasi dan renovasi madrasah memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi karena dilaksanakan pada bangunan eksisting sehingga berpotensi menimbulkan risiko yang memengaruhi waktu, biaya, mutu, dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor risiko, menentukan prioritas risiko, serta menyusun strategi mitigasi untuk meningkatkan keberhasilan pelaksanaan proyek. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan Indeks Kepentingan Relatif (IKR) untuk menentukan peringkat faktor risiko, dilengkapi uji validitas dan reliabilitas, Severity Index (SI) untuk penilaian risiko, serta analisis tingkat penerimaan risiko berdasarkan nilai kemungkinan dan konsekuensi. Hasil analisis digunakan untuk mengidentifikasi risiko yang termasuk kategori unacceptable dan undesirable. Hasil analisis menunjukkan bahwa teridentifikasi 48 faktor risiko yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan. Berdasarkan analisis menggunakan metode Indeks Kepentingan Relatif (IKR), faktor-faktor risiko tersebut dikelompokkan menjadi 2 faktor risiko sangat berpengaruh, 39 faktor risiko berpengaruh, dan 7 faktor risiko kurang berpengaruh. Faktor risiko yang paling dominan adalah desain awal tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan dengan nilai rata-rata 3,57, diikuti oleh kesalahan desain dengan nilai rata-rata 3,51. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan dan desain merupakan faktor yang paling menentukan keberhasilan pelaksanaan proyek.