Pendampingan Keluarga Risiko Stunting dan Keberfungsian Keluarga: Studi Kualitatif di Kota Tangerang
Downloads
Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pengaruh sosial pendampingan keluarga risiko stunting dan menganalisis dampaknya terhadap keberfungsian keluarga di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuh informan (tiga informan kebijakan/pelaksana dan empat keluarga sasaran) yang dipilih secara purposive, dan dianalisis melalui Teori Dampak Sosial Bibb Latane serta McMaster Model of Family Functioning. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendampingan dapat dipahami melalui tiga unsur Teori Dampak Sosial yaitu kekuatan sumber pengaruh, kedekatan interaksi, dan keberagaman sumber pendampingan: kekuatan (strength) kader dibangun dari kedekatan kekerabatan dan legitimasi profesional; kedekatan (immediacy) diperkuat oleh kedekatan tempat tinggal dan frekuensi kontak informal; sementara jumlah sumber pengaruh (number) efektif bukan karena banyaknya orang yang hadir sekaligus, melainkan karena fungsi yang saling melengkapi antar-unsur Tim Pendamping Keluarga (TPK). Ditinjau dari McMaster Model, Narasi informan menunjukkan indikasi penguatan yang paling konsisten pada kemampuan keluarga mengenali dan menangani masalah Kesehatan serta mengikuti aturan perilaku kesehatan, sedangkan dimensi Communication, Roles, dan Affective Responsiveness relatif stabil karena bukan sasaran langsung intervensi. Keberfungsian keluarga secara menyeluruh tetap dibatasi oleh determinan struktural sosial-ekonomi yang berada di luar kewenangan TPK. Penelitian ini juga menemukan indikasi ketergantungan sebagian keluarga terhadap kader, sejalan dengan kelemahan Teori Dampak Sosial yang diakui Latane sendiri. Dengan demikian, dampak sosial pendampingan bersifat enabling dan selektif, bukan menyeluruh, sehingga keberhasilan program perlu ditopang oleh koordinasi lintas sektor untuk menjangkau determinan struktural yang berada di luar kapasitas pendampingan keluarga.
Alexandra, Yoana, & Yusran, Rahmadani. (2024). Evaluasi Implementasi Peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) Dalam Penurunan Stunting Di Nagari Kandang Baru Kabupaten Sijunjung. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 6(2), 283–292.
Anastas, J. W. (2015). Research design for social work and the human services. Oxford University Press.
BKKBN. (2021). Rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting.
Christian, P., dkk. (2020). Effect of a comprehensive nutrition program on reducing stunting among children aged 6–23 months in rural Malawi.
Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif & desain riset: Memilih di antara lima pendekatan. Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Epstein, N. B., dkk. (1973). State of the art—1973. Canadian Psychiatric Association Journal, 18, 175–183.
Epstein, N. B., dkk. (1978). The McMaster Model of Family Functioning. Journal of Marriage and Family Counseling, 4(4), 19–31.
Hernayanti, dkk. (2025). Efektivitas pendampingan oleh tim pendamping keluarga terhadap perilaku pencegahan stunting di Kabupaten Kulon Progo.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Buku saku hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Kemenkes RI.
Lancet. (2013). Maternal and child nutrition series. The Lancet.
Latane, B. (1981). The psychology of social impact. American Psychologist, 36(4), 343–356.
Mitra, M., dkk. (2026). How family assistance teams support maternal-child nutrition behavior change for stunting prevention: A qualitative comparative case study in Kampar Regency, Indonesia. Journal of Current Health Sciences, 6(2), 61–70.
Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Nowak, A., dkk. (1990). From private attitude to public opinion: A dynamic theory of social impact. Psychological Review, 97(3), 362–376.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 114 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Roediger, R., dkk. (2020). Determinants of stunting reduction in low- and middle-income countries: A mixed-methods analysis.
Widnyani, G. A. K. P., dkk. (2023). The role of the family assistance team (TPK) in preventing stunting in toddler in the community. Indonesian Journal of Global Health Research, 5(2), 373–380.
World Bank. (2023). The economic and social costs of stunting in Indonesia (World Bank Document).
World Health Organization. (2020). Landscape analysis on countries' readiness to accelerate actions to reduce stunting.
Yegidis, B. L., dkk. (2018). Research methods for social workers (8th ed.). Pearson.
Copyright (c) 2026 Nugroho Putro Baskoro, Ida Widianingsih, Riswanda Riswanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





