Analisis Community Based Disaster Managemet Berdasarkan Perspektif Gender di Kota Tangerang (Studi Kasus: Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kelurahan Tangguh Bencana Karang Mulya)

Community Based Disaster Management Perspektif Gender Mitigasi Banjir Kelurahan Tangguh Bencana Partisipasi Masyarakat

Authors

October 20, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Community Based Disaster Management (CBDM) berdasarkan perspektif gender dalam upaya mitigasi bencana banjir di Kelurahan Tangguh Bencana Karang Mulya, Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap sepuluh informan dari BPBD, pemerintah kelurahan, pengurus KTB, serta masyarakat. Analisis mengacu pada lima prinsip CBDM, yaitu partisipasi, pengetahuan lokal, peningkatan kapasitas, kebijakan, dan keberlanjutan, yang dikaji melalui dimensi gender berupa partisipasi, pengambilan keputusan, akses, dan manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah berperan aktif dalam mitigasi dan penanganan banjir melalui pengenalan risiko, penyampaian informasi, evakuasi, pendataan, pengelolaan logistik, serta pemeliharaan lingkungan. Namun, kesetaraan gender belum sepenuhnya tercapai karena partisipasi dan pengambilan keputusan masih cenderung didominasi laki-laki, sementara perempuan lebih banyak berperan pada bidang pelayanan, logistik, komunikasi, dan dapur umum. Akses terhadap pelatihan, sarana, sumber daya, dan manfaat juga belum merata. Secara keseluruhan, penerapan CBDM telah berkembang positif, tetapi diperlukan penguatan partisipasi substantif, pemerataan akses, peningkatan kapasitas, penganggaran responsif gender, serta evaluasi dan keberlanjutan program secara sistematis.