Analisis Faktor Risiko Kesehatan Kerja dan Gangguan Metabolik pada Karyawan PT XXX Kantor Pusat Tahun 2024
Downloads
Penyakit tidak menular (PTM) semakin meningkat pada kelompok usia produktif dan terkait secara erat dengan gaya hidup serta karakteristik pekerjaan. Pemeriksaan kesehatan berkala (Medical Check Up/MCU) menjadi instrumen penting untuk memantau risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil MCU karyawan PT XXX Kantor Pusat tahun 2024 dan mengidentifikasi faktor risiko sindroma metabolik. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) dengan memanfaatkan data sekunder hasil MCU dari 3.730 karyawan yang menjalani pemeriksaan fisik, laboratorium, dan kuesioner pajanan kerja. Analisis dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan perhitungan Prevalence Ratio (PR). Hasil menunjukkan tiga gangguan kesehatan utama, yaitu gangguan status gizi (80,6%), metabolisme lemak (74,7%), dan tekanan darah (46,1%). Pola kerja sedentari mendominasi, dengan 84,0% karyawan bekerja di depan monitor ?4 jam dan 69,1% duduk dalam durasi panjang. Analisis bivariat menemukan bahwa laki-laki (PR= 2,165; 95% CI: 1,797–2,609; p= 0,000), usia ?35 tahun (PR= 2,337; 95% CI: 2,002–2,727; p= 0,000), dan merokok (PR= 1,437; 95% CI: 1,221–1,691; p= 0,000) berhubungan signifikan dengan sindroma metabolik. Aktivitas fisik bersifat protektif (PR= 0,817; 95% CI: 0,697–0,958; p= 0,013), sedangkan konsumsi alkohol tidak signifikan (p= 0,610). Kesimpulannya, gangguan metabolik menjadi isu kesehatan utama pada karyawan PT XXX dan diperburuk oleh paparan sedentari. Diperlukan wellness program terintegrasi yang mencakup intervensi gizi, aktivitas fisik, ergonomi, dan monitoring berkala untuk menurunkan risiko PTM.
Anderson, E., & Durstine, J. L. (2019). Physical activity, exercise, and chronic diseases: A brief review. Sports Medicine and Health Science, 1(1), 3–10. https://doi.org/10.1016/j.smhs.2019.08.006
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, K. K. R. I. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Cahya Ningsih, D., Kurniawan Subagja, I., & Hakim, A. (2024). Pengaruh Penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Produktivitas Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT. Artefak Arkindo (MK). Jurnal Sosial dan Teknologi, 4(11), 988–1000.
El Meouchy, P., Wahoud, M., Allam, S., Chedid, R., Karam, W., & Karam, S. (2022). Hypertension Related to Obesity: Pathogenesis, Characteristics and Factors for Control. International Journal of Molecular Sciences, 23(20), 12305. https://doi.org/10.3390/ijms232012305
Federation, W. O. (2023). World Obesity Atlas 2023. World Obesity Federation.
Grundy, S. M., Stone, N. J., Bailey, A. L., Beam, C., Birtcher, K. K., & Blumenthal, R. S. (2019). 2018 AHA/ACC/AACVPR/AAPA/ABC/ACPM/ADA/AGS/APhA/ASPC/NLA/PCNA Guideline on the Management of Blood Cholesterol: Executive Summary: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Circulation, 139(25). https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000624
Gustav, J. S., & Wulandari, S. A. (2025). Pengaruh Tempat Kerja terhadap Kesehatan Pekerja dan PAK (Penyakit Akibat Kerja) Berdasarkan Hasil Medical Checkup di PT.X. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 3(3), 22–30.
Indonesia, K. K. R. (2022). Profil Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Indonesia Tahun 2022. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Indonesia, K. K. R. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024 Dalam Angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kamso, S., Purwantyastuti, P., Lubis, D. U., Juwita, R., Robbi, Y. K., & Besral, B. (2011). Prevalensi dan Determinan Sindrom Metabolik pada Kelompok Eksekutif di Jakarta dan Sekitarnya. Kesmas: National Public Health Journal, 6(2), 85.
Maruhawa, D. N. (2025). Peran Pengawas Ketenagakerjaan dalam Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Sebagai Upaya Meningkatkan Pencegahan Kecelakaan Kerja di Perusahaan Ditinjau dari Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.15387813
Modjo, R., & Sulistyono, E. (2024). Analisis Faktor Kejadian Sindrom Metabolik Pada Pekerja Lapangan Lepas Pantai Di PT X Tahun 2021. E-Jurnal Medika Udayana, 13(2). https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/97969
Nafi’ah, N., & Hadi, E. N. (2022). Perilaku Sedentari dan Determinannya: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(12), 1498–1505.
Nishana, N. R., & Kanda, A. S. (2024). Evaluasi Program Keselamatan Kerja dan Implikasinya terhadap Kinerja Organisasi di Sektor Energi: Studi Kasus PT PLN GITET Saguling. Jurnal Bina Manajemen, 13(1), 65–74.
Owen, N., Healy, G. N., Matthews, C. E., & Dunstan, D. W. (2010). Too Much Sitting: The Population Health Science of Sedentary Behavior. Exercise and Sport Sciences Reviews, 38(3), 105–113. https://doi.org/10.1097/JES.0b013e3181e373a2
Santos, C. A. S. T., Fiaccone, R. L., Oliveira, N. F., Cunha, S., Barreto, M. L., & Do Carmo, M. B. B. (2008). Estimating adjusted prevalence ratio in clustered cross-sectional epidemiological data. BMC Medical Research Methodology, 8(1), 80. https://doi.org/10.1186/1471-2288-8-80
Shrestha, N., Kukkonen-Harjula, K. T., Verbeek, J. H., Ijaz, S., Hermans, V., & Pedisic, Z. (2018). Workplace interventions for reducing sitting at work. Cochrane Database of Systematic Reviews. https://doi.org/10.1002/14651858.CD010912.pub4
Tamers, S. L., Streit, J., Pana-Cryan, R., Ray, T., Syron, L., & Flynn, M. A. (2020). Envisioning the future of work to safeguard the safety, health, and well-being of the workforce: A perspective from the CDC’s National Institute for Occupational Safety and Health. American Journal of Industrial Medicine, 63(12), 1065–1084. https://doi.org/10.1002/ajim.23183
Whelton, P. K., Carey, R. M., Aronow, W. S., Casey, D. E., Collins, K. J., & Dennison Himmelfarb, C. (2018). 2017 ACC/AHA/AAPA/ABC/ACPM/AGS/APhA/ASH/ASPC/NMA/PCNA Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation, and Management of High Blood Pressure in Adults: Executive Summary: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Hypertension, 71(6), 1269–1324. https://doi.org/10.1161/HYP.0000000000000066
Copyright (c) 2026 Leiden Brix Hutapea, Dadan Erwandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





