Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Fatigue Pada Pasien Dengan Ppok Di Rsud Malingping

Main Article Content

Tita Rahayu
Program Studi S1 Keperawatan Universitas yatsi Madani Tangerang
Zahrah Maulidia
Program Studi S1 Keperawatan Universitas yatsi Madani Tangerang
Ida Faridah
Program Studi S1 Keperawatan Universitas yatsi Madani Tangerang

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit paru yang disebabkan oleh kelainan saluran napas dan alveoli. PPOK menjadi masalah di seluruh dunia, karena penyebab utama terjadinya morbiditas dan mortalitas kronis. Sesak napas dan fatigue merupakan gejala utama yang dialami oleh pasien PPOK. Salah satu terapinya tanpa obat yaitu Slow Deep Breathing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Slow Deep Breating terhadap fatigue pada pasien dengan PPOK di RSUD Malingping. Desain penelitiannya yaitu Quasi-Eksperimen dengan pendekatan two group-pre test and post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan concecutive sampling dengan jumlah 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Tehnik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan uji t dependen. Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat perbedaan skala fatigue sebelum dan sesudah dilakukan slow deep breathing pada pasien PPOK di RSUD Malingping kelompok Intervensi (p=0,000) dan tidak terdapat perbedaan skala fatigue sebelum dan sesudah dilakukan slow deep breathing pada kelompok control (p=0,651). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah slow deep breathing dapat mempengaruhi dan menurunkan skala fatigue pada pasien PPOK.


Keywords: Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), slow deep breathing, fatigue
Black, Joyce M., & Hawks, Jane Hokanson. (2014). Keperawatan Medikal Bedah; Manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan.

Fajrianti, Rizky Apri. (2021). Studi Kasus Menurunkan Fatigue Dengan Pursed Lips Breathing Exercise Pada Pasien Hemodialisa Di Ruang Hemodialisa RSUD Dr. Loekmono Hati Kudus. Diunduh pada.

Imamah, Ida Nur, Sofro, Muchlis A. U., & Johan, Andrew. (2017). Rehabilitasi paru terhadap perubahan sesak nafas dan fatigue pada pasien penyakit paru obstruksi kronik (PPOK). Adi Husada Nursing Journal, 3(1), 18–22.

Junaidin, Junaidin, Sartika, D., Hasliani, H., Fitriani, F., Ramli, R., Nugrawati, N., & Qasim, M. (2019). Comparison of training pursed lip breathing and balloon blowing on the increasing of respiratory muscle strength, respiratory rate and the increasing of oxygen saturation in COPD at the Makassar community lung health center. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kebidanan Holistic Care, 3(3), 27.

Pertiwi, Ria Astarina, & Prihati, Dyah Restuning. (2020). Penerapan Slow Deep Breathing Untuk Menurunkan Keletihan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 4(1), 14–19.

Saragih, Lely N. M. (2018). Pengaruh active cycle of breathing technique acbt pada perubahan skor sesak dan fatigue pada pasien (PPOK)= Effect of active cycle of breathing technique acbt on dyspnea and fatigue scale changes in patients with (CPOD).

Sarjana, Meraih Gelar. (n.d.). Intervensi Non-Farmakologi yang Efektif terhadap Insomnia pada Lansia: Telaah Literatur.

Smeltzer, Susan C., & Bare, B. G. (2015). Keperawatan Medikal Bedah (Handbook for Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing). Jakarta: EGC.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

TO, POCKET GUIDE. (2018). Global initiative for chronic obstructive lung. Am J Respir Crit Care Med, 197(1).

Tunizan, Sovia Fitria. (2020). Pengaruh Relaksasi Benson Terhadap Tingkat Fatigue Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis. STIKES BINA SEHAT PPNI.