Laporan Penyuluhan Kesehatan Tentang Diabetes Melitus Dan Senam Kaki Diabetik Pada Warga Desa Kutayu Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v2i1.837Keywords:
penyuluhan Kesehatan, diabetes, diabetikAbstract
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme tubuh yang menahun akibat hormon insulin dalam tubuh yang tidak dapat digunakan secara efektif dalam mengatur keseimbangan gula darah sehingga meningkatkan konsentrasi kadar gula di dalam darah (hiperglikemia). Tujuan dari penelitian ini adalah Mampu memahami tentang penyakit diabetes melitus dan praktek senam kaki diabetik dalam rangka untuk meminimalisir terjadinya kerusakan jaringan. Pendidikan kesehatan tentang diabetes melitus dan senam kaki diabetik dapat meningkatkan pengetahuan warga desa Kutayu untuk berupaya semaksimal mungkin dapat mencegah terjadinya diabetes melitus yang lebih parah yaitu terjadinya kerusakan jaringan. Penyuluhan kesehatan pada warga ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan senam kaki diabetik dalam pencegahan masalah diabetes melitus.
References
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis Untuk Hasil Yang Diharapkan (8th ed.). Singapore.
Damayanti. (2017). Diabetes Mellitus Dan Penatalaksanaan Keperawatan (II). Yogyakarta.
Decroli. (2019). Diabetes Melitus Tipe 2. Padang; Pusat Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam.
Dewi. (2019). Diabetes Melitus, Diagnosis dan Pendekatan Terapi. Yogyakarta.
Febrinasari, Ratih Puspita, Maret, Universitas Sebelas, Sholikah, Tri Agusti, Maret, Universitas Sebelas, Pakha, Dyonisa Nasirochmi, Maret, Universitas Sebelas, Putra, Stefanus Erdana, & Maret, Universitas Sebelas. (2020). Buku saku diabetes melitus untuk awam. (November).
International Diabetes Federation. (2019). IDF Diabetes Atlas.
Irianto. (2014). Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular Panduan Klinis. Bandung. Alfa Beta. Bandung.
Jacob, Delwien Esther, & Sandjaya. (2018). Faktor faktor yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Karubaga district sub district Tolikara propinsi Papua. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 1(69), 1–16.
Kemenkes RI, 2018. (2018). Hari Diabetes Sedunia Tahun 2018. Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI, 1–8.
Lufthiani. (2020). Panduan Konseling Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Diabetes Melitus (1st ed.). Sleman.
Maria. (2021). Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus Dan Asuha Keperawatan Stroke. Sleman.
PB Perkeni. (2019). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2019. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.
Raudatussalamah, Fitri. (2012). Psikologi Kesehatan. Pekanbaru.
Riskesdas. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018.
Ruben, Graceistin, Rottie, Julia, & Karundeng, Michael Y. (2016). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Enemawira Graceistin. 4, 1–5.
Subiyanto. (2019). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Endokrin. Yogyakarta.
Suciana, Fitri, & Arifianto, Danang. (2019). Penatalaksanaan 5 Pilar Pengendalian Dm Terhadap Kualitas Hidup Pasien Dm Tipe 2. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(4), 311–318.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




