Penyuluhan Pentingnya Mengenal Infeksi Menular Seksual (Ims) pada Wanita Usia Subur (Wus) di Posyandu Dahlia Desa Kertawinangun Kabupaten Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v2i1.852Keywords:
Infeksi Menular Seksual, Wanita Usia Subur, Bahaya Penyakit MenularAbstract
Infeksi Menular Seksual atau sering dikenal dengan singkatan IMS adalah penyakit akibat infeksi yang dapat tertular melalui hubungan seksual. Dalam upaya menghindari Infeksi Menular Seksual pemerintah mencanangkan perilaku seksual yang aman termasuk penggunaan kondom, yang dianggap sebagai metode kontrasepsi terbaik untuk pencegahan IMS. Hasil laporan menunjukkan jika pengetahuan peserta dalam memahami masalah infeksi menular seksual mentgalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada kegiatan tersebut juga para peserta sangat antusias dalam menerima materi yang disampaikan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman Wanita usia subur tentang pengertian infeksi menular seksual, gejala infeksi menular seksual, penyebab infeksi menular seksual, pencegahan infeksi menular seksual, serta pengobatan dan skrining dengan mereka dating untuk konsultasi ke tenaga KesehatanReferences
Dartiwen, Dartiwen, & Nurmala, Cucu. (2019). Upaya Pencegahan Kehamilan Resiko Tinggi Yang Disebabkan" 4 Terlalu" Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Desa Juntiweden Kabupaten Indramayu: Prevention Of High-Risk Pregnancy Prevention Caused By" 4 Terlalu" In Fertile Women In Juntiweden Village, Indramayu Regency. Pengabdianmu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1–5.
Dewi PS, Ratna, Trijayanthi Utama, Winda, Aditya, Muhammad, & Nova Iyos, Rekha. (2016). Pencegahan Infeksi Menular Seksual Melalui Penyuluhan Dan Simulasi Penggunaan Kondom Pada Pekerja Seksual Di Klinik Mentari Puskesmas Panjang Bandar Lampung.
Fatimah, Aisyah. (2018). Persepsi Dan Perilaku Pekerja Seks Komersial Dalam Upaya Pencegahan Infeksi Menular Seksual Dan HIV/AIDS Di Kabupaten Bekasi Tahun 2017. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan, 2018.
Herman, Max Joseph. (1999). Penyakit Menular Seksual Akibat Jamur, Protozoa, Dan Parasit. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 9(02), 157454.
Marlinda, Yetik, & Azinar, Muhammad. (2017). Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS. JHE (Journal Of Health Education), 2(2), 185–193.
Masta Melati Hutahaean, S. S. T., Wahyu, M. Kes Afnizar, Ns, M., & Hutahaean, Grace Duma Mawarni. (2021). Pelayanan Maternal & Neonatal Pada Masa Adaptasi “Kebiasaan Hidup Baru.” CV Jejak (Jejak Publisher).
Purba, Deasy Handayani, Hulu, Victor Trismanjaya, Maisyarah, Maisyarah, Rasmaniar, Rasmaniar, Hidayati, Widi, Manurung, Jasmen, Priastomo, Yoga, Silaban, Nataria Yanti, & Marpaung, Dhorkas Dhonna Ruth. (2021). Infeksi Menular Seksual Dan HIV/AIDS. Yayasan Kita Menulis.
Saputri, Nadia Dara Tamara, & Murtiningsih, Murtiningsih. (2020). Hubungan Antara Motivasi Terhadap Perilaku Pencegahan Human Immunodeficiency Virus (HIV) Pada Pekerja Seks Komersial (PSK) Di Lagoa Jakarta Utara Tahun 2019. Journal Of Bionursing, 2(2), 75–85.
Sulistianingsih, Rizka, Djarot, Herry Suswanti, & Wahyuni, Dwi. (2013). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Keputihan Fisiologis Dan Patologis Di Lapas Wanita Kelas IIA Kota Semarang Tahun 2011. Jurnal Kebidanan, 1(1), 91–98.
WITHA RAHAYUNI, N. I. PUTU. (2018). Hubungan Antara Pengetahuan Wanita Pekerja Seksual Tentang Infeksi Menular Seksual Dengan Keteraturan Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual. Jurusan Kebidanan 2018.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




