Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web pada Mata Kuliah Pemrograman Web
Main Article Content
Pada perkembangan zaman yang terjadi pada saat ini ilmu pengetahuan dan teknologi sangat mempengaruhi kehidupan dan banyak perubahan yang terjadi serta manfaat bagi dunia pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis web pada mata kuliah Pemrograman Web. Metode Research and Development (R&D) merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penilaian materi yang digunakan berdasarkan validasi oleh 3 orang ahli 0.80-0.90 dengan reliabilitasnya 0.80 menunjukkan bahwa materi tersebut sangat layak digunakan, untuk penilaian media yang digunakan berdasarkan validasi oleh 3 orang ahli 0.70-0.95 dengan reliabilitasnya 0.80 menunjukkan bahwa media tersebut sangat layak digunakan. Langkah-langkah dalam penelitian menggunakan model ADDIE, proses pengembangannya yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation
Arsyad, Azhar. (2013). Media pembelajaran edisi revisi. Jakarta: Rajawali Pers, 24(4).
Asmawati, Andi, & Dalming, Taufiq. (2019). Pengembangan Media Animasi Flash Asam Basa dengan Metode Hannafin dan Peck. Quantum: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 10(2), 104–112.
Budi, Budi, & Nurjayanti, Brian. (2012). Pengembangan Metode Pembelajaran Online Berbasis E-learning (studi kasus mata kuliah bahasa pemrograman). Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi Dan Alih Teknologi Pertanian, 2(1), 59–66.
Cholid, Angga Achmad, Elmunsyah, Hakkun, & Patmanthara, Syaad. (2016). Pengembangan model web based learning pada mata pelajaran jaringan dasar paket keahlian tkj pada smkn se-kota malang. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(5), 961–970.
Darmansyah, Darmansyah. (2010). Pembelajaran Berbasis Web: Teori, Konsep dan Aplikasi.
Ellis, Ryann K. (2009). Field guide to learning management systems. ASTD Learning Circuits, 1–8.
Faslah, Roni. (2011). Pemanfaatan Internet Dalam Pengembangan Konsep Ips Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bermakna. Jurnal Ilmiah Econosains, 9(2), 167–170.
Hendriyani, Yeka, Delianti, Vera Irma, & Mursyida, Lativa. (2018). Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran berbasis video tutorial. Jurnal Teknologi Informasi Dan Pendidikan, 11(2), 85–88.
Januarisman, Erwin, & Ghufron, Anik. (2016). Pengembangan media pembelajaran berbasis web mata pelajaran ilmu pengetahuan alam untuk siswa kelas VII. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 3(2), 166–182.
Klein, James, & Richey, R. (2007). Design and development research. Mahwah, New Jersey: Lawrence Erbaulm Associates.
Macalister, John, & Nation, I. S. Paul. (2019). Language curriculum design. Routledge.
Pratomo, Adi, & Irawan, Agus. (2015). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis web menggunakan metode Hannafin dan Peck. POSITIF: Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, 1(1).
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (PT Alfabet). Bandung.
Sutedja, Adang, & Ahmaddien, Iskandar. (2020). Pengantar Statistika.
Sutopo, Ariesto Hadi. (2012). Teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu, 131–134.
Waldopo, W. (2011). Analisis kebutuhan terhadap program multi media interaktif sebagai media pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 17(2), 244–253.
