Hubungan Konsep Diri dengan Gaya Pengambilan Keputusan Menikah Dini di Madrasah Aliyah Diponegoro Desa Ngingit- Tumpang-Kabupaten Malang Tahun Ajaran
Main Article Content
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan gaya pengambilan keputusan menikah mudah. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X,XI dan XII dengan rentang usia 15-18 tahun. Metode penelitian merupakan metode kuantitatif denagn instrumen berupa kuisioner. Alat ukur konsep diri menggunakan dimensi pengetahuan, harapan dan penilaian. Pengukuran gaya pengambilan keputusan menggunakan instrumeny GDMS (general Decision Making Scale) dengan menggunakan 5 gaya pengambilan keputusan yaitu: Rational, intuisi, avoidance, dependent, dan Spontaneous. Uji analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini menggunakan Product Moment. Hasil penelitian menunjukan nilai p variabel X= 0,991, yang berarti bahwa konsep diri mempunyai hubungan dengan gaya pengambilan keputusan menikah dini.
Kebidanan Pamenang Pare Kabupaten Kediri. Tesis. Surabaya
Apriliyanti , Mudjiran, Ridha, 2016. Hubungan Konsep Diri Siswa Dengan Tingkah Laku Sosial Siswa. Jurnal Educatio. Padang
Astuti. 2014. Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri Siswa Sekolah Dasar Negeri Mendungan I Yogyakarta. Skripsi. Jogjakarta
Bharathi dan Sreedevi .2013.A Study on the Self-Concept of Adolescents. International Journal of Science and Research (IJSR). India.
Calhoun, J.F. & J.R Cocella. 1990. Psychology of Adjusment and Human Relationship. New York: McGraw-Hill Publishing Co.
Damayanti Ira. 2012. Gambaran reamaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi siswi kelas XI di SMK BATIK 2 Surakarta. Skripsi. Surakarta
Fadilah, Hartini, 2017. Konsep Diri Anak Jalanan di Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal. STAIN
Faridatul (2011). Pernikahan dini dalam pandangan masyarakat Madura: Studi fenomenologi di Desa Pandan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Jurnal.Malang.
Ghufron & Risnawita. 2011. Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Madia.
George R. Terry. (1984). Principles of Manajement. USA: Ricard. D. Kmin Inc
Handayani, 2017. Kematangan Emosi Dengan Pengambilan Keputusan Pada Remaja Menikah Muda di Kecamatan Prabumulih Barat. Skripsi. Indralaya
Hurlock. 1980. Psikologi Perkembangan. Jakarta. Erlangga
Isnaini,2013. Pengambilan Keputusan Menikah Muda. Skripsi. Malang
Janis. Mann. 1977. Decision making: A psychological analysis of conflict, choice, and commitment. Newyork. APA PsycInfo
Jess Feist, 2017. Theoriers of Personality. Jakarta. Salemba Humanika
JF Engel, RD Blackwell, dan Miniard, P. W. 1994. Perilaku Konsumen. Jakarta : Bina Rupa
Kusumayani. 2014. Gaya Pengambilan Keputusan menikah (Studi Kasus Sepasang Mahasiswa Strata Satu Kota Malang). Malang
JF Engel, RD Blackwell, dan Miniard, P. W. 1994. Perilaku Konsumen. Jakarta : Bina Rupa
Kuzgun, Y. (1992). Decision strategies scale: Development and standardization. VII. National Psychology Congress Scientific Studies. Turkish Psychologists Association, Ankara (161-170).
Marowy.2010 “Pengambilan Keputusan Terhadap Usia Kawin Muda di Dusun Orang Desa Pandan Wangi Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombol Timur” Jurnal EducatiO
Meliyanti, 2007 “Perbedaan Motivasi untuk Menikah Dini Antara Remaja LakiLaki dan Remaja Perempuan” Skripsi, Tangerang
Musri, 2020. Hubungan Konsep Diri dengan Kecemasan Dalam mematuhi Aturan Pada Santri Dayah Insan Qurani Sibreh Aceh Besar. Skripsi. Banda Aceh
Nurliana. 2015. Konsep Diri Remaja (Siswa Kelas X SMA). Jurnal. Malang
Nofianti, Qomariah. 2017. Metode Penelitian Survey. Pekanbaru
Notoatmodjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka cipta
Prilia. 2017. Perbedaan Konsep Diri Remaja Perempuan yang Melakukan Pernikahan dini yang Bercerai dan yang tidak Bercerai. Skripsi. Malang.
Ramadhona.2020. Konsep Diri Remaja Putri Dalam Memutuskan Untuk Menikah Dini. jurnal. Semarang
Ranyard. R. Crozier, W.R., Svenson, O. (1997). Decision Makin, Cognitive models and Explanations. New York: Routledge. This edition published in the Taylor & Francis 1-Library. 2002. ISBN 0-203-75263-5.
RUU.NO.16. 2019 “Perubahan Atas Undang-undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan” .
Safitri, D. A. (2017). Kerterlibatan Ayah dalam Pengambilan Keputusan Rasional Untuk Menikah Melalui Proses Ta'aruf .
Sari. 2019. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan. Jurnal. Padang
Santrock, 2012. Life-spain development. Jakarta. Erlangga
Scott and Bruce. 1995. Decision-Making Style: The Development And Assessment of a Measure. New York
Suryadi, Kadarsah dan Ramadani, M. Ali. (2002). Sistem Pendukung Keputusan: Suatu Wacana Struktural Idealisasi dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sonovil. 2019. Pengaruh Figure Ettachment Dalam Pengambilan Keputusan Menikah Muda. Skripsi UNJ. Jakarta
Tablita. 2019. Hubungan Penyuluhan Pernikahan Dini dengan Pengambilan
Keputusan Rasional Pra-Nikah Siswa-Siswai SMK Yanusa Pendok Pinang.. Skripsi. Jakarta.
Tuapattiana, Hartati. 2014. Pengambilan Keputusan Untuk Menikah Beda Etnis: Studi Fenamenologis Pada Perempuan Jawa. Jurnal, Vol 13. No.1. Semarang. Jurnal Psikologi Undip
Tyas, Artiati, 2018 “Pengambilan Keputusan Menikah Dini pada Remaja Putri di Kecamatan Sukoharjo Ngaglik” Jurnal Spririt. Jogja
