https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/issue/feedJurnal Locus Penelitian dan Pengabdian2026-07-02T06:18:04+00:00Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian[email protected]Open Journal Systems<h3>About the Journal</h3> <p>Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian is an international scientific journal, double-blind peer-reviewed, open acces journal published monthly by CV. Riviera Publishing</p> <p>Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be empirically examined. This journal publishes research articles covering health sciences, which includes: communication, management, economics, culture, Education, law, Social Health and religion that belong to the Social Science context.</p> <p>Journal has become a member of Crossref (Prefix:<a href="https://search.crossref.org/?q=2829-7334&from_ui=yes">10.36418</a>) with Online ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20220512410981008" target="_blank" rel="noopener">2829-7334</a> and Print ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20220426131073047" target="_blank" rel="noopener">2829-5439</a></p> <p><strong>Publication Frequency: </strong>Monthly</p> <p><strong>Language: </strong>Indonesian<strong>, </strong>English</p> <p><strong>Level of Publication:</strong> National</p> <div>Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian is indexed and abstracted in the following databases:<br /><br /></div> <div> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; text-align: left;"><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bold; -webkit-font-smoothing: antialiased;">- <a href="https://search.crossref.org/?q=2829-7334&from_ui=yes">Crossref</a></strong></div> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; text-align: left;"><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bold; -webkit-font-smoothing: antialiased;">- <a href="https://scholar.google.com/citations?user=XliyCXkAAAAJ&hl=id">Google Scholar</a></strong></div> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; text-align: left;"><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bold; -webkit-font-smoothing: antialiased;">- <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/24840">Garuda</a></strong></div> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; text-align: left;"><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bold; -webkit-font-smoothing: antialiased;">- <a href="https://openurl.ebsco.com/results?bquery=2829-5439&page=1&link_origin=www.ebsco.com">EBSCO</a></strong></div> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; text-align: left;"> </div> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; text-align: left;">The journal has been listed in:</div> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; text-align: left;"><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bold; -webkit-font-smoothing: antialiased;">- <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2829-7334">ROAD</a></strong></div> </div>https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/6034Efektivitas Media Fabel Audiovisual Terintegrasi Sains Terhadap Kemampuan Analisis Informasi dan Pemaknaan Nilai Cerita pada Siswa Sekolah Dasar2026-06-26T08:06:15+00:00Andreas Leta Kando[email protected]<h1>Kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan belum memanfaatkan media yang mampu mengintegrasikan kemampuan literasi dengan konteks pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media fabel audiovisual terintegrasi sains terhadap kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>pre-experimental</em> melalui <em>One Group Pretest Posttest Design</em> yang melibatkan 30 siswa kelas VI sebagai sampel menggunakan teknik sampling jenuh (<em>total sampling</em>). Data diperoleh melalui tes kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita yang telah divalidasi serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas <em>Shapiro Wilk</em>, <em>Paired Sample t-Test</em>, dan analisis <em>Normalized Gain</em> (<em>N-Gain</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan analisis informasi meningkat dari 65,57 menjadi 86,37, sedangkan kemampuan pemaknaan nilai cerita meningkat dari 67,00 menjadi 87,80. Hasil <em>uji Paired Sample t-Test</em> menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> (p < 0,05), sementara nilai N-Gain berada pada kategori sedang hingga tinggi yang mengindikasikan efektivitas penggunaan media. Dengan demikian, media fabel audiovisual terintegrasi sains terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan analisis informasi dan pemaknaan nilai cerita siswa sekolah dasar serta berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif yang mendukung pengembangan literasi, berpikir kritis, dan pembelajaran kontekstual</h1>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Andreas Leta Kandohttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/6069Perlindungan Hukum terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Kekerasan dalam Sistem Peradilan Pidana (Studi Kasus di Polres Buru Selatan)2026-07-01T06:26:13+00:00Erna Rahmawati Marasabessy[email protected]Hadibah Z. Wadjo[email protected]Remon Supusepa[email protected]<p>Studi ini dilaksanakan untuk mengkaji wujud perlindungan hukum bagi anak yang melakukan tindak kekerasan dalam mekanisme peradilan pidana, sekaligus memetakan hambatan dalam penerapannya di lingkup Polres Buru Selatan. Peneliti menerapkan metode yuridis empiris dengan memadukan pendekatan regulasi dan penelaahan kasus. Informasi dikumpulkan melalui penelusuran literatur serta dialog langsung dengan penegak hukum, untuk selanjutnya diperiksa secara kualitatif. Berdasarkan hasil studi, pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak pelaku kekerasan di Polres Buru Selatan dinilai belum optimal jika merujuk pada regulasi UU SPPA. Dalam beberapa kasus, anak tidak memperoleh pendampingan yang memadai dari orang tua, penasihat hukum, maupun pembimbing kemasyarakatan, serta belum mendapatkan perlakuan dan penempatan yang memenuhi standar perlindungan anak. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman aparat terhadap prinsip dan mekanisme UU SPPA, kurangnya sarana dan prasarana pendukung, lemahnya koordinasi dengan Balai Pemasyarakatan dan lembaga perlindungan anak, budaya hukum masyarakat yang masih berorientasi pada penghukuman, stigma negatif terhadap anak pelaku tindak pidana, serta kendala geografis dan ekonomi keluarga yang membatasi akses pendampingan dan bantuan hukum.</p>2026-07-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Erna Rahmawati Marasabessy, Hadibah Z. Wadjo, Remon Supusepahttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5738Penyusunan Dokumen Rencana Strategis Pengembangan Keuskupan Labuan Bajo 2025-20302026-06-18T04:27:34+00:00Marianus Tapung[email protected]Maksimus Regus[email protected]Fransiskus Nala Kartijo Udu[email protected]Petrus Redy Partus Jaya[email protected]Fransiskus Sawan[email protected]Kristianus Viktor Pantaleon[email protected]<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menyusun dokumen Rencana Strategis (Renstra) Keuskupan Labuan Bajo (KLB) 2025–2030 sebagai instrumen kebijakan pastoral yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis data. Hal ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan tata kelola kelembagaan yang adaptif di tengah dinamika sosial-ekonomi di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyusun Renstra yang dapat menjadi pedoman kebijakan pastoral yang berfokus pada pemberdayaan umat, penguatan tata kelola sinodal, kemandirian finansial, dan peningkatan kualitas SDM serta adaptasi digital. Metode yang digunakan meliputi pendekatan sinodal melalui survei, Focus Group Discussion (FGD), serta analisis triangulasi yang mengintegrasikan Appreciative Inquiry (AI), analisis SWOT, dan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil kegiatan ini menunjukkan potensi besar umat yang belum optimal karena keterbatasan kualitas sumber daya manusia dan lemahnya integrasi pelayanan pastoral berbasis komunitas. Renstra ini menghasilkan arah transformasi menuju Gereja yang memberdayakan dengan fokus pada tata kelola sinodal, kemandirian finansial, dan peningkatan kualitas SDM serta adaptasi digital. Dokumen Renstra ini diharapkan menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan pelayanan Gereja yang inklusif, transformatif, dan berkelanjutan.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Marianus Tapung, Maksimus Regus, Fransiskus Nala Kartijo Udu, Petrus Redy Partus Jaya, Fransiskus Sawan, Kristianus Viktor Pantaleonhttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5778Development of Interactive Multimedia-Based Learning Media for Periodic Maintenance Competencies to Improve Learning Outcomes of Ma'arif Vocational School Students 2026-06-18T04:48:24+00:00Ahmad Tarmidi[email protected]Aci Primartadi[email protected]Dwi Jatmokz[email protected]Ahmad Masrur[email protected]<p>This research aims to produce interactive learning media for the periodic maintenance competency at SMK Ma'arif 6 Ayah, assess the feasibility of interactive multimedia learning media for the periodic maintenance competency, and measure the improvement in student learning outcomes following the use of interactive multimedia learning media for the periodic maintenance competency. The development of the interactive learning media employed a Research and Development (R&D) research method. Small-scale field trials were conducted with 12 students, and large-scale field trials were conducted with 32 Grade XII students of the Light Vehicle Engineering study program at SMK Ma'arif 6 Ayah. The trial results fell within the very feasible category, with the following details: material expert evaluation yielded a score of 88.25% (very feasible); media expert evaluation yielded a score of 87.75% (very feasible); small-scale student trials yielded a score of 89% (very feasible); and large-scale student trials yielded a score of 89.75% (very feasible). Based on these results, it can be concluded that the interactive multimedia-based learning media for the periodic maintenance competency is very feasible for use as a learning medium and is effective in improving student learning outcomes. This medium can therefore serve as an alternative solution in automotive practical learning, particularly at SMK Ma'arif 6 Ayah, and may be adapted for other subjects requiring practice-based procedural understanding.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ahmad Tarmidi, Aci Primartadi, Dwi Jatmokz, Ahmad Masrurhttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5797A Criminological Review of The Role of Village Heads in Crime Prevention and Control (A Study in Kapringan Village, Indramayu Regency)2026-06-18T04:48:55+00:00Durma Durma[email protected]Sanusi Sanusi [email protected]<p>Kapringan Village, Krangkeng District, Indramayu Regency, as part of a rural community subject to ongoing social and economic dynamics, is not insulated from the problem of crime. Crime in rural areas is a social phenomenon influenced by various factors and requires an active role from the village government — particularly the village head — in maintaining public order and security. This research aims to determine the role of the village head from a criminological perspective in the prevention and control of criminal acts in Kapringan Village, Krangkeng District, Indramayu Regency. The issues examined include the factors that cause crime and the efforts made by the village head in preventing and addressing crime within the area, viewed through a criminological lens. The research employs a qualitative approach that describes the reality of crime in Kapringan Village, utilizing an empirical legal research framework from a criminological perspective, with data gathered through interviews and field observations as well as relevant laws, regulations, and literature. The findings reveal that the factors contributing to crime in Kapringan Village include economic hardship, low levels of education, unemployment, the influence of the social environment, and weak legal awareness within the community. The village head's efforts in preventing and addressing crime encompass coordination with security forces (TNI, Polri) and community leaders, environmental security coaching, legal counseling, and community empowerment through social and economic activities. This research is expected to offer insights for village heads and government officials in fostering public security and order in a sustainable manner.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Durma Durma, Sanusi Sanusi https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5853Strategic Investment Decision Analysis for Hydrogen Supply Alternatives at PT Energi Nasional X2026-06-26T08:05:51+00:00Amar Ma’ruf[email protected]Pri Hermawan[email protected]<p>This study aimed to identify feasible hydrogen supply alternatives and determine the most suitable strategic option for PT Energi Nasional X. To achieve this objective, the research employed an integrated analytical framework consisting of SWOT–TOWS analysis, the Fuzzy Delphi Method (FDM), and the Analytic Hierarchy Process (AHP). SWOT–TOWS analysis was used to identify internal strengths and weaknesses as well as external opportunities and threats, which were then translated into feasible strategic alternatives. The FDM was applied to validate the relevance of evaluation criteria and obtain expert consensus from subject matter experts (SMEs). Finally, AHP was used as the primary multi-criteria decision-making method to determine criteria weights, evaluate alternatives through pairwise comparisons, and generate a final ranking of alternatives in a structured and consistent manner. The FDM analysis validated eight main evaluation criteria, namely capital expenditure (CAPEX), operating expenditure (OPEX), net present value (NPV), equipment reliability, supply continuity, H? quality/purity assurance, implementation risk, and operability and maintainability. The AHP results indicated that equipment reliability, net present value (NPV), and supply continuity were the most influential criteria in determining the preferred hydrogen supply strategy. The final AHP ranking showed that the New Plant alternative achieved the highest global priority score compared with the Revitalization and External Procurement alternatives. Although the New Plant option required the highest initial investment cost, it provided superior long-term operational reliability, stronger supply continuity, better process control, and improved operational independence from external suppliers. A sensitivity analysis was also conducted to evaluate the robustness of the decision model under various weighting scenarios. The results showed that the ranking of alternatives remained stable despite changes in criteria weights, indicating that the decision model is robust and reliable for supporting strategic investment decisions. Based on the overall analysis, this study concluded that the development of a new hydrogen plant is the most appropriate and sustainable hydrogen supply strategy for PT Energi Nasional X. The selected alternative offers the best balance between financial value, operational reliability, risk management, and long-term business sustainability, while supporting continuous polypropylene production and strengthening the competitiveness of PT ONE ENERGY.</p>2026-07-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amar Ma’ruf, Pri Hermawanhttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5907Artificial Intelligence, Automation, and Digitalization in Fresh Fruit Bunch Grading for the Palm Oil Industry: A Systematic Literature Review2026-06-26T08:06:04+00:00Ferizal[email protected]Bambang Iskandriawan [email protected]<p>Accounting for 85% of global palm oil production, Indonesia holds a dominant position as the industry’s leading global supplier. Despite this prominence, Fresh Fruit Bunch (FFB) grading—the quality-critical process of assessing fruit ripeness prior to processing—remains largely dependent on manual operator judgment, a practice that inherently introduces evaluation bias, output variability, and measurable financial inefficiencies at the mill level. Following the PRISMA 2020 protocol, this study conducted a Systematic Literature Review (SLR) to consolidate and critically evaluate empirical evidence on the application of artificial intelligence (AI), automation, and digitalization in FFB grading operations. Three peer-reviewed databases—Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar—were systematically searched to retrieve publications from 2018 to 2025. After multistage eligibility screening and quality appraisal using the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) 2018, a total of 29 methodologically sound articles were included in the synthesis, supported by strong inter-rater reliability (Cohen’s Kappa, ? = 0.82), indicating substantial agreement. The synthesis identified four key findings: (1) CNN- and YOLO-based architectures achieved FFB classification accuracy of up to 97%, demonstrating substantial performance advantages over manual grading; (2) three dimensions—technological readiness, organizational readiness, and human capability—consistently determined implementation outcomes, with organizational readiness alone increasing adoption rates by 15–20%; (3) AI-driven grading systems generated measurable improvements in Oil Extraction Rate (OER) and reductions in Free Fatty Acid (FFA) levels, with economic benefits typically realized within 12–24 months of deployment; (4) despite its strength in confirmatory analysis, CB-SEM remains underutilized in this research domain. One of the most important findings of this review is the absence of a unified structural model linking mill readiness, technology adoption pathways, and downstream business performance outcomes—a gap that is both theoretically significant and practically urgent. To address this issue, this review proposes a structured empirical research agenda to guide future studies in the Indonesian palm oil industry context.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ferizal, Bambang Iskandriawan https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5954Model Pengelolaan Kredit Pajak Penghasilan Pasal 23 dan Dampaknya terhadap Stabilitas Kas pada Firma Hukum Rintisan2026-06-05T04:00:08+00:00Anneke Margaret Pangaribuan[email protected]Subagio Efendi[email protected]<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen perpajakan atas rekonsiliasi kredit pajak Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 pada firma hukum rintisan X, mengidentifikasi dampaknya terhadap pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) dan stabilitas manajemen keuangan, serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen perpajakan PPh Pasal 23 pada firma hukum rintisan X telah berjalan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian, namun belum optimal. Permasalahan utama terletak pada keterlambatan dan ketidaklengkapan bukti potong, ketidaksesuaian data, serta keterbatasan sistem administrasi. Kondisi ini berdampak pada potensi pembetulan SPT, risiko sanksi administratif, serta terganggunya stabilitas manajemen keuangan akibat keterlambatan pengakuan kredit pajak. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penyusunan prosedur operasional standar, penguatan sistem monitoring bukti potong, penerapan sistem informasi terintegrasi, serta peningkatan frekuensi tax review. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas manajemen perpajakan, meminimalkan kesalahan pelaporan, serta menjaga stabilitas keuangan perusahaan.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Anneke Margaret Pangaribuan, Subagio Efendihttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5975Computer Vision-Based Chili Pepper Dryness Classification Using Lightweight CNN Models for Affordable Post-Harvest Sorting2026-06-18T04:28:03+00:00Tri Raharjo Yudantoro[email protected]Moh. Djaeni[email protected]R. Rizal Isnanto[email protected]Prayitno Prayitno[email protected]Z. N. Novita Sari[email protected]<p>The manual grading of chili pepper dryness is uneven because human graders tend to perceive color, texture, and form changes that occur gradually during drying in a subjective way. The purpose of this study is to develop a lightweight convolutional neural network model that can effectively balance classification accuracy, validation stability, and deployment feasibility for inexpensive post-harvest sorting. A controlled visual dataset of 1,662 photos of red chili pepper from 32 samples at eleven drying times was gathered and classified into Fresh, Medium, and Dry classes. We assessed MobileNetV2, NASNetMobile, and InceptionV3 using the same pre-processing, augmentation, and hold-out testing protocol, along with additional robustness analysis. MobileNetV2 achieved the best hold-out performance with 93% accuracy, 93% precision, 92% recall, and 92% F1-score, while having fewer parameters and lower computational cost than NASNetMobile and InceptionV3. The class-wise analysis showed that the greatest errors were found between the Fresh–Medium and Medium–Dry boundaries, as the visual transition of chili dryness is gradual. MobileNetV2 is the most suitable baseline for low-cost camera-based chili pepper dryness sorting, and this study provides an evidence-based standard for post-harvest visual inspection using compact deep learning.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tri Raharjo Yudantoro, Moh. Djaeni, R. Rizal Isnanto, Prayitno Prayitno, Z. N. Novita Sarihttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5994Restrukturisasi sebagai Alternatif Penyelesaian Kepailitan PT Sritex dalam Perspektif Keadilan Bermartabat2026-07-01T03:25:50+00:00Ariel Alexander[email protected]Boy Gabriel Yohanes Simarmata [email protected]Dyo Ganda Siadari [email protected]Teguh Prasetyo [email protected]<p>Kepailitan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjadi salah satu kasus yang memperoleh perhatian luas karena melibatkan perusahaan tekstil nasional yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, penyerapan tenaga kerja, dan aktivitas ekspor. Permasalahan yang muncul adalah apakah likuidasi merupakan solusi yang paling tepat ataukah restrukturisasi dapat menjadi alternatif penyelesaian yang lebih berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis restrukturisasi sebagai alternatif penyelesaian kepailitan PT Sritex serta mengkaji relevansinya dalam perspektif Keadilan Bermartabat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif menggunakan metode preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restrukturisasi memiliki landasan hukum yang kuat dalam sistem kepailitan Indonesia melalui mekanisme Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Restrukturisasi dinilai lebih mampu menjaga keberlangsungan usaha, melindungi kepentingan kreditur, mempertahankan lapangan kerja, dan meminimalkan dampak sosial-ekonomi dibandingkan likuidasi. Dalam perspektif Keadilan Bermartabat, restrukturisasi mencerminkan keseimbangan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan sehingga lebih sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan tujuan hukum nasional.</p>2025-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ariel Alexander, Boy Gabriel Yohanes Simarmata , Dyo Ganda Siadari , Teguh Prasetyo https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/6043Conflict Archaeology as a Source of Local History Education: Potential and Challenges in The City of Palopo2026-07-02T06:18:04+00:00Benyamin Lufpi[email protected]<p>Palopo City was once the seat of the Luwu Kingdom and retains conflict archaeology remains from several historical periods, ranging from internal succession conflicts and Islamization to colonial contestation and post-independence resistance. This study aims to identify these conflict archaeology remains and to analyze the potential and challenges of utilizing them as sources for local history education. A qualitative descriptive approach was used, combining archaeological methods (observation, description, contextual analysis) with historical methods (source criticism, explanation, historiography), with data collected through field observation, literature review, and interviews with ten informants comprising three History/Social Studies teachers, two Museum Batara Guru curators, one caretaker of the Lokkoe Royal Tomb Complex, one administrator of the Jami' Tua Mosque of Palopo, and two representatives from the Palopo City Cultural Affairs and Education Offices. The findings identify four categories of conflict archaeology remains and confirm through interview data that while the first three site categories have been mentioned in classroom instruction as local content and visited through Education Office programs, their utilization remains unsystematic, dependent on individual teacher initiative, and constrained by scheduling, permits, and sensitivity of certain narratives. Each category holds significant educational potential that remains underutilized, while facing specific challenges related to site sanctity, accessibility, narrative complexity, and the scarcity of primary sources. The study recommends differentiated utilization strategies and cross-sector coordination among site managers, the cultural affairs office, and the education office, anchored in Palopo City Regional Regulation Number 8 of 2014.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Benyamin Lufpihttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5771Clinical Outcomes of Magnesium Sulphate and Aminophylline in Adult Acute Asthma: A Systematic Review and Network Meta-analysis 2026-06-18T04:27:48+00:00I Putu Angga Manik Pratama[email protected]Luh Gede Janny Resista Yani[email protected]Bagus Agung Arya Dharma Pramana Dwi Sutanegara[email protected]I Gede Arya Yoga Dharma Wiguna[email protected]<p>Magnesium sulfate (MgSO?) and aminophylline are commonly used as adjunctive therapies in adults with acute asthma exacerbations who do not adequately respond to standard treatment. However, their comparative effectiveness remains uncertain. This network meta-analysis (NMA) aimed to evaluate the clinical outcomes of MgSO? and aminophylline in adults with acute asthma. A systematic review and meta-analysis were conducted following PRISMA guidelines, identifying articles from PubMed, SpringerLink, and Taylor & Francis. Random-effects models generated standardized mean differences (SMD) with 95% confidence intervals (CI). A league rank table was also generated to estimate the most effective agent in treating acute asthma. Overall heterogeneity was evaluated using the I² test. The NMA demonstrated no statistically significant difference between MgSO? and aminophylline in improving FEV? (SMD = 0.68; 95% CI: ?1.59 to 2.95; p = 0.5573). Ranking analysis suggested that, besides placebo, nebulized MgSO? had the highest probability of being the most effective intervention for FEV? improvement, although this finding did not reach statistical significance (nebulized MgSO?: MD = 1.11; 95% CI: 0.20–3.38; p = 0.6641). Qualitative synthesis indicated that MgSO? was associated with improvements in PEFR. In addition, aminophylline showed a potential reduction in hospital admission rates, whereas results for MgSO? were inconsistent across studies. MgSO? and aminophylline showed comparable effects on FEV? improvement in adults with acute asthma. MgSO? demonstrated favorable results in PEFR improvement, while aminophylline may offer potential benefits in reducing hospital admissions. Given the heterogeneity and limited sample sizes of available trials, further high-quality head-to-head studies are warranted to clarify their relative clinical effectiveness.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 I Putu Angga Manik Pratama, Luh Gede Janny Resista Yani, Bagus Agung Arya Dharma Pramana Dwi Sutanegara, I Gede Arya Yoga Dharma Wigunahttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5792Prediksi Inflasi Menggunakan Deep Learning dengan Integrasi Variabel Makroekonomi dan Data Narasi Digital sebagai Variabel Eksogen2026-06-18T04:48:34+00:00Riza Damayanti[email protected]Irhamah Irhamah[email protected]Tintrim Dwi Ary Widhianingsih [email protected]<p>Penelitian ini memperluas studi pendahuluan penulis ablation study enam model LSTM untuk peramalan inflasi Indonesia (manuscript submitted ke AMLDS 2026, under review) dengan mengevaluasi apakah variabel <em>dummy structural break</em> (Lebaran, COVID-19, kenaikan BBM) meningkatkan performa model yang mengintegrasikan variabel makroekonomi dan naratif digital. Menggunakan dataset yang sama (Januari 2005-Desember 2024, 240 observasi bulanan), penelitian ini memperkenalkan M3_Naratif_Dummy sebagai model baru yang mengombinasikan Google Trends Index dan IEH Bank Indonesia dengan tiga <em>dummy structural break</em>. Tujuh model dibandingkan: ARIMA, VAR, M1 LSTM Baseline, M2 LSTM Numerik, M3 LSTM Naratif, M3 LSTM Naratif+Dummy, dan M4 LSTM Full (N=10 replikasi, T*=6). Hasil menunjukkan M3 LSTM Naratif tetap menjadi model terbaik (RMSE=0,7823, sMAPE=17,72%, std=0,53%), sementara M3_Naratif_Dummy mencapai sMAPE=22,98% dengan varian 8,4 kali lebih tinggi (std=4,43%). Pada <em>lookback</em> optimal T=6, kedua model konvergen ke performa hampir setara (sMAPE 17,37% vs 17,57%), dan uji <em>Diebold-Mariano</em> mengonfirmasi tidak ada perbedaan signifikan (p=0,845). Seluruh model LSTM secara signifikan mengungguli VAR (p<0,05). Temuan utama: variabel naratif digital secara implisit menangkap informasi <em>structural break</em>, sehingga penambahan dummy eksplisit bersifat redundan dan mendestabilisasi model LSTM peramalan inflasi Indonesia.</p>2026-07-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Riza Damayanti, Irhamah Irhamah, Tintrim Dwi Ary Widhianingsih https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5821Systematic Literature Review (SLR): Technology Implementation and Digitalization in Tourism and Hotel Services2026-06-26T08:05:24+00:00Rizky Hariyanto[email protected]Yudha Endra Pratama[email protected]<p>The rapid adoption of digital technologies has fundamentally reshaped service delivery across the global tourism and hospitality sector. While an expanding body of literature addresses individual aspects of this transformation, the field still lacks a comprehensive synthesis that simultaneously maps dominant technology categories, examines prevailing methodological orientations, and critically analyzes implementation challenges across diverse tourism contexts, particularly in developing economies. This study addressed that gap through a Systematic Literature Review (SLR) of 63 peer-reviewed documents retrieved from the Scopus database (2015–2025). Documents were screened using the PRISMA protocol with explicit inclusion and exclusion criteria covering publication period, language, document type, thematic relevance, and methodological quality. Bibliometric analysis was conducted using VOSviewer (version 1.6.20) and the RStudio Bibliometrix package. Three research questions guided the synthesis: (RQ1) which technology categories dominate the literature; (RQ2) what methodological approaches characterize this field; and (RQ3) what challenges and best-practice solutions are associated with technology adoption. The findings reveal four dominant themes: (1) artificial intelligence, IoT, and smart technologies as drivers of operational efficiency and personalized service; (2) mobile applications and online platforms reshaping booking behavior within a Technology Acceptance Model (TAM) framework; (3) persistent barriers, including digital literacy gaps, data privacy concerns, and employee resistance, which are especially pronounced in SME-dominated and developing-country contexts; and (4) COVID-19 as a structural accelerant of contactless and automated service delivery. The study’s novelty lies in its cross-cutting synthesis, integrating technology classification, methodological critique, and challenge analysis while foregrounding the underexplored context of developing tourism economies. Theoretically, this review advances digital tourism literature by identifying boundary conditions of TAM and proposing an integrated analytical framework for future research. Practically, the findings provide actionable guidance for tourism managers, destination management organizations, and policymakers navigating digital transformation.</p>2026-07-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rizky Hariyanto, Yudha Endra Pratamahttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5869Peran Self Regulated Learning sebagai Moderator pada Hubungan antara Grit dan Performa Akademik Mahasiswa Unit Kegiatan Olahraga2026-06-18T06:24:21+00:00Namira Permata Dharma P[email protected]Sri Tiatri [email protected]Riana Sahrani [email protected]<p>Mahasiswa yang aktif dalam unit kegiatan olahraga menghadapi tantangan menyeimbangkan tuntutan akademik dan latihan intensif, sehingga performa akademik mereka dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti <em>grit</em> dan <em>self-regulated learning</em> (SRL). Grit didefinisikan sebagai ketekunan dan konsistensi minat terhadap tujuan jangka panjang, sedangkan SRL merupakan kemampuan individu mengelola proses belajar melalui perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi diri. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh grit terhadap performa akademik mahasiswa unit kegiatan olahraga serta menganalisis peran SRL sebagai moderator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain moderasi, melibatkan 124 mahasiswa aktif unit kegiatan olahraga minimal semester dua. Instrumen yang digunakan meliputi <em>Grit Scale</em>, skala SRL, dan IPK sebagai indikator performa akademik. Analisis dilakukan menggunakan regresi moderasi dengan <em>PROCESS Macro Hayes.</em> Hasil menunjukkan grit berpengaruh positif dan signifikan terhadap performa akademik (? = 0,07; p = 0,03), SRL juga berpengaruh signifikan (? = 0,4; p = 0,004), serta interaksi keduanya signifikan (? = 0,0012; p = 0,01), mengindikasikan SRL memoderasi hubungan grit dan performa akademik. Semakin tinggi SRL, semakin kuat pengaruh grit terhadap pencapaian akademik. Model menjelaskan 11,13% variasi performa akademik (R² = 0,11). Temuan ini berkontribusi secara teoretis dalam memahami interaksi motivasi jangka panjang dan regulasi diri, serta menawarkan implikasi praktis bagi institusi dalam merancang program pelatihan SRL dan manajemen waktu yang disesuaikan dengan jadwal latihan mahasiswa unit kegiatan olahraga.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Namira Permata Dharma P, Sri Tiatri , Riana Sahrani https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5915Dinamika dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Cadangan Pangan Pemerintah Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat2026-06-10T07:12:25+00:00Ridwan Apriansyah[email protected]Harianto Harianto[email protected]Achmad Suryana [email protected]<p>Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) merupakan instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga pangan di tingkat lokal, dengan beras sebagai komoditas pokok terpenting dalam struktur sosial-ekonomi masyarakat Indonesia. Namun, volume CPPD beras di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih jauh di bawah standar acuan pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi pengelolaan CPPD beras di Provinsi NTB serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilakukan di tingkat provinsi dan 10 kabupaten/kota menggunakan data bulanan periode 2023-2025 dari sumber primer (survei dan wawancara) dan sekunder (BPS, Kementerian Pertanian, Bapanas, Dinas Pangan, dan BULOG). Analisis kondisi CPPD berpedoman pada Peraturan Bapanas No. 3 Tahun 2025, sementara faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisis melalui kebijakan nasional, regulasi daerah, dinamika harga beras, serta intervensi pemerintah (SPHP dan bantuan beras). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan CPPD beras di Provinsi NTB saat ini berpedoman pada Peraturan Bapanas No. 3 Tahun 2025, dengan total kebutuhan CPPD tahun 2025 ditetapkan sebesar 666,78 ton, sementara realisasi mencapai 393,30 ton atau 58,98% dari target. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan, meskipun pemenuhan normatif yang diamanatkan peraturan belum sepenuhnya terpenuhi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan dan kinerja CPPD meliputi kerangka regulasi daerah yang beragam antar kabupaten/kota, peningkatan disparitas harga pasokan antar wilayah, serta kebijakan intervensi yang bersifat adaptif seperti distribusi SPHP dan bantuan beras.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ridwan Apriansyah, Harianto Harianto, Achmad Suryana https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5955Analisis Efektivitas Kebijakan Penetapan Badan Layanan Umum melalui Pendekatan Systematic Literature Review2026-07-01T06:25:58+00:00Nikita Kurnia[email protected]Umanto Umanto[email protected]<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kebijakan penetapan Badan Layanan Umum (BLU) dalam perspektif reformasi administrasi publik, reformasi pengelolaan keuangan negara, pengukuran kinerja, dan tata kelola organisasi sektor publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh melalui database Scopus dengan rentang publikasi tahun 2016–2026 menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan <em>Public Financial Management Reform</em>, <em>policy implementation, performance management</em>, dan <em>organizational governance</em>. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan pendekatan PRISMA sehingga diperoleh 36 artikel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan penetapan BLU dipengaruhi oleh kapasitas administrasi, kualitas tata kelola organisasi, fleksibilitas pengelolaan keuangan, sistem pengukuran kinerja, <em>collaborative governance</em>, dan kemampuan organisasi dalam mengelola perubahan tata kelola secara substantif. Penelitian ini juga menemukan bahwa fleksibilitas pengelolaan organisasi publik tidak otomatis meningkatkan kualitas pelayanan publik apabila tidak diiringi sistem akuntabilitas dan pengukuran kinerja yang efektif. Selain itu, implementasi kebijakan berbasis fleksibilitas berpotensi menghasilkan superficial compliance apabila organisasi hanya berorientasi pada pemenuhan administratif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan penetapan BLU merupakan hasil interaksi multidimensional antara kapasitas organisasi, tata kelola birokrasi, pengukuran kinerja, dan orientasi pelayanan publik berbasis hasil.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nikita Kurnia, Umanto Umantohttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5978Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Project-Based Flipped Learning with Deep Learning Approach untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menyusun Desain Pembelajaran Mendalam2026-06-18T06:24:28+00:00Mustikawati Tyas Utami[email protected]I Made Tegeh [email protected]I Gde Wawan Sudatha [email protected]<p>Implementasi pendekatan Pembelajaran Mendalam menuntut guru memiliki kompetensi pedagogik yang memadai dalam menyusun desain pembelajaran. Namun, keterbatasan waktu, variasi metode belajar, dan ketersediaan media pembelajaran pada komunitas belajar guru masih menjadi kendala. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah dengan mengembangkan e-modul interaktif berbasis <em>project-based flipped learning with deep learning approach</em>. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu <em>Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation</em>. Penelitian dilaksanakan berlokasi di SMK Negeri 3 Singaraja. Subjek penelitian adalah 30 guru, masing-masing 5 orang dari 6 komunitas MGMP di SMK Negeri 3 Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis <em>project-based flipped learning with deep learning approach</em> dinyatakan ‘valid’ dengan kriteria sangat baik berdasarkan penilaian rata-rata ahli materi sebesar 98,14% dan ahli media sebesar 95,52%. Uji kepraktisan produk mendapatkan hasil ‘praktis’ dengan kriteria sangat baik yang diperoleh dari penilaian rata-rata uji perseorangan sebesar 99,49%, penilaian rata-rata uji kelompok kecil sebesar 92,82% dan respon pengguna pada uji kelompok besar mendapatkan penilaian rata-rata 90,25%. Hasil penelitian terhadap efektivitas produk mendapatkan kategori ‘efektif’ dengan kriteria sangat tinggi, diperoleh dari penilaian rata-rata N-Gain Score sebesar 0,788, dengan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul interaktif berbasis <em>project-based flipped learning with deep learning approach</em> terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun desain pembelajaran mendalam.</p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mustikawati Tyas Utami, I Made Tegeh , I Gde Wawan Sudatha https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/6005Konflik Sosial-Ekologis dan Resolusi Konflik Multipihak dalam Industri Nikel Indonesia: Studi Kasus Morowali, Halmahera, dan Morosi2026-07-01T03:26:05+00:00Fida Iyun Fiil Islamie[email protected]Juliana Pramesti Dyah Kumalasari[email protected]<p>Penelitian ini menganalisis reproduksi konflik sosial-ekologis dalam industri nikel Indonesia serta menawarkan kerangka resolusi yang realistis di tengah keterbatasan kelembagaan. Studi kasus di Morowali, Halmahera, dan Morosi menunjukkan bahwa mekanisme penyelesaian yang ada, baik litigasi maupun advokasi, secara konsisten gagal menyentuh akar struktural konflik. Melalui analisis dokumen sistematis terhadap putusan pengadilan, dokumen kebijakan, laporan masyarakat sipil, dan literatur akademis, penelitian ini mengidentifikasi empat pola struktural yang berulang: sistem perizinan yang memprioritaskan investasi, partisipasi publik yang prosedural semata, absennya forum resolusi independen, dan peran ganda negara sebagai mitra investasi. Dengan menggunakan kerangka Galtung (<em>negative vs. positive peace</em>) dan model transformasi konflik Kriesberg, penelitian ini berargumen bahwa ketiga kasus hanya menghasilkan <em>negative peace</em>—ketiadaan kekerasan terbuka yang berdampingan dengan ketidakadilan struktural. Kontribusi utama penelitian ini adalah menjembatani kesenjangan antara diagnosis struktural yang kuat dalam literatur agraria Indonesia dan kurangnya kerangka resolusi yang dapat dioperasionalisasikan, dengan merumuskan rekomendasi bertahap yang jujur tentang hambatan strukturalnya sendiri.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fida Iyun Fiil Islamie, Juliana Pramesti Dyah Kumalasarihttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/6061Organizational Readiness for HRIS Integration in Support of Merit-Based System: A Systematic Literature Review2026-07-02T02:37:22+00:00Tia Rifahniari[email protected]Reza Fathurrahman [email protected]<p>This study examines how organizational readiness for change has been conceptualized in supporting Human Resource Information System (HRIS) integration and merit system implementation within public sector organizations. Despite the growing adoption of HRIS to support transparent and evidence-based personnel management, existing research has largely examined organizational readiness, HRIS integration, and merit systems as separate streams of inquiry. This systematic literature review, covering publications from 2000 to 2025, analyzed twenty-five studies retrieved from Scopus, Web of Science, and Google Scholar using thematic synthesis. The review identified five recurring themes: leadership and management support, change commitment and change efficacy, organizational capacity and digital capability, governance and data integration, and merit-based human resource governance. The findings demonstrate that HRIS integration should be understood as a multidimensional organizational change process rather than a purely technological initiative. Organizational readiness functions as a critical enabling condition influencing whether HRIS integration can be successfully institutionalized and translated into merit-based system implementation. Based on these findings, the study proposes a conceptual framework positioning organizational readiness as the organizational mechanism linking HRIS integration and merit-based systems in the public sector. This article contributes to a more comprehensive understanding of digital transformation and human resource governance by integrating three previously fragmented bodies of literature and provides a foundation for future empirical research in public organizations undergoing administrative and human resource reform.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tia Rifahniari, Reza Fathurrahman https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5772Pendampingan Analisis Hasil TKA dan Rapor Pendidikan 2025 pada Sekolah SMA/SMK Yayasan Sukma Manggarai Barat dengan Pendekatan Data-Driven School Improvement2026-06-18T04:48:14+00:00Petrus Redy Partus Jaya[email protected]Marianus Tapung[email protected]Yohanes Fakundo Selman[email protected]<p>Transformasi pendidikan berbasis data menjadi kebutuhan mendesak di tengah rendahnya capaian literasi dan numerasi di Nusa Tenggara Timur, khususnya pada SMA/SMK di bawah Yayasan Persekolahan Sukma Manggarai Barat, Keuskupan Labuan Bajo. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menganalisis hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Rapor Pendidikan 2025 untuk mendorong peningkatan mutu sekolah melalui pendekatan Data-<em>Driven School Improvement</em>. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif non-parametrik dengan <em>Latent Profile Analysis</em> (LPA) dan <em>Hierarchical Cluster Analysis</em> (HCA) terhadap 942 siswa di tiga sekolah mitra: SMK Stela Maris Labuan Bajo, SMAS Sta. Familia Wae Nakeng, dan SMAS Sanctissima Trinitas Ranggu. Hasil presentasi dan refleksi pada kegiatan FGD menunjukkan adanya disonansi antara capaian mikro siswa dan indikator makro sekolah, dengan dominasi profil menengah ke bawah serta bias agregasi. Literasi bahasa Indonesia menjadi fondasi stabil, sementara numerasi dan bahasa Inggris menjadi hambatan utama. Implikasinya, diperlukan pembelajaran terdiferensiasi, penguatan kepemimpinan instruksional, dan integrasi data dalam perencanaan berbasis bukti.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Petrus Redy Partus Jaya, Marianus Tapung, Yohanes Fakundo Selmanhttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5794Efek Ekstrak Etanol Daun Kipahit (Tithonia Diversifolia) Terhadap Kadar Gula Darah, Malondialdehide, Profil Lipid, HMG-COA pada Tikus Putih Galur Wistar (Rattus Norvegicus) yang Diinduksi Streptozotocin (STZ) dan High Fatty Diet (HFD)2026-06-18T04:48:44+00:00Rosmauli Napitupulu[email protected]Jekson Siahaan [email protected]Endy Endy[email protected]<p>Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi global yang terus meningkat. <em>Tithonia diversifolia</em> (kipahit) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek ekstrak etanol daun kipahit terhadap gula darah, antioksidan (MDA), profil lipid, dan HMG-CoA pada tikus Wistar yang diinduksi STZ dan HFD. Penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan <em>post-test only controlled group</em> menggunakan 36 tikus dibagi menjadi 6 kelompok: kontrol normal, kontrol negatif (STZ+HFD), kontrol positif (STZ+HFD+metformin), dan 3 kelompok perlakuan dengan dosis 100, 150, dan 200 mg/kgBB. Parameter yang diukur meliputi berat badan, gula darah, MDA, profil lipid, dan HMG-CoA. Hasil menunjukkan efek signifikan: penurunan MDA (p=0,003) terutama pada dosis 100 mg/kgBB (8,91±3,90 µmol/L) dibanding kontrol diabetes (94,66±35,06 µmol/L); proteksi berat badan (p<0,001); efek hipoglikemik dengan dosis 200 mg/kgBB terbaik (112,17±13,50 mg/dL); perbaikan profil lipid dengan penurunan trigliserida (p=0,028), peningkatan HDL (p=0,042), dan penurunan LDL (p=0,028); tidak ada efek signifikan pada HMG-CoA (p=0,524). <em>Molecular docking</em> menunjukkan senyawa aktif memiliki afinitas pengikatan superior terhadap HMG-CoA dan leptin dibanding metformin. Tidak ada dosis tunggal optimal untuk semua parameter: dosis 100 mg/kgBB untuk antioksidan dan berat badan, 150 mg/kgBB untuk profil lipid, dan 200 mg/kgBB untuk kontrol glikemik. Hasil ini mendukung daun kipahit sebagai terapi komplementer potensial untuk pengelolaan diabetes melitus.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rosmauli Napitupulu, Jekson Siahaan , Endy Endyhttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5823Pengembangan E-Modul Interaktif pada Materi Usaha dan Energi untuk Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Kota Ternate dengan Bantuan Google Sites2026-06-26T08:05:37+00:00Akmal Khoirul Hidayat[email protected]Mardia Hi Rahman, [email protected]Usman Sambiri [email protected]<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan dampak signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran interaktif dan personalisasi evaluasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran fisika berbasis AI dengan fitur evaluasi adaptif pada materi dinamika partikel untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media pembelajaran dikembangkan dalam bentuk platform digital interaktif yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan soal berdasarkan kemampuan pengguna secara real-time. Subjek penelitian terdiri dari siswa SMA kelas X yang mempelajari materi dinamika partikel. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. Selain itu, hasil uji coba menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis AI. Fitur evaluasi adaptif juga dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif dibandingkan evaluasi konvensional. Dengan demikian, media pembelajaran fisika berbasis AI ini layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran modern pada materi dinamika partikel.</p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Akmal Khoirul Hidayat, Mardia Hi Rahman, , Usman Sambiri https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5902Deteksi Residu Malathion pada Tanaman Tomat Menggunakan Sensor LSPR Berbasis Nanobipiramida Emas2026-06-24T04:10:54+00:00Rusmanianty Rusmanianty[email protected]Iwantono Iwantono [email protected]<p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan sensor plasmonik berbasis gold nanobipyramids (GNBP) untuk mendeteksi residu malathion pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). GNBP disintesis menggunakan metode seed-mediated growth dan dikarakterisasi menggunakan spektroskopi UV-Vis, X-Ray Diffraction (XRD), dan Field Emission Scanning Electron Microscope (FESEM). Hasil karakterisasi UV-Vis menunjukkan dua puncak localized surface plasmon resonance (LSPR), yaitu transverse surface plasmon resonance (t-SPR) pada sekitar 560 nm dan longitudinal surface plasmon resonance (l-SPR) pada sekitar 740 nm yang menandakan terbentuknya struktur anisotropik nanobipiramida emas. Analisis XRD mengonfirmasi struktur kristal face centered cubic (FCC) khas emas, sedangkan citra FESEM menunjukkan morfologi bipiramida dengan distribusi ukuran yang relatif homogen. Pengujian sensitivitas sensor menunjukkan adanya perubahan intensitas absorbansi setelah interaksi antara GNBP dan ekstrak tomat yang mengandung malathion, yang mengindikasikan perubahan respons plasmonik akibat perubahan indeks bias lokal di sekitar nanopartikel. Pita l-SPR menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan pita t-SPR terhadap keberadaan malathion. Selain itu, pengujian repetabilitas dan stabilitas menunjukkan bahwa sensor memiliki respons yang konsisten dan stabil selama pengukuran berulang hingga 600 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor plasmonik berbasis GNBP memiliki potensi yang baik untuk aplikasi deteksi residu pestisida pada bidang keamanan pangan dan pemantauan lingkungan.</p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rusmanianty Rusmanianty, Iwantono Iwantono https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5949Strategi Peningkatan Implementasi Program Bank Sampah Berbasis CBM di Kelurahan Cengkareng Barat Kecamatan Cengkareng Kota Administrasi Jakarta Barat2026-07-01T06:25:46+00:00Mustika Berliantoro[email protected]Neneng Sri Rahayu[email protected]Firman Hadi Rivai [email protected]<p>Permasalahan pengelolaan sampah perkotaan merupakan salah satu tantangan lingkungan yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di wilayah perkotaan. Salah satu pendekatan solusi yang dikembangkan adalah melalui program Bank Sampah yang menekankan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pelaksanaan program Bank Sampah di Kelurahan Cengkareng Barat dalam perspektif <em>Community Based Management</em> (CBM) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam metode studi kasus, serta menyusun strategi implementasi yang efektif untuk mendukung keberlanjutan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Bank Sampah telah berjalan dan melibatkan masyarakat dalam kegiatan pengelolaan sampah. Namun, partisipasi masyarakat masih fluktuatif dan cenderung didorong oleh motivasi ekonomi jangka pendek. Dari sisi kelembagaan, struktur organisasi telah terbentuk, namun kapasitas manajerial dan tata kelola masih belum optimal. Selain itu, pengelolaan sampah masih didominasi oleh sampah anorganik, sementara pengelolaan sampah organik sebagai komponen terbesar dari timbunan sampah masih terbatas, sehingga kontribusi program terhadap pengurangan sampah belum optimal. Dalam perspektif CBM, ditunjukkan bahwa implementasi program masih pada tahap partisipatif-operasional, belum mencapai tahap kelembagaan-konsolidatif. Diperlukan strategi implementasi yang terintegrasi melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas partisipasi masyarakat, penguatan tata kelola, pengembangan kolaborasi multipihak, serta integrasi kebijakan dalam pembangunan daerah. Penelitian ini juga merekomendasikan pengembangan Bank Sampah organik berbasis rumah tangga sebagai inovasi strategis dalam meningkatkan efektivitas pengurangan sampah. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan penguatan tata kelola pembangunan berkelanjutan.</p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mustika Berliantoro, Neneng Sri Rahayu, Firman Hadi Rivai https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5964Budaya Caring dalam Implementasi Interprofessional Collaboration di Rumah Sakit: A Scoping Review2026-06-17T09:19:32+00:00Nilam Fauziah[email protected]Risnah Risnahrisnah@uin_alauddin.ac.idMusdalifah Musdalifah[email protected]Widya Amraeni[email protected]<p><em>Interprofessional Collaboration</em> (IPC) di rumah sakit merupakan strategi kritis untuk meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan. Namun, keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh budaya organisasi yang melandasinya, khususnya budaya caring. Tujuan: Memetakan dan mensintesis bukti ilmiah mengenai peran budaya caring dalam mendukung implementasi IPC di rumah sakit, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan <em>Scoping review</em> dilakukan mengikuti kerangka <em>Arksey and O'Malley</em> yang disempurnakan Levac et al. dan panduan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, Scopus, CINAHL, Google Scholar, dan SINTA periode 2021–2026. Sebanyak 55 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan narrative synthesis dan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi Lima tema utama teridentifikasi: (1) komunikasi efektif berbasis SBAR; (2) budaya organisasi, kepercayaan, dan kepemimpinan kolaboratif; (3) budaya caring dan kepuasan pasien; (4) integrasi teori caring Jean Watson dalam praktik kolaboratif; dan (5) hambatan struktural IPC. Internalisasi nilai-nilai caring terbukti memperkuat koordinasi interprofesional dan menurunkan hambatan hierarki profesi. Budaya caring merupakan fondasi esensial yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam IPC di rumah sakit. Pengembangan standar perilaku kolaboratif berbasis caring dan penguatan <em>Interprofessional Education</em> (IPE) sangat direkomendasikan.</p>2026-07-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nilam Fauziah, Risnah Risnah, Musdalifah Musdalifah, Widya Amraenihttps://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/5991Kegagalan Sistemik Pengawasan Anak Perusahaan BUMN: Model Pengawasan Terintegrasi Berbasis Integritas2026-06-18T04:28:16+00:00Rd. Evi Nurasih Salamah[email protected]Yusuf Saepul Zamil[email protected]<p>Kasus korupsi tata kelola pengadaan minyak mentah dan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) pada PT Pertamina Patra Niaga periode 2018-2023 merupakan salah satu skandal tata kelola BUMN terbesar dalam sejarah Indonesia, dengan kerugian negara mencapai Rp300.003 triliun (BPKP) dan kerugian konsumen Rp17,4 triliun per tahun (CELIOS). Penelitian ini bertujuan menganalisis kegagalan sistemik mekanisme pengawasan internal dan eksternal, mengkaji pertanggungjawaban hukum direksi, komisaris, dan Kementerian BUMN, serta merumuskan model pengawasan ideal. Menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, penelitian menemukan bahwa kegagalan pengawasan terjadi secara berlapis: asimetri informasi pada Dewan Komisaris, subordinasi Satuan Pengawasan Intern (SPI) kepada Direktur Utama yang merupakan pelaku utama, fragmentasi kewenangan di antara tujuh lembaga pengawas, hingga sertifikasi ISO 37001 yang bersifat seremonial. Kajian komparatif terhadap PETRONAS (Malaysia), Equinor (Norwegia), dan Saudi Aramco menunjukkan Indonesia tertinggal pada lima elemen kritis: independensi audit internal, akses informasi real-time, standar etika lintas korporasi, whistleblowing substantif, dan transparansi anak perusahaan. Sebagai solusi, dirumuskan Model Pengawasan Terintegrasi Berbasis Integritas (MPTBI) dengan empat pilar: kemandirian pengawasan internal, sinergi pengawasan eksternal, pengawasan berbasis teknologi dan data, serta pembangunan budaya integritas korporasi. Implementasi model ini memerlukan amendemen Pasal 68 UU BUMN, penguatan metodologi audit BPK berbasis risiko, dan komitmen politik dari Kementerian BUMN.</p>2026-07-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rd. Evi Nurasih Salamah, Yusuf Saepul Zamil